Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install
For
You

Mengenal Estetika Regeneratif yang Kian Populer di Indonesia

Mengenal Estetika Regeneratif yang Kian Populer di Indonesia
healthline.com
Intinya Sih
  • Sinclair Indonesia dan Landson Indonesia merayakan dua tahun kemitraan untuk memperkuat komitmen dalam mengembangkan estetika regeneratif berbasis sains di Indonesia.
  • Tren perawatan kulit bergeser dari hasil instan menuju pendekatan natural dan jangka panjang yang mendukung konsep healthy aging serta regenerasi alami tubuh.
  • Teknologi seperti Polycaprolactone (PCL) dan Carboxymethyl Cellulose (CMC) diperkenalkan untuk membantu stimulasi kolagen, menjaga elastisitas kulit, dan memberikan hasil estetika berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Industri estetika di Indonesia terus berkembang secara dinamis seiring meningkatkan kesadaran terhadap perawatan dan kesehatan kulit juga proses penuaan. Kini, tak hanya mengejar hasil instan, kini sudah banyak yang mencari solusi dengan hasil natural dan jangka panjang.

Nah, melihat tren tersebut, Sinclair Indonesia bersama Landson Indonesia merayakan dua tahun kemitraan mereka. Acara ini menjadi momen untuk menegaskan komitmen kedua perusahaan dalam mendukung perkembangan estetika regeneratif atau regenerative aesthetics di Indonesia.

Selain menjadi ajang apresiasi atas perjalanan kemitraan selama dua tahun terakhir, acara tersebut juga menjadi wadah diskusi mengenai arah perkembangan industri estetika modern yang kini semakin mengedepankan pendekatan berbasis sains dan regenerasi alami tubuh.

1.jpg
popbela.com/Sinclair

Dalam beberapa tahun terakhir, terjadi perubahan signifikan pada keinginan pasien terhadap prosedur estetika. Kalau sebelumnya banyak yang menginginkan perubahan instan, kini tren mulai bergeser ke arah hasil yang lebih natural dan harmonis.

Pasien modern cenderung menginginkan penampilan yang segar, sehat, dan tetap mencerminkan karakter asli mereka. Pendekatan ini sejalan dengan konsep healthy aging, yaitu menua secara sehat tanpa harus mengubah identitas wajah secara berlebihan.

Menurut para praktisi estetika, semakin banyak pasien yang datang dengan harapan untuk mempertahankan kualitas kulit dan struktur wajah secara alami, bukan sekadar menghilangkan tanda-tanda penuaan secara instan.

4.jpg
thepinkfoundry.com

Salah satu treatment yang kini tengah digemari adalah regenerative aesthetics. Berbeda dengan perawatan yang hanya berfokus pada koreksi sementara, konsep ini bertujuan untuk mendukung kemampuan alami tubuh dalam memperbaiki dan meregenerasi jaringan. Pendekatan tersebut memanfaatkan teknologi yang dapat merangsang proses biologis alami, termasuk pembentukan kolagen yang berperan penting dalam menjaga elastisitas dan kekencangan kulit.

Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dalam tubuh akan menurun. Akibatnya, kulit mulai kehilangan volume, muncul garis halus, hingga perubahan kontur wajah. Karena itu, perawatan yang mampu membantu stimulasi kolagen menjadi salah satu pilihan yang banyak diminati.

2.jpg
id.loccitane.com

Sinclair Indonesia juga menyoroti perkembangan teknologi estetika yang menggabungkan hasil perbaikan langsung dengan stimulasi kolagen jangka panjang. Salah satu teknologi yang diperkenalkan adalah penggunaan Polycaprolactone (PCL) dan Carboxymethyl Cellulose (CMC), yang dirancang untuk memberikan dukungan struktur wajah sekaligus membantu proses regenerasi kolagen secara bertahap.

Pendekatan ini dinilai sejalan dengan kebutuhan pasien masa kini yang menginginkan hasil yang tidak hanya terlihat baik dalam waktu singkat, tetapi juga mendukung kualitas kulit dalam jangka panjang.

3.jpg
popbela.com/Sinclair

Kawasan Asia Pasifik saat ini menjadi salah satu pasar dengan pertumbuhan industri estetika yang cukup pesat, dan Indonesia termasuk di dalamnya. Meningkatnya edukasi masyarakat, kemudahan akses informasi, serta berkembangnya teknologi medis menjadi faktor yang mendorong pertumbuhan tersebut.

Pasien kini lebih kritis dalam memilih prosedur maupun produk yang digunakan. Mereka tidak hanya mempertimbangkan hasil akhir, tetapi juga aspek keamanan, bukti ilmiah, serta pengalaman dokter yang menangani prosedur tersebut.

Kondisi ini mendorong berbagai pihak dalam industri estetika untuk terus meningkatkan standar edukasi dan kompetensi tenaga medis agar mampu menjawab kebutuhan pasar yang semakin berkembang.

6.jpg
masarishop.com

Mengusung tema The Legend of Immortal Beauty, acara ini juga mengajak kamu untuk melihat definisi kecantikan dari perspektif yang lebih luas. Konsep Immortal Beauty tidak dimaknai sebagai upaya mempertahankan usia muda selamanya. Sebaliknya, filosofi ini menekankan pentingnya rasa percaya diri, keaslian diri, serta kemampuan untuk menjalani setiap fase kehidupan dengan nyaman dan positif.

Melalui kolaborasi yang telah berjalan selama dua tahun, Sinclair Indonesia dan Landson Indonesia berharap dapat terus mendukung perkembangan estetika berbasis sains di Indonesia, sekaligus mendorong pemahaman yang lebih luas mengenai konsep penuaan sehat dan kecantikan yang berkelanjutan!

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Michael Richards
EditorMichael Richards

Related Articles

See More