Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

10 Film Terbaik Michelle Yeoh, Aktris Asia yang Bersinar Selama 4 Dekade Berkarya

10 Film Terbaik Michelle Yeoh, Aktris Asia yang Bersinar Selama 4 Dekade Berkarya
NBCNews.com
Intinya Sih
5W1H
  • Michelle Yeoh, aktris asal Malaysia, meraih Oscar 2023 dan dianugerahi bintang Hollywood Walk of Fame pada Februari 2026 atas kontribusinya selama empat dekade di dunia perfilman internasional.

  • Artikel ini menyoroti sepuluh film terbaik Michelle Yeoh, mulai dari Magnificent Warriors (1987) hingga Wicked (2024), yang menunjukkan evolusi kariernya dari aksi laga hingga drama emosional.

  • Dari Crouching Tiger, Hidden Dragon hingga Everything Everywhere All at Once, Yeoh dikenal karena fleksibilitas aktingnya yang luar biasa dan kemampuannya memerankan karakter kuat dengan kedalaman emosional tinggi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Michelle Yeoh menjadi salah satu aktor asal Asia (Malaysia) yang membuktikan bahwa usia hanyalah angka dan bukan menjadi penghalang untuk terus berkarya. Di usianya yang menginjak 64 tahun di 2026, Michelle konsisten dengan kualitas aktingnya yang membawanya mendapatkan Oscar di tahun 2023 lewat film Everything Everywhere All At Once.

Belum lama, tepatnya pada 18 Februari 2026, Michelle Yeoh dianugerahi bintang Hollywood Walk of Fame, sebagai pengakuan atas kontribusinya selama puluhan tahun di industri perfilman internasional. Penghargaan ini tentu menjadi bentuk apresiasi tak terbatas atas semua karya dan pencapaian Michelle di dunia film.

Berbicara soal film, pemilik nama asli Michelle Yeoh Choo Kheng Todt itu selalu memukau lewat film-film yang dibintanginya. Puluhan judul film telah mewarnai perjalanan kariernya yang hampir 4 dekade tersebut. Lalu, apa saja film terbaik Michelle Yeoh? Simak daftarnya berikut ini.

Table of Content

1. Wicked (2024)

1. Wicked (2024)

Meski Michelle Yeoh terang-terangan mengakui dirinya bukan penyanyi andal, hal itu sama sekali bukan masalah dalam adaptasi film musikal megah Wicked. Sebagai Madame Morrible, ia tak perlu bernyanyi layaknya diva atau mencapai nada-nada ekstrem untuk mencuri perhatian. Di saat kisah persahabatan sekaligus cinta antara Glinda (Ariana Grande) dan Elphaba (Cynthia Erivo) menjaga denyut emosional film, Yeoh justru melesat dengan caranya sendiri. Ia menjelma menjadi kepala sekolah Shiz University yang ambisius, manipulatif, dan licik dengan kecerdasan yang menusuk.

Kostum, rambut, dan riasannya memang transformasional, tapi yang benar-benar membuat Madame Morrible begitu "jahat" adalah cara Michelle Yeoh melontarkan dialog: tajam, dingin, dan memuaskan.

2. Everything Everywhere All at Once (2022)

Deskripsi yang digunakan A24 untuk mempromosikan Everything Everywhere All At Once memang terdengar seolah ini adalah film komedi. Yakni, kisah petualangan aksi fiksi ilmiah yang hangat dan kocak tentang seorang perempuan Tionghoa-Amerika yang kelelahan dan tak kunjung menyelesaikan urusan pajaknya. Tapi film ini jelas jauh melampaui itu. Absurd, liar, dan dengan bangga tampil over the top, film ini terasa seperti serbuan sensorik yang cerdas sekaligus emosional, mencengkeram mata, telinga, dan perasaan penontonnya tanpa memberi jeda.

Di pusat kekacauan multiverse itu, Michelle Yeoh tampil luar biasa sebagai Evelyn Wang, pemilik laundromat yang menjelajah semesta paralel tanpa kehilangan kemampuan dan keberanian untuk melawan. Belum pernah ada film seperti ini sebelumnya, bahkan yang mendekatinya pun nyaris tak ada. Penampilan Michelle Yeoh yang begitu memukau dalam film ini dan diakui secara universal pun menjadi puncak kariernya, mengantarkannya pada berbagai penghargaan prestisius, termasuk Oscar untuk kategori Aktris Terbaik.

