Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

Apa Itu Skinification? Penjelasan Lengkapnya

Apa Itu Skinification? Penjelasan Lengkapnya
pexels.com
Intinya Sih

  • Skinification adalah tren kecantikan yang mengadopsi konsep dan kandungan aktif skincare ke dalam kategori lain seperti haircare dan bodycare.

  • Konsep skinification bisa ditemukan di berbagai lini produk, bukan hanya skincare wajah, seperti haircare dengan kandungan aktif, bodycare dengan bahan eksfoliasi dan brightening, serta lip care dengan kandungan treatment.

  • Tren skinification muncul karena meningkatnya kesadaran konsumen terhadap kandungan aktif dan kualitas formula, serta adanya tuntutan hasil yang lebih efektif dari perawatan kulit.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Apa itu skinification? Skinification adalah tren kecantikan yang mengadopsi konsep dan kandungan aktif skincare ke dalam kategori lain seperti haircare dan bodycare. Artinya, produk untuk rambut, tubuh, hingga bibir kini diformulasikan dengan pendekatan layaknya perawatan wajah.

Istilah ini makin populer di media sosial dan kampanye berbagai brand kecantikan. Bukan sekadar buzzword, skinification mencerminkan perubahan cara konsumen memandang perawatan kulit secara menyeluruh. Artikel ini akan membahas arti lengkapnya, contoh penerapannya, hingga alasan kenapa tren ini berkembang pesat.

Table of Content

Apa itu skinification?

Apa itu skinification?

Skinification adalah pendekatan dalam industri kecantikan yang memperlakukan kulit tubuh dan kulit kepala dengan standar perawatan seperti wajah. Jika dulu bahan aktif seperti niacinamide, hyaluronic acid, atau ceramide hanya ditemukan dalam skincare wajah, kini kandungan tersebut hadir dalam sampo, body lotion, hingga lip balm.

Tren ini menekankan pentingnya bahan aktif dan transparansi formula di berbagai kategori produk. Konsumen tidak lagi puas hanya dengan klaim “melembapkan” atau “menghaluskan”, tetapi ingin tahu kandungan apa yang bekerja di baliknya.

Perubahan ini muncul karena meningkatnya kesadaran akan pentingnya barrier kulit, hidrasi, dan perawatan berbasis sains. Edukasi dari dermatolog dan beauty content creator juga membuat masyarakat lebih kritis dalam memilih produk.

Contoh penerapan skinification dalam produk kecantikan

Ilustrasi haircare
pexels.com

Konsep skinification bisa ditemukan di berbagai lini produk, bukan hanya skincare wajah. Berikut beberapa contoh penerapannya dalam industri kecantikan saat ini.

1. Haircare dengan kandungan aktif seperti skincare

Kini banyak sampo dan serum rambut mengandung hyaluronic acid atau niacinamide. Kandungan ini biasanya identik dengan skincare wajah untuk hidrasi dan memperkuat skin barrier.

Dalam konsep skinification, kulit kepala diperlakukan seperti kulit wajah yang membutuhkan kelembapan, perlindungan barrier, dan perawatan khusus. Hasilnya, perawatan rambut menjadi lebih berbasis sains.

2. Bodycare dengan tbahan eksfoliasi dan brightening

Body serum atau body lotion kini hadir dengan AHA, BHA, dan vitamin C. Dulu, bahan-bahan ini lebih sering ditemukan dalam toner atau serum wajah.

Padahal, kulit tubuh juga bisa mengalami kusam, tekstur kasar, dan hiperpigmentasi. Dengan pendekatan skinification, bodycare tidak lagi sekadar wangi dan lembut, tetapi juga fokus pada perbaikan kondisi kulit.

3. Lip care dengan kandungan Treatment

Lip balm dan lip serum sekarang banyak diformulasikan dengan peptide atau ceramide. Kandungan ini membantu memperbaiki dan menjaga kelembapan bibir secara lebih intensif.

Bibir merupakan bagian dari kulit yang juga membutuhkan perawatan. Skinification membuat lip care berfungsi bukan hanya sebagai pelembap sementara, tetapi juga treatment jangka panjang.

4. Produk hybrid antara makeup dan skincare

Foundation atau cushion kini banyak yang mengusung label skincare infused. Produk makeup tidak lagi hanya memberikan coverage, tetapi juga mengandung bahan aktif seperti niacinamide atau SPF tinggi.

Konsumen modern menginginkan makeup yang tetap merawat kulit. Konsep ini mempertemukan fungsi estetika dan perawatan dalam satu produk.

5. Body sunscreen dengan formula advanced

Sunscreen tubuh kini dilengkapi antioksidan atau kandungan soothing seperti centella asiatica. Tidak hanya melindungi dari sinar UV, tetapi juga menenangkan dan memperkuat kulit.

Skinification mendorong proteksi UV dipadukan dengan manfaat perawatan kulit lainnya, sehingga fungsinya lebih komprehensif.

