Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

Buntut BTS Tolak Ikut Grammy Awards 2027, CEO Grammy Buka Suara!

Buntut BTS Tolak Ikut Grammy Awards 2027, CEO Grammy Buka Suara!
Dok. People
Intinya Sih
  • BTS mengumumkan tidak mengajukan karya untuk Grammy Awards 2027, termasuk album ARIRANG, karena ingin musik dinikmati tanpa pengelompokan berdasarkan wilayah atau bahasa.

  • Keputusan itu muncul setelah Recording Academy memperkenalkan Best Asian Pop Music Performance, yang memicu kritik karena dinilai berpotensi memisahkan musisi Asia dari persaingan kategori utama.

  • CEO Recording Academy Harvey Mason Jr. menghormati keputusan BTS dan menegaskan kategori baru bertujuan memperluas pengakuan; musisi Asia tetap dapat bersaing di kategori genre serta General Field.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Keputusan BTS untuk tidak mengajukan karya musik mereka ke Grammy Awards 2027 menjadi sorotan besar di industri musik global. Langkah tersebut muncul setelah Recording Academy mengumumkan kategori baru Best Asian Pop Music Performance, yang memicu perdebatan mengenai representasi musisi Asia di ajang penghargaan paling bergengsi tersebut.

Tak lama setelah pengumuman BTS, CEO Recording Academy Harvey Mason Jr. akhirnya angkat bicara dan memberikan klarifikasi terkait tujuan dibentuknya kategori baru itu. Lantas, seperti apa respons Harvey Mason Jr. dan mengapa keputusan BTS memicu diskusi luas? Simak informasi lengkapnya berikut ini, Bela!

BTS memutuskan tidak mengajukan karya ke Grammy Awards 2027

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260731_091213_0001.png
X / BTSDaily⁷

BTS resmi mengumumkan bahwa mereka tidak akan mengirimkan karya musik untuk dipertimbangkan pada Grammy Awards ke-69 yang dijadwalkan berlangsung pada Februari 2027. Keputusan tersebut disampaikan secara serentak oleh RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V, dan Jungkook melalui akun Instagram pribadi masing-masing pada Rabu (29/7).

Dalam pernyataan tersebut, BTS menegaskan bahwa keputusan mereka berangkat dari keyakinan bahwa musik seharusnya dinikmati tanpa dibatasi oleh asal wilayah maupun bahasa.

"Kami memutuskan untuk tidak mengajukan karya ke Grammy tahun ini. Kami berharap musik dapat didengar dan dicintai apa adanya, alih-alih dikategorikan berdasarkan wilayah atau bahasa."

Pernyataan itu langsung menjadi perhatian publik karena banyak pihak menilai langkah BTS merupakan bentuk kritik terhadap kebijakan terbaru Recording Academy yang menghadirkan kategori khusus bagi musik pop Asia.

Keputusan tersebut juga cukup mengejutkan mengingat album comeback ARIRANG menjadi salah satu rilisan paling sukses tahun ini. Album tersebut mencetak berbagai rekor penjualan global, sementara lagu utamanya, "SWIM", sempat diprediksi berpeluang bersaing di kategori-kategori utama Grammy.

Kategori 'Best Asian Pop Music Performance' memicu perdebatan

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260731_091214_0002.png
Dok. Time

Kontroversi bermula ketika Recording Academy mengumumkan lima kategori baru Grammy Awards 2027, salah satunya Best Asian Pop Music Performance. Kategori ini dibuat untuk mengapresiasi karya pop kontemporer yang berasal dari atau dikenal luas di pasar Asia, termasuk K-pop, J-pop, C-pop, dan musik pop Asia lainnya.

Meski bertujuan memberikan ruang lebih besar bagi musisi Asia, kehadiran kategori tersebut justru menuai kritik. Banyak penggemar maupun pengamat industri menilai kebijakan itu berpotensi menciptakan pemisahan berdasarkan wilayah dan bahasa, sehingga musisi Asia dianggap tidak lagi bersaing secara setara di kategori utama seperti Album of the Year, Record of the Year, Song of the Year, dan Best New Artist.

Kekhawatiran tersebut semakin besar karena BTS selama ini telah beberapa kali masuk nominasi Grammy, termasuk tiga tahun berturut-turut dalam kategori Best Pop Duo/Group Performance pada 2021 hingga 2023. Meski begitu, grup asal Korea Selatan tersebut belum pernah membawa pulang trofi Grammy.

CEO Grammy Harvey Mason Jr. mengaku sedih, tetapi menghormati keputusan BTS

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260731_091214_0004.png
Dok. Variety

Menanggapi keputusan BTS, CEO Recording Academy Harvey Mason Jr. akhirnya memberikan pernyataan resmi yang dipublikasikan Variety pada Kamis (30/7/2026). Ia mengaku sedih mendengar keputusan BTS, namun tetap menghormati pilihan yang diambil ketujuh anggota.

"Saya sedih mendengar bahwa BTS memilih untuk tidak berpartisipasi dalam proses Grammy Awards tahun ini, namun sebagai pencipta musik, saya memahami dan menghormati keputusan mereka."

Harvey kemudian meluruskan anggapan bahwa kategori Best Asian Pop Music Performance dibuat untuk memisahkan musisi Asia dari kategori utama. Menurutnya, tujuan kategori tersebut justru untuk memberikan pengakuan yang lebih luas terhadap perkembangan musik pop Asia.

"Kategori Asian Pop diciptakan untuk mengapresiasi kedalaman, keragaman, dan pertumbuhan luar biasa dari karya seni pop yang lahir di Asia. Semangat di balik kategori baru ini adalah memberikan sorotan khusus bagi para seniman penting tersebut."

Ia juga menegaskan bahwa semakin banyak kategori berarti semakin banyak karya musisi yang memperoleh pengakuan dari sekitar 15.000 anggota pemilih Grammy.

Harvey Mason Jr. tegaskan musisi Asia tetap bisa bersaing di kategori utama

Salinan dari Salinan dari BEFORE_20260731_091214_0003.png
Instagram.com / grammys

Selain menjelaskan alasan dibentuknya kategori baru, Harvey Mason Jr. juga membantah anggapan bahwa musisi yang mengikuti kategori Asian Pop otomatis kehilangan kesempatan bersaing di kategori utama Grammy.

Menurutnya, sistem Grammy memang memungkinkan satu karya diajukan sekaligus ke kategori genre dan General Field apabila memenuhi persyaratan.

"Kategori tersebut tetap terbuka bagi setiap rekaman yang memenuhi syarat, apa pun genrenya. Pengakuan dalam kategori genre dan pengakuan dalam Kategori Umum tidak saling meniadakan; seorang artis tentu saja bisa mengejar keduanya."

Pernyataan tersebut menjadi klarifikasi langsung atas kekhawatiran yang berkembang sejak pengumuman kategori baru pada Juni lalu. Meski begitu, keputusan BTS untuk tidak mengirimkan album ARIRANG ke Grammy Awards 2027 tetap menjadi simbol sikap mereka terhadap sistem penghargaan yang dinilai masih membedakan karya berdasarkan wilayah maupun bahasa.

Kini, perhatian publik tertuju pada bagaimana Recording Academy akan merespons kritik dari komunitas musik global serta apakah kebijakan baru tersebut mampu mencapai tujuan awalnya tanpa menimbulkan kesan membatasi peluang musisi Asia di panggung Grammy.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More