Kenapa Wajah Tetap Kusam Meski Sudah Rutin Memakai Skincare?

Rutinitas skincare yang tampak lengkap belum tentu menjamin kulit wajah terlihat cerah dan sehat. Bahkan, tak sedikit orang yang masih bertanya-tanya, kenapa wajah tetap kusam meski sudah memakai skincare setiap hari.
Di balik kulit yang tampak lelah dan kehilangan kilau alaminya, terdapat beragam faktor tersembunyi yang sering terlewat, mulai dari ketidakseimbangan skin barrier hingga paparan lingkungan yang terus-menerus memengaruhi kualitas kulit. Oleh karena itu, Popbela akan membahas penyebab kulit tetap kusam meski sudah rutin memakai skincare.
Apa saja? Yuk, simak ulasannya untuk tahu jawabannya.
1. Penumpukan sel kulit mati

Penyebab kulit tetap kusam meski rutin memakai skincare yang pertama yaitu penumpukan sel kulit mati. Penumpukan sel kulit mati terjadi ketika proses regenerasi kulit melambat, sehingga sel-sel lama tidak terlepas secara optimal dari permukaan kulit.
Secara alami, kulit terus memperbarui diri melalui pembentukan sel baru di lapisan bawah dan pelepasan sel tua (deskuamasi). Namun, faktor seperti bertambahnya usia, stres, paparan sinar UV, dan kurang tidur dapat memperlambat pergantian sel.
Akibatnya, sel kulit mati menumpuk, membuat permukaan kulit tampak kusam, kasar, dan kurang mampu memantulkan cahaya meskipun sudah menggunakan skincare. Oleh karena itu, meskipun skincare telah digunakan secara rutin, hasilnya bisa kurang optimal jika proses regenerasi kulit tidak berjalan dengan baik.
2. Hidrasi kulit yang tidak optimal

Dehidrasi bisa berpengaruh pada efektivitas penggunaan skincare