6. Scalp treatment berbasis konsep skin barrier

Scalp serum kini diformulasikan dengan pendekatan barrier repair. Kulit kepala yang sehat dianggap sebagai fondasi penting untuk pertumbuhan rambut optimal.

Dengan konsep ini, masalah seperti gatal atau iritasi tidak hanya ditangani secara permukaan, tetapi juga melalui perbaikan kondisi kulit kepala.

Kenapa skinification jadi tren di industri kecantikan?

ilustrasi tren Skinification
freepik.com

Tren ini tidak muncul begitu saja. Ada beberapa faktor yang mendorong skinification menjadi fenomena besar dalam industri kecantikan global.

1. Konsumen makin paham kandungan aktif

Media sosial berperan besar dalam meningkatkan awareness soal bahan aktif. Banyak orang kini membaca label dan memahami fungsi niacinamide, retinol, atau ceramide sebelum membeli.

Edukasi ini membuat konsumen lebih kritis dan selektif terhadap produk yang digunakan.

2. Standar perawatan wajah makin tinggi

Rutinitas skincare wajah kini sangat detail, mulai dari double cleansing hingga layering serum. Standar tinggi ini kemudian diterapkan ke bagian tubuh lainnya.

Jika wajah dirawat secara maksimal, mengapa tubuh dan kulit kepala tidak?

3. Tuntutan hasil yang lebih efektif

Konsumen modern menginginkan hasil nyata, bukan sekadar klaim lembut atau harum. Kandungan aktif memberi kesan lebih ilmiah dan terukur.

Inilah yang membuat pendekatan skinification terasa lebih kredibel.

4. Pengaruh tren global dan media sosial

Platform seperti TikTok dan Instagram mempercepat penyebaran tren kecantikan. Beauty influencer sering membahas scalp care atau body serum layaknya skincare wajah.

Tren yang viral secara digital membuat konsep ini cepat diterima pasar.

5. Inovasi brand yang semakin kompetitif

Brand berlomba menghadirkan formula unik dan inovatif. Skinification menjadi cara untuk diferensiasi di tengah persaingan ketat.

Dengan menghadirkan bahan aktif populer ke kategori baru, produk terasa lebih modern dan relevan.

6. Perubahan gaya hidup yang lebih mindful

Kini banyak orang lebih peduli pada kesehatan kulit secara menyeluruh. Perawatan tidak lagi terbatas pada wajah saja.

Skinification mencerminkan gaya hidup yang lebih sadar dan holistik terhadap kesehatan kulit.

Apakah skinification lebih efektif dari perawatan biasa?

Efektivitas skinification tetap bergantung pada kebutuhan kulit masing-masing. Tidak semua orang membutuhkan bahan aktif tinggi di seluruh tubuh.

Konsep ini memang membantu meningkatkan kualitas formula dan pendekatan berbasis sains. Namun, penggunaan bahan aktif tetap harus disesuaikan dengan kondisi kulit agar tidak menimbulkan iritasi.

Artinya, skinification bukan soal mengikuti tren, tetapi memahami kebutuhan kulit secara bijak.

Kesimpulan

Apa itu skinification? Skinification adalah tren yang mengadopsi pendekatan skincare wajah ke dalam haircare, bodycare, hingga lip care. Tren ini muncul karena meningkatnya kesadaran konsumen terhadap kandungan aktif dan kualitas formula.

Lebih dari sekadar istilah viral, skinification mencerminkan perubahan cara pandang terhadap perawatan kulit secara menyeluruh. Kini, merawat kulit tidak hanya berhenti di wajah, tetapi juga mencakup tubuh dan kulit kepala dengan standar yang sama.

FAQ seputar skinification

Apakah semua produk dengan kandungan aktif termasuk skinification?

Tidak selalu. Skinification merujuk pada pendekatan menyeluruh yang mengadopsi konsep skincare wajah ke kategori lain, bukan sekadar menambahkan satu bahan aktif.

Apakah skinification aman untuk kulit sensitif?

Tergantung formulanya. Kulit sensitif tetap perlu memilih produk dengan kandungan yang sesuai dan tidak terlalu kuat.

Apakah skinification hanya berlaku untuk produk mahal?

Tidak. Banyak brand lokal maupun global menghadirkan konsep ini di berbagai rentang harga.

Apakah remaja perlu mengikuti tren skinification?

Remaja sebaiknya fokus pada kebutuhan dasar kulit. Tidak semua tren perlu diikuti jika tidak sesuai kebutuhan.

Bagaimana cara memilih produk dengan konsep skinification yang tepat?

Perhatikan jenis kulit, kandungan aktif, dan cara kerja produknya. Pilih yang sesuai kebutuhan, bukan hanya karena sedang viral.

Disclaimer: Artikel ini dihasilkan dengan bantuan AI dan telah diedit untuk menjamin kualitas serta ketepatan informasi.


Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nadia Agatha Pramesthi
EditorNadia Agatha Pramesthi
Follow Us

Latest in Beauty

See More