3. Shang-Chi and The Legend of the Ten Rings (2021)

Lewat Shang-Chi and the Legend of the Ten Rings, Michelle Yeoh resmi melangkah ke Marvel Cinematic Universe dalam kisah supranatural tentang pencarian jati diri. Ia berperan sebagai Ying Nan, bibi bijak yang memberi pelajaran penting dan sangat badass kepada Shang-Chi (Simu Liu) tentang kekuatan, keberanian, dan menghadapi masa lalu.

Menjelang usia 60, Yeoh membuktikan ia masih punya gerakan yang memukau, sekaligus menghadirkan intensitas emosional yang meyakinkan sebagai sosok tetua penuh kebijaksanaan. Di tengah alur cerita yang membawa Shang-Chi kembali berhadapan dengan organisasi Ten Rings, kehadiran Katy (Awkwafina) (sahabat sekaligus valet hotel) memberi sentuhan ringan dan hangat yang menyeimbangkan aksi dan drama yang disajikan film ini.

4. Crazy Rich Asians (2018)

Lewat Crazy Rich Asians, Michelle Yeoh membuktikan dirinya sebagai scene stealer dalam film yang cukup banyak mendapat pujian dari kritikus sekaligus penonton. Diadaptasi dari novel berjudul sama, film ini mengisahkan tentang Rachel Chu (Constance Wu), profesor ekonomi di NYU yang ikut sang kekasih, Nick Young (Henry Golding), pulang ke Singapura untuk menghadiri pernikahan sahabatnya. Perjalanan ini tanpa sengaja membuka fakta ke dunia keluarga superkaya Nick. Di sanalah Michelle Yeoh tampil dominan sebagai Eleanor Young, sosok ibu mertua dengan aura tiger mom yang tajam, berwibawa, dan tak pernah ragu menyuarakan pikirannya.

Intens, strategis, dan selalu selangkah di depan, Eleanor adalah pemain catur ulung dalam papan besar bernama Crazy Rich Asians yang sekaligus membuat karakter Yeoh tak hanya berkesan, tetapi juga ikonis.

5. The Lady (2011)

Lewat film The Lady, Michelle Yeoh membuktikan bahwa ia juga mampu menaklukkan peran politik dengan kehadiran yang begitu kuat dan berwibawa. Memerankan Aung San Suu Kyi (tokoh peraih Nobel Perdamaian 1991 yang memperjuangkan demokrasi di Myanmar saat berada dalam tahanan rumah) Michelle Yeoh tampil stoik, elegan, dan penuh keteguhan.

Film ini menyoroti perjuangan Suu Kyi yang melampaui kepentingan pribadi, sekaligus mengangkat kisah cintanya dengan sang suami, Michael Aris, yang tetap bertahan meski terpisah jarak, waktu, dan tekanan rezim yang represif. Jauh berbeda dari peran-peran laga atau glamor yang melekat pada dirinya, Michelle Yeoh menghadirkan karakter ini dengan ketenangan dan kekuatan yang semakin membuktikan fleksibilitas aktingnya tak pernah bisa diremehkan.

6. Kung Fu Panda 2 (2011)

Sekuel DreamWorks Animation Kung Fu Panda 2 justru terasa lebih kuat dari film pertamanya. Meski animasi, kisah dalam film kedua ini lebih gelap, lebih emosional, namun tetap menjaga humor dan kehangatan yang sudah dicintai penonton. Dengan jajaran pengisi suara bertabur bintang, Michelle Yeoh mencuri perhatian sebagai The Soothsayer, seekor kambing tua yang bijaksana dengan anugerah "penglihatan kedua".

Di tengah perjalanan Po (Jack Black) sebagai Dragon Warrior yang berjuang melindungi Valley of Peace dari ancaman kejahatan, kehadiran The Soothsayer menjadi jangkar emosional, menenangkan, penuh makna, dan memberi rasa aman. Ceritanya memang lebih kompleks, tapi selama kebijaksanaan The Soothsayer menyertai, semuanya terasa akan baik-baik saja.

