Fakta Menarik dan Sinopsis Anime 'Anyway, I’m Falling in Love with You'

Anime ini mengangkat pandemi COVID-19 sebagai elemen cerita, menyoroti dampak emosionalnya.
Season 2 berlatar waktu tahun 2030, sepuluh tahun setelah kisah SMA mereka berakhir.
Elemen reverse harem dengan karakter laki-laki yang beragam menjadi sumber drama dan kehangatan dalam cerita.
Buat kamu pencinta anime shojo yang penuh drama perasaan, Anyway, I’m Falling in Love with You bisa jadi tontonan yang bikin hati campur aduk. Anime adaptasi manga karya Megu Kawaguchi ini hadir dengan pendekatan yang terasa berbeda, karena berani mengangkat pandemi COVID-19 sebagai bagian penting dari ceritanya. Bukan sekadar latar, situasi tersebut ikut membentuk emosi, hubungan, dan pilihan hidup para karakternya.
Sejak penayangan perdananya, anime ini sukses menarik perhatian karena narasinya yang reflektif dan relatable. Kini, ceritanya berlanjut ke season 2 yang resmi tayang mulai 8 Januari 2026, dengan lonjakan waktu sepuluh tahun ke depan. Penasaran seperti apa kelanjutan kisah Mizuho Nishino dan orang-orang di sekitarnya? Yuk, simak sinopsis dan fakta menariknya berikut ini.
Sinopsis Anyway, I’m Falling in Love with You season 1
Season 1 berlatar Juli 2020, di tengah situasi pandemi COVID-19 yang masih berada di puncaknya. Cerita berfokus pada Mizuho Nishino, siswi SMA yang ulang tahunnya ke-17 berubah menjadi hari paling menyedihkan dalam hidupnya. Orang tuanya lupa, senpai yang dia sukai tak menunjukkan ketertarikan, dan dunia seolah berjalan tanpa memedulikan perasaannya.
Namun, segalanya mulai berubah ketika empat teman masa kecilnya yaitu Kizuki Hazawa, Airu Izumi, Shin Kashiwagi, dan Shugo Hoshikawa, kembali hadir dalam hidup Mizuho. Hubungan yang awalnya terasa biasa perlahan bergeser menjadi lebih rumit. Di tengah pembatasan sosial dan ketidakpastian masa depan, Mizuho harus menghadapi perasaan cinta, perubahan, dan kenyataan bahwa tak hanya dirinya yang mengalami gejolak emosi.
Sinopsis Anyway, I’m Falling in Love with You season 2
Berbeda dari musim sebelumnya, season 2 mengambil latar waktu tahun 2030, sepuluh tahun setelah kisah SMA mereka berakhir. Mizuho kini telah dewasa dan bekerja sebagai seorang editor manga. Dia mengunjungi rumah sakit untuk bertemu Shin Kashiwagi, yang sekarang menjalani kehidupan baru sebagai dokter pemula.
Bersama Airu Izumi dan Shugo Hoshikawa, mereka berencana menghadiri Festival Koigahama, sebuah janji masa lalu yang sarat kenangan. Namun, di hari yang dinanti, hanya Mizuho dan Kizuki Hazawa yang benar-benar hadir. Pertemuan ini memaksa Mizuho menghadapi perasaan lama yang belum sepenuhnya selesai, sekaligus mempertanyakan makna cinta, penyesalan, dan pilihan hidup yang telah mereka ambil selama satu dekade terakhir.
Fakta Menarik Anime Anyway, I’m Falling in Love with You
1. Pembukaan cerita yang tak biasa untuk anime shojo

Berbeda dari kebanyakan anime shojo yang langsung menyoroti kehidupan sekolah, anime ini justru dibuka dengan Mizuho versi dewasa yang tengah mengenang masa lalunya. Nuansanya terasa lebih muram dan reflektif, memberi kesan bahwa cerita ini bukan sekadar kisah cinta remaja biasa. Pendekatan ini membuat penonton langsung terhubung secara emosional sejak awal.
Kamu seolah diajak masuk ke dalam sudut pandang Mizuho, merasakan penyesalan, kebingungan, dan harapan yang ia simpan. Alur seperti ini membuat ceritanya terasa lebih personal dan intim, seakan kita ikut menelusuri ingatan sang tokoh utama.
2. Mengangkat pandemi COVID-19 sebagai elemen cerita

Latar waktu pandemi menjadi salah satu kekuatan utama anime ini. Season 1 menggambarkan situasi Juli 2020 dengan detail yang sederhana namun bermakna, mulai dari peringatan cuaca panas hingga kecemasan akan penyakit menular. Pandemi tidak ditampilkan secara berlebihan, tetapi cukup terasa sebagai bayang-bayang yang memengaruhi kehidupan para karakter.
Alih-alih fokus pada visual masker dan rumah sakit, anime ini lebih menyoroti dampak emosional pandemi. Rasa terisolasi, kehilangan momen berharga, dan ketidakpastian masa depan menjadi konflik yang terasa sangat nyata dan relevan.
3. Elemen reverse harem dengan karakter yang beragam

Seperti banyak anime shojo lainnya, Anyway, I’m Falling in Love with You juga menghadirkan konsep reverse harem. Mizuho dikelilingi oleh beberapa tokoh laki-laki dengan kepribadian yang sangat berbeda. Ada Airu yang ceria dan easy going, Shin yang dingin dan tsundere, serta Shugo yang sarkastik namun cerdas.
Meskipun pengenalan karakter di awal terasa cukup cepat, masing-masing memiliki daya tarik tersendiri. Dinamika di antara mereka menjadi sumber drama sekaligus kehangatan yang membuat ceritanya hidup dan tidak monoton.
4. Mizuho sebagai mangaka muda

Salah satu fakta menarik adalah identitas Mizuho sebagai seorang mangaka muda dengan nama pena Megu Kawaguchi. Detail ini menambahkan lapisan baru pada karakternya, terutama dalam season 2 ketika dia sudah terjun ke dunia profesional sebagai editor manga. Jarang ada anime shojo yang menjadikan profesi kreatif sebagai bagian penting dari karakter utama.
Perjuangan Mizuho menyeimbangkan perasaan pribadi dan ambisi karier terasa relevan, terutama bagi penonton dewasa. Hal ini membuat ceritanya tidak hanya soal cinta, tapi juga tentang pencarian jati diri.
5. Karakter Kizuki dan Saito yang paling membekas

Dari sekian banyak karakter, Kizuki Hazawa dan Saito Ryosuke menjadi dua sosok yang paling meninggalkan kesan kuat. Emosi mereka digambarkan dengan intens, terutama dalam menghadapi perubahan hubungan dan tekanan situasi pandemi. Reaksi mereka terasa manusiawi dan jauh dari kesan klise.
Keduanya memperlihatkan bagaimana kondisi dunia bisa memengaruhi cara seseorang mencintai dan bertahan. Tak heran jika perkembangan karakter mereka menjadi salah satu hal yang paling dinantikan penonton.
Anyway, I’m Falling in Love with You membuktikan bahwa anime shojo bisa tampil berbeda tanpa kehilangan esensinya. Dengan latar pandemi, lonjakan waktu sepuluh tahun, dan karakter yang berkembang secara emosional, anime ini menawarkan kisah cinta yang lebih reflektif dan menyentuh.
Kalau kamu mencari tontonan romantis yang tak hanya manis, tapi juga penuh makna dan realita hidup, anime ini jelas layak masuk daftar tontonmu. Siap kembali jatuh cinta bersama Mizuho dan kisah yang belum sepenuhnya usai?
















