5 Kesalahan dalam Eksfoliasi Bibir, Wajib Tahu!

- Eksfoliasi bibir penting untuk mengangkat sel kulit mati, membuat bibir lebih halus, cerah, dan membantu penyerapan produk serta ketahanan riasan bibir.
- Kesalahan umum meliputi penggunaan scrub kasar, eksfoliasi terlalu sering, atau dilakukan saat bibir kering yang bisa menyebabkan iritasi dan perubahan warna bibir.
- Disarankan menggunakan scrub lembut, gerakan perlahan, serta selalu mengaplikasikan pelembap alami setelah eksfoliasi agar bibir tetap sehat dan lembap.
Tak hanya kulit saja yang perlu kamu eksfoliasi, mengeksfoliasi bibir juga tak kalah penting. Ini karena eksfoliasi bibir ini mampu mengangkat sel-sel kulit mati sehingga bibir tampak halus dan lebih cerah.
Eksfoliasi bibir juga diketahui mampu meningkatkan proses penyerapan produk yang kamu aplikasikan ke permukaan bibir sekaligus membuat riasan bibir menjadi tahan lama.
Namun, kamu tidak boleh sembarangan dalam mengeksfoliasi bibir, sebab ketika kamu terlalu keras melakukannya, bibir perlahan-lahan akan menjadi iritasi, pecah-pecah bahkan bisa berubah warna.
Lalu, apa saja kesalahan dalam eksfoliasi bibir?
1. Menggunakan scrub yang kasar

Mengeksfoliasi bibir dengan menggunakan scrub yang kasar bisa memicu terjadinya kerusakan pada bibir yang berujung pada bibir kering dan iritasi. Memilih scrub yang lembut menjadi hal yang tak boleh luput dari perhatian. Ya, kamu bisa mencari scrub dengan butiran yang lembut agar bibir tidak iritasi.
Kabar baiknya, scrub dengan partikel yang halus malah lebih efektif untuk mengangkat sel-sel kulit mati pada bibir. Scrub dengan partikel kecil juga nyaman untuk digunakan saat proses eksfoliasi.
2. Mengeksfoliasi bibir terlalu sering

Eksfoliasi bibir memang bisa mengangkat sel-sel kulit mati di area bibir, namun bukan berarti kamu bisa melakukannya setiap hari. Cukup eksfoliasi bibir dua hingga tiga kali dalam seminggu saja. Sebab, ketika kamu terlalu sering eksfoliasi, bibir bisa menjadi kering, pecah-pecah, dan juga iritasi.
Lebih dari itu, mengeksfoliasi bibir terlalu sering juga ternyata bisa mengubah warna bibir. Hal ini bisa terjadi lantaran lapisan kulit bibir yang terkelupas lebih sering, warna bibir menjadi tidak rata atau bahkan cenderung lebih gelap.
3. Mengeksfoliasi saat bibir tengah kering dan iritasi

Apabila bibir tengah kering atau pecah-pecah, eksfoliasi bisa memperburuk kondisi kesehatan bibirmu. Sebaiknya sebelum melakukan eksfoliasi, pastikan bibir dalam kondisi lembap dan sehat. Hal ini guna menghindari terjadinya iritasi pada bibir pasca eksfoliasi.
4. Menggosok bibir terlalu keras

Menggosok bibir dengan eksfoliator terlalu keras dan kasar nyatanya tidak disarankan saat tengah eksfoliasi. Sebab, ini bisa merusak kulit bibir, menyebabkan rasa sakit di area bibir hingga menimbulkan luka. Alih-alih mengeksfoliasi terlalu kasar, kamu bisa melakukan gerakan memutar perlahan saat eksfoliasi.
5. Melewatkan penggunaan pelembap bibir

Mengeksfoliasi bibir ini memang bisa cenderung kering. Untuk itu, mengaplikasikan pelembap setelah selesai mengeksfoliasi bibir menjadi hal yang penting. Sebab, ketika bibir tidak diberi pelembap setelah eksfoliasi, bibir bisa menjadi kering dan pecah-pecah.
Pilih pelembap bibir dengan bahan alami yang bebas dari pewangi atau bahan kimia yang bersifat abrasif. Pelembap dengan bahan alami seperti shea butter, minyak kelapa, minyak zaitun, hingga beeswax bisa menjadi pilihan yang tepat.
Apabila ingin memperoleh hidrasi yang optimal kamu bisa memilih pelembap bibir yang mengandung vitamin E dan asam hialuronat.
Sekarang kamu sudah tahu kesalahan dalam eksfoliasi bibir, kan?


