7. Memoirs of Geisha (2005)

Dalam Memoirs of a Geisha, Michelle Yeoh menunjukkan sisi kekuatan yang berbeda dari peran-peran bela diri yang selama ini melekat padanya. Ia memerankan Mameha, seorang geisha senior yang keteguhannya tak meledak-ledak, melainkan tersimpan rapi di balik ketenangan dan kedewasaan.

Mameha menjadi sosok penting dalam membentuk Chiyo, yang kelak tumbuh menjadi Sayuri (Zhang Ziyi), dalam kisah berlatar Jepang era 1920–1930-an, tentang perempuan-perempuan yang hidup dalam sistem hiburan yang keras namun penuh aturan. Film ini hadir sebagai epos romantis yang indah dan bergaya, emosional dan berlapis, dengan Michelle Yeoh memberi gambaran kisah empati yang membuat ceritanya terasa hangat dan bermakna, meski tak selalu sempurna.

8. Crouching Tiger, Hidden Dragon (2000)

Meski telah menjadi bintang besar di Asia selama lebih dari 15 tahun, nama Michelle Yeoh benar-benar melejit di Amerika lewat perannya dalam Crouching Tiger, Hidden Dragon yang rilis di tahun 2000. Sebagai Yu Shu Lien (sosok pendekar tangguh sekaligus kekasih setia Li Mu Bai diperankan oleh Chow Yun-Fat)Michelle Yeoh tampil memikat dalam kisah berlatar Dinasti Qing abad ke-19.

Film karya Ang Lee ini kerap disebut sebagai mahakarya, sebab penuh adegan laga berani, koreografi spektakuler, dan pendekatan yang nyaris mendefinisikan ulang genre wuxia. Hasilnya adalah tontonan yang sekaligus puitis dan bertenaga, artistik namun tetap menghibur.

9. Tomorrow Never Dies (1997)

Lewat Tomorrow Never Dies, penonton diajak membayangkan dunia di mana seorang raksasa media ala Rupert Murdoch nekat memicu konflik global demi ambisi pribadi, bahkan sampai hampir menyeret China dan Barat ke jurang Perang Dunia III.

Film ini seru, penuh aksi, dan membuktikan Pierce Brosnan sebagai James Bond yang karismatik. Namun salah satu alasan Bond terasa begitu meyakinkan adalah kehadiran Michelle Yeoh di sisinya sebagai agen rahasia China, Wai Lin yang cerdas, tangguh, dan setara dalam aksi. Ya, Michelle Yeoh adalah Bond girl, dan jika dipikir-pikir, rasanya sangat masuk akal. Sementara itu, Jonathan Pryce tampil maksimal sebagai taipan media antagonis dengan gaya flamboyan yang membuat ancamannya terasa makin nyata sekaligus menghibur.

10. Magnificent Warriors (1987)

Dalam film laga periode asal Hong Kong berlatar 1930-an ini, Michelle Yeoh tampil sebagai agen rahasia Tiongkok (bayangkan versi perempuan Indiana Jones) yang dikirim untuk menyelidiki invasi dan pendudukan Jepang. Penyelidikannya membawanya ke sebuah kota dekat Tibet, mempertemukannya dengan sesama agen, penipu ulung, hingga sosok-sosok bangsawan misterius.

Di dunia yang dipenuhi intrik dan pengkhianatan, kepercayaan menjadi barang langka, dan konflik pun akhirnya diselesaikan dengan tinju dan tendangan. Yeoh tampil muda, lincah, dan sepenuhnya meyakinkan sebagai petarung, dengan koreografi laga yang begitu solid hingga sukses menutupi celah-celah cerita. Aksinya bertenaga, serunya terasa nyata dan menjadi sebuah tontonan yang memuaskan bagi pencinta film bela diri klasik.

Itulah tadi film terbaik Michelle Yeoh. Ada favorit kamu, Bela?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Niken Ari Prayitno
EditorNiken Ari Prayitno
Follow Us

Latest in Career

See More