- Niacinamide: mencerahkan dan menjaga kelembapan kulit.
- Vitamin C: mencerahkan kulit dan melindungi dari efek buruk sinar UV.
- Hyaluronic acid: melembapkan dan meningkatkan elastisitas kulit.
- AHA: mengeksfoliasi sel kulit mati agar kulit terlihat lebih cerah.
Tips Layering Kandungan Skincare sesuai Masalah Kulit, Jangan Asal!

Layering skincare harus disesuaikan dengan kondisi kulit agar hasil maksimal dan terhindar dari iritasi akibat kombinasi bahan aktif yang salah.
Setiap kondisi kulit (kusam, sensitif, berjerawat, berminyak, dan kering) memiliki urutan dan kandungan skincare berbeda untuk menjaga keseimbangan serta efektivitas perawatan.
Langkah penting seperti patch test, pemilihan produk lembut tanpa alkohol atau fragrance, serta penggunaan sunscreen wajib dilakukan demi menjaga kesehatan kulit.
Layering skincare bukan lagi hal baru dalam dunia perawatan kulit. Teknik yang diperkenalkan sebagai perawatan kulit a la Korea Selatan ini memang menjadi hal menarik untuk dicoba demi mendapatkan hasil yang maksimal.
Meski demikian, kamu tidak bisa sembarangan dalam menggabungkan penggunaan kandungan aktif dalam satu waktu. Sebab, layering yang salah justru bisa memperburuk kondisi kulitmu. Berikut Popbela berikan tips layering kandungan skincare sesuai masalah kulit yang bisa kamu praktikkan di rumah.
1. Kulit kusam

Kulit kusam menjadi masalah yang kerap dialami banyak orang dan membuat orang tidak pede dengan tampilan wajahnya. Berikut beberapa kandungan yang bisa digunakan untuk mencerahkan kulit kusam.
Tips layering kandungan skincare sesuai masalah kulit kusam ini bisa dimulai dari exfoliating toner dengan AHA. Lalu, pilih serum dengan kandungan niacinamide atau vitamin C dan dilanjutkan moisturizer dengan hyaluronic acid. Jangan lupa gunakan sunscreen untuk melindungi kulit dari sinar UV.
2. Kulit sensitif

Kulit sensitif dikenal lebih mudah mengalami iritasi dan reaksi alergi. Oleh karena itu, pemilik kulit ini perlu memilih produk yang lembut untuk mencegah terjadinya iritasi. Berikut tips layering yang bisa dilakukan.
- Mulailah dengan membersihkan wajah menggunakan sabun cuci muka khusus kulit sensitif. Aplikasikan sabun dengan gerakan lembut dan hindari air yang terlalu panas atau dingin.
- Lanjutkan menggunakan toner dengan kandungan melembapkan, seperti hyaluronic acid atau aloe vera, dan hindari yang mengandung alkohol.
- Pilih serum sesuai kebutuhan kulitmu. Misalnya, ceramide untuk memperkuat skin barrier sekaligus melembapkan, atau bakuchiol yang berguna dalam mengatasi tanda penuaan.
- Gunakan moisturizer ringan dan lembut. Kamu bisa pilih kandungan seperti ceramide, aloe vera, atau centella asiatica.
- Jika kamu ingin memakai bahan aktif seperti retinol, vitamin C, AHA/BHA/PHA, coba aplikasikan dalam jumlah yang sedikit terlebih dahulu. Jangan lupa lakukan patch test sebelum mengaplikasikan pada seluruh wajah.
- Terakhir, gunakan sunscreen setiap hari. Pastikan kamu memilih yang bebas alkohol dan fragrance agar tidak memicu iritasi.
3. Kulit berjerawat

Jerawat menjadi masalah kulit yang umum. Beberapa kandungan yang bisa digunakan untuk mengatasi jerawat, di antaranya:
- BHA (salicylic acid): membersihkan pori-pori dan meredakan jerawat.
- Centella asiatica: membantu menenangkan kulit.
- Benzoyl peroxide: membantu mengeringkan dan mengatasi jerawat.
- Tea tree oil: memiliki sifat antibakteri untuk melawan dan mencegah jerawat.
- Niacinamide: mengontrol produksi sebum penyebab jerawat.
Terkait layering, bahan seperti BHA atau benzoyl peroxide bisa membuat kulit kering. Oleh karena itu, setelah menggunakan toner atau serum, imbangi dengan pelembap seperti hyaluronic acid agar kulit tetap lembap dan sehat. Pastikan juga pelembap tersebut dirancang non komedogenik, ya! Jangan lupa selalu lakukan patch test sebelum memakai bahan aktif di atas agar masalah iritasi kulit bisa diminimalisir.
4. Kulit berminyak

Kulit berminyak biasanya membutuhkan perawatan untuk mengontrol minyak dan mencegah munculnya jerawat. Adapun kandungan yang bisa dipilih, antara lain:
- Niacinamide: membantu mengontrol minyak, menyeimbangkan kulit, dan mengurangi jerawat.
- Tea tree oil: bersifat antibakteri dan membantu mengontrol produksi minyak.
- BHA/salicylic acid: mengeksfoliasi, membersihkan pori-pori, dan mencegah jerawat.
- Hyaluronic acid: menjaga kelembapan tanpa membuat kulit makin berminyak.
Urutan layering-nya, kamu bisa mulai dari toner dengan kandungan BHA. Lalu lanjutkan dengan serum niacinamide untuk mengontrol produksi minyak sehingga munculnya jerawat baru bisa dicegah.
Setelah itu, pakai moisturizer ringan untuk melembapkan kulit. Jangan lupa aplikasikan sunscreen untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV yang bisa meningkatkan produksi sebum dan memicu terjadinya jerawat.
5. Kulit kering

Bagi pemilik kulit kering, tentunya kamu perlu merawat kulitmu dengan fokus pada hidrasi. Oleh karena itu, kamu bisa layering kandungan skincare yang punya manfaat melembapkan, di antaranya:
- Hyaluronic acid: membantu melembapkan kulit.
- Sodium hyaluronate: menjaga hidrasi kulit.
- Niacinamide: melembapkan sekaligus mencerahkan.
- Ceramide: memperbaiki skin barrier dan menjaga kelembapan.
- Glycerin: menarik dan mengunci kelembapan.
- Vitamin E: menutrisi dan melembapkan kulit.
- Bahan-bahan alami seperti madu, ekstrak semangka, dan ekstrak mawar.
Soal layering skincare, kamu bisa layer hydrating toner hyaluronic acid dengan serum niacinamide dan moisturizer berbahan ceramide.
Selain itu, kamu juga perlu berhati-hati pada kandungan tertentu, seperti salicylic acid, benzoyl peroxide, dan retinoid. Kandungan tersebut bisa membuat kulit makin kering sehingga rentan iritasi.
Demikian deretan tips layering kandungan skincare sesuai masalah kulit. Ingat ya, selalu sesuaikan produk skincare sesuai dengan kondisi kulitmu!
FAQ seputar tips layering kandungan skincare sesuai masalah kulit
| Apa urutan layering skincare yang benar? | Mulai dari tekstur paling ringan ke paling berat: cleanser, toner, essence/serum, moisturizer, sunscreen (pagi). |
| Kenapa skincare pilling saat dilayer? | Biasanya karena terlalu banyak produk, tidak memberi jeda antar layer, atau formulasi yang tidak cocok satu sama lain. |
| Bolehkah mencampur retinol dengan AHA/BHA? | Sebaiknya tidak dipakai bersamaan dalam satu waktu karena bisa memicu iritasi. Gunakan bergantian. |


















