Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

Sering Salah Shade? Ini 5 Cara Memilih Foundation Sesuai Undertone Kulit

Sering Salah Shade? Ini 5 Cara Memilih Foundation Sesuai Undertone Kulit
freepik.com/kiraliffe
Intinya Sih
5W1H
Gini Kak
  • Artikel menekankan pentingnya memahami undertone kulit sebelum memilih foundation agar hasil makeup tampak natural dan menyatu sempurna dengan warna kulit.
  • Dijelaskan tiga kategori undertone utama—warm, cool, dan neutral—serta cara mengenalinya melalui warna pembuluh darah, reaksi terhadap sinar matahari, dan uji swatch di area rahang.
  • Penulis mengingatkan bahwa foundation bisa mengalami oksidasi sehingga disarankan menunggu beberapa menit setelah aplikasi untuk memastikan shade benar-benar sesuai dengan warna kulit.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Pernah merasa foundation terlihat terlalu pucat, kekuningan, atau bahkan abu-abu di wajah? Bisa jadi masalahnya bukan pada produknya, melainkan shade yang kurang sesuai dengan undertone kulitmu.

Banyak orang masih memilih foundation hanya berdasarkan warna kulit di permukaan, padahal undertone memainkan peran penting agar hasil makeup terlihat menyatu secara alami.

Dengan memahami undertone, kamu bisa lebih mudah menemukan shade foundation yang tepat sehingga complexion terlihat lebih flawless, natural, dan tahan lama. Lalu, bagaimana cara menentukan shade foundation yang paling cocok? Simak lima cara berikut ini, Bela!

Table of Content

1. Kenali Jenis Undertone Kulit

1. Kenali Jenis Undertone Kulit

freepik.com
freepik.com

Langkah pertama sebelum memilih shade foundation adalah memahami jenis undertone kulitmu. Secara umum, undertone terbagi menjadi tiga kategori utama sebagai berikut:

  • Warm undertone: memiliki nuansa kuning, keemasan, atau peach pada kulit.

  • Cool undertone: cenderung memiliki rona merah muda atau kebiruan.

  • Neutral undertone: kombinasi antara warm dan cool sehingga tidak terlalu dominan pada salah satu warna.

Mengetahui undertone ini akan sangat membantu saat memilih foundation karena biasanya beauty brand juga mengelompokkan shade mereka berdasarkan kategori tersebut. Jika undertone sudah tepat, hasil makeup akan terlihat lebih menyatu dengan kulit dan tidak terlihat menempel di wajah.

2. Cek Warna Pembuluh Darah di Pergelangan Tangan

buttonscarves.com
buttonscarves.com

Salah satu cara paling mudah untuk mengetahui undertone adalah dengan melihat warna pembuluh darah di pergelangan tangan. Jika pembuluh darah terlihat kehijauan, kemungkinan besar kamu memiliki warm undertone.

Apabila terlihat kebiruan atau ungu, biasanya kamu memiliki cool undertone. Sementara jika warnanya terlihat campuran biru dan hijau, kemungkinan kamu memiliki neutral undertone. Metode ini cukup populer karena bisa dilakukan dengan cepat tanpa alat khusus. Meski begitu, pencahayaan juga memengaruhi hasilnya, jadi sebaiknya cek di bawah cahaya alami agar lebih akurat.

3. Perhatikan Reaksi Kulit Terhadap Matahari

freepik.com
freepik.com

Cara lain yang bisa membantu menentukan undertone adalah dengan memperhatikan reaksi kulit saat terkena sinar matahari. Kalau kulitmu mudah menjadi kecokelatan (tan) dan jarang terpapar sinar matahari, biasanya kamu memiliki warm undertone. Sebaliknya, jika kulit mudah memerah, kemungkinan undertone kamu adalah cool

Sedangkan orang dengan neutral undertone biasanya bisa mengalami keduanya—kulit bisa sedikit terbakar namun tetap berubah menjadi tan. Meski cara ini tidak selalu akurat, langkah ini cukup membantu sebagai gambaran awal untuk memahami karakter kulitmu.

4. Bandingkan Shade Foundation di Area Rahang

freepik.com/pixel-shot.com
freepik.com/pixel-shot.com

Saat mencoba foundation, banyak orang masih mengaplikasikannya di punggung tangan. Padahal, warna kulit tangan seringkali berbeda dengan warna wajah.

Agar hasilnya lebih akurat, sebaiknya swatch foundation langsung di area rahang atau jawline. Area ini menjadi titik pertemuan antara warna wajah dan leher sehingga kamu bisa melihat apakah shade tersebut benar-benar menyatu dengan warna kulit.

Coba aplikasikan beberapa shade yang mendekati warna kulitmu, lalu lihat mana yang paling menghilang saat dibaurkan. Shade yang tepat biasanya tidak terlihat terlalu terang maupun terlalu gelap.

5. Perhatikan Perubahan Warna Foundation

freepik.com
freepik.com

Foundation sering mengalami oksidasi, yaitu perubahan warna setelah beberapa menit terkena udara dan minyak alami kulit. Itulah sebabnya shade yang terlihat cocok saat pertama kali dicoba bisa berubah menjadi lebih gelap setelah dipakai beberapa saat.

Untuk menghindari kesalahan memilih shade, tunggu sekitar 5–10 menit setelah mengaplikasikan foundation sebelum memutuskan shade mana yang paling cocok.

Jika warnanya tetap terlihat menyatu dengan kulit tanpa terlihat abu-abu atau terlalu kuning, kemungkinan besar itulah shade yang paling tepat untukmu.

Mulai dari mengetahui undertone kulit, mencoba swatch di area yang tepat, dan memperhatikan perubahan warna setelah aplikasi, kamu bisa menemukan shade foundation yang benar-benar menyatu dengan kulit. Apakah kamu sudah mencoba cara di atas, Bela?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Michael Richards
EditorMichael Richards
Follow Us

Latest in Beauty

See More