Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

7 Tips Journaling untuk Pemula agar Lebih Tenang dan Konsisten Menulis

7 Tips Journaling untuk Pemula agar Lebih Tenang dan Konsisten Menulis
Hormon Books
Intinya Sih
5W1H
Sisi Positif
  • Journaling membantu mengurangi stres, menenangkan pikiran, dan membuat kita lebih sadar terhadap emosi serta diri sendiri di tengah rutinitas yang padat.

  • Langkah awal journaling bisa dimulai dari hal kecil seperti menulis singkat setiap hari dengan media paling nyaman dan waktu khusus agar konsisten.

  • Kunci journaling adalah kejujuran tanpa takut salah, fokus pada perasaan, gunakan prompt saat buntu, dan lakukan secara fleksibel agar jadi kebiasaan berkelanjutan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Journaling sering dianggap sekadar menulis di buku harian, padahal manfaatnya jauh lebih besar dari itu. Di tengah pikiran yang penuh, emosi yang naik turun, dan tekanan sehari-hari, menulis bisa menjadi cara sederhana untuk memahami diri sendiri dengan lebih jernih.

Tidak sedikit penelitian menunjukkan bahwa journaling membantu mengurangi stres, menenangkan pikiran, dan membuat kita lebih sadar terhadap apa yang dirasakan. Jika kamu pernah ingin mencoba tetapi tidak tahu harus mulai dari mana, kamu tidak sendirian—dan di sinilah kamu bisa mulai, perlahan dan tanpa tekanan, Bela!

1. Mulai dari langkah kecil yang realistis

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260406_231920_0000.png
ADARAS Blogazine

Memulai journaling tidak harus langsung panjang dan mendalam. Justru, langkah kecil seperti menulis selama 1–5 menit atau beberapa kalimat saja sudah cukup. Misalnya, tuliskan satu hal yang terjadi hari ini dan bagaimana perasaanmu. Cara ini membantu mengurangi rasa terbebani dan membuat kebiasaan ini terasa lebih ringan untuk dijalani.

2. Gunakan media yang paling nyaman

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260406_231920_0001.png
Kidlit

Tidak ada aturan tentang harus menulis di buku tertentu atau menggunakan aplikasi khusus. Kamu bisa memilih media apa saja yang paling nyaman—buku tulis, ponsel, laptop, atau bahkan rekaman suara. Yang terpenting bukan medianya, tetapi seberapa mudah kamu bisa melakukannya secara konsisten.

3. Tentukan waktu khusus agar konsisten

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260406_231920_0003.png
Toastmasters International

Menentukan waktu tertentu dapat membantu journaling menjadi kebiasaan. Pagi hari bisa digunakan untuk menjernihkan pikiran sebelum beraktivitas, sementara malam hari cocok untuk refleksi. Kamu juga bisa mengaitkannya dengan rutinitas sederhana, seperti sebelum tidur, agar terasa lebih natural dan tidak dipaksakan.

4. Fokus pada perasaan, bukan hanya kejadian

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260406_231920_0004.png
iguanasell.de

Journaling akan lebih bermanfaat ketika kamu tidak hanya menuliskan apa yang terjadi, tetapi juga bagaimana perasaanmu. Misalnya, daripada hanya menulis “hari ini capek”, coba tambahkan “aku merasa capek karena tugas menumpuk dan aku khawatir tidak selesai tepat waktu”. Dari sini, kamu mulai mengenali emosi dan memahami penyebabnya.

5. Gunakan prompt untuk mengatasi kebuntuan

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260406_231921_0005.png
iguanasell.de

Ada kalanya kamu tidak tahu harus menulis apa, dan itu wajar. Di saat seperti ini, kamu bisa menggunakan pertanyaan sederhana sebagai panduan. Misalnya: apa yang paling menggangguku hari ini, apa yang membuatku bersyukur, atau apa yang sedang kupikirkan akhir-akhir ini. Pertanyaan-pertanyaan ini membantu membuka alur pikiran secara perlahan.

6. Tulis tanpa takut salah atau dinilai

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260406_231921_0006.png
iguanasell.de

Journaling adalah ruang pribadi, bukan sesuatu yang harus terlihat rapi atau sempurna. Kamu tidak perlu memikirkan tata bahasa atau susunan kalimat. Tulis saja dengan jujur, seperti berbicara pada diri sendiri. Justru dari kejujuran itulah manfaat journaling akan terasa lebih dalam.

7. Lakukan secara fleksibel dan berkelanjutan

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260406_231921_0007.png
iguanasell.de

Kamu tidak harus menulis setiap hari untuk merasakan manfaatnya. Menulis beberapa kali dalam seminggu pun sudah cukup. Yang penting adalah menjadikannya kebiasaan yang nyaman, bukan kewajiban yang membuatmu tertekan. Dengan ritme yang santai, journaling bisa bertahan lebih lama.

Jika masih bingung harus mulai dari mana, kamu bisa menggunakan format sederhana ini:

  • "Hari ini aku mengalami…"
  • "Aku merasa…"
  • "Hal yang kupelajari…"

Pada akhirnya, journaling bukan tentang seberapa bagus tulisanmu, tetapi tentang seberapa jujur kamu mengenal dirimu sendiri. Kamu tidak perlu menunggu waktu yang sempurna—cukup mulai dengan satu kalimat, dan biarkan semuanya mengalir dari sana. Kalau ada tips lain yang kamu tahu, bisa tulis lewat kolom komentar, Bela!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ayu Utami
EditorAyu Utami
Follow Us

Latest in Career

See More