Ratusan Miliar! Segini Perkiraan & Sumber Kekayaan Michelle Yeoh

Michelle Yeoh, aktris asal Malaysia, mencetak sejarah sebagai perempuan Asia pertama yang meraih Oscar berkat perannya di Everything Everywhere All at Once.
Kekayaan bersihnya mencapai sekitar US$40 juta atau lebih dari Rp600 miliar, berasal dari film-film besar, serial populer, serta berbagai endorsement mewah.
Selain penghargaan Oscar dan Golden Globe, Yeoh juga menerima bintang di Hollywood Walk of Fame tahun 2026 sebagai pengakuan atas kontribusinya selama empat dekade di dunia perfilman internasional.
Gemerlap acara penghargaan insan film bergengsi, Academy Awards ke-95 masih menjadi topik pembicaraan hangat. Everything Everywhere All at Once menjadi film yang meraih banyak nominasi dan memenangkan piala Oscar, termasuk para pemerannya.
Seperti yang kamu ketahui, pemeran Evelyn Kwang a.k.a Michelle Yeoh berhasil menyabet piala penghargaan Academy Awards ke-95 dalam kategori best actress. Menjadikannya sebagai perempuan Asia pertama yang meraih piala Oscar.
Perempuan kelahiran Malaysia ini sempat pernah mengikuti kontes kecantikan pada usianya yang ke-20 tahun. Kini, Michelle Yeoh telah menjelma menjadi seorang aktris terkenal. Banyak publik yang kepo dengan kekayaan Michelle Yeoh yang bahkan pernah menjadikan ia sebagai perempuan terkaya di Negeri Jiran.
Lantas sekaya apa Michelle Yeoh dan dari mana sajakah sumber kekayaan?
Pernah ikut kontes kecantikan

Michelle Yeoh Choo-Kheng , lebih dikenal sebagai Michelle Yeoh adalah seorang aktris dan penari berkebangsaan Malaysia. Namanya sudah cukup dikenal kala ia ikut berpartisipasi dalam film aksi Hong Kong pada tahun 1990-an.
Memiliki paras yang menawan dan segudang talenta, di umur ke-20 tahun, Yeoh pernah mengikuti kontes kecantikan Miss Malaysia dan memenangkannya. Lantas, ia mencoba peruntukkan dan mengikuti kontes kecantikan Queen of the Pacific, sayangnya Yeoh nggak berhasil mendapatkan gelar juara. Meskipun dia tidak menang, Yeoh mewakili negara asalnya di kompetisi Miss World London pada tahun yang sama.
Impiannya sebagai ballerina pupus

Seperti yang disebutkan pada poin di atas, bahwa Yeoh juga dikenal sebagai seorang penari. Perempuan kelahiran 6 Agustus 1962 ini sewaktu kecil mendambakan mimpi menjadi seorang penari balet. Untuk mendukung impiannya itu, ia pun mengenyam pendidikan di Royal Academy of Dance, London.
Namun, impian Yeoh untuk menjadi seorang ballerina harus pupus tatkala cedera kaki yang dideritanya. Cedera tersebut didapatkan ketika dirinya sedang berlatih menari. Bukannya menyerah, Yeoh memantapkan diri untuk terjun ke dunia seni peran.
Dia melakukan debut di layar kaca sebagai Miss Yeung dalam The Owl vs Bombo. Aktris ikonik ini telah membintangi film hits seperti The Mummy: Tomb of the Dragon Emperor Tomorrow Never Dies, Crouching Tiger, Hidden Dragon, Shang Chi & The Legend of the Ten Rings, dan Crazy Rich Asians.
Kekayaan mencapai ratusan miliar

Melansir Celebrity Net Worth, Yeoh yang dibesarkan dalam sebuah keluarga tradisional Tiongkok itu memiliki kekayaan bersih sebesar US$40 juta per Maret 2023, setara lebih dari Rp600 miliar jika mengikuti kurs hari ini.
Hebatnya lagi, perempuan berdarah Tionghoa ini pernah masuk sebagai jajaran perepuan terkaya di Malaysia pada tahun 2015 bersanding dengan nama-nama besar di Malaysia seperti, Siti Nurhaliza, Lee Kim Hua, Pauline Chai, dan Nicol Ann David.
Aktris dengan bayaran tertinggi, berapa gajinya?

Aktris yang pernah satu frame dengan Jackie Chan dalam sebuah iklan ini adalah salah satu aktris dengan bayaran tertinggi di Asia, lho. Terakhir, untuk perannya dalam serial The Witcher: Blood Origin ia dibayar sebesar US$70.000 per episode. Itu artinya untuk enam episode, ia berhasil meraup total US$420.000 atau Rp6.4 miliar, Bela.
Pada tahun 2018, Yeoh berperan sebagai Eleanor Sung-Young di Crazy Rich Asians. Aktris itu dilaporkan menerima cek yang kemungkinan berkisar antara US$500.000 dan US$2 juta.
Belum lagi pendapatan yang ia dapatkan dari sejumlah film dengan pendapatan tertinggi, seperti Kung Fu Panda 2 (2011), Last Christmas (2019) dan film Marvel Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings (2021), yang semuanya telah melampaui angka US$ 100 juta.
Apa saja yang dimilikinya?

Menurut laporan Yahoo Finance, Michelle Yeoh memiliki tiga rumah mewah. Tapi tidak seperti kebanyakan rekannya di Hollywood, ia lebih memilih memiliki rumah satu di Jenewa, Swiss, di tengah pegunungan yang indah. Dia juga memiliki dua properti mewah lainnya di Malaysia dan Prancis.
Yeoh juga sangat tertarik pada permata dan berlian dan sering terlihat memakai perhiasan mahal dari label seperti Chopard dan Tasaki Atelier di berbagai kesempatan. Belum lagi ia adalah salah satu BA jam tangan mewah Richard Mille, aktris yang satu ini juga dikabarkan sangat menyukai jam tangan mahal, lho.
Karier akting Yeoh berlangsung lebih dari empat dekadelah yang telah memberikan kontribusi besar pada kekayaan bersihnya hingga saat ini. Michelle Yeoh seakan mencerminkan semua kerja keras yang telah dia lakukan dalam karir filmnya yang lama.
Dibuktikan dengan penghargaan yang banyak ia terima termasuk Piala Oscar saja, pun Golden Globe dan Screen Actor's Guild. Dia dinobatkan sebagai Ikon Tahun Ini 2022 oleh TIME dan juga masuk dalam daftar 100 Orang Paling Berpengaruh.
Mendapat Hollywood Walk of Fame di awal tahun 2026

Selain pernah meraih Oscar, Michelle Yeoh juga berhasil dianugerahi bintang di Hollywood Walk of Fame. Penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan atas kontribusinya selama puluhan tahun di industri perfilman internasional.
Hadir dalam seremoni yang digelar di Los Angeles pada 18 Februari 2026, Michelle Yeoh tampil anggun dalam balutan gaun kuning cerah dengan aksesori minimalis. Tepuk tangan hangat pun mengiringi momen bersejarah tersebut, termasuk dari sutradara Jon M. Chu, yang memuji perjalanan Yeoh sebagai sosok pionir lewat karya-karya lintas budaya seperti Crazy Rich Asians hingga adaptasi film Wicked.
Dalam pidatonya, Michelle Yeoh berbagi refleksi personal tentang perjalanan panjangnya di dunia hiburan. Ia mengakui bahwa langkah dari Malaysia hingga ke panggung Hollywood tak selalu mulus, bahkan sempat diwarnai keraguan akan tempatnya di industri ini. Namun, kesempatan untuk terlibat dalam cerita-cerita yang melampaui batas bahasa dan negara menjadi penguat keyakinannya.
Penghargaan ini, menurut Michelle Yeoh, bukan hanya tentang satu nama, melainkan tentang banyak tangan dan hati yang mendukung perjalanan kariernya selama lebih dari empat dekade. Penghargaan ini melengkapi deretan pencapaiannya, setelah ia mencetak sejarah sebagai aktris Asia pertama peraih Oscar lewat Everything Everywhere All At Once, serta menerima Honorary Golden Bear untuk pencapaian seumur hidup di Berlin International Film Festival.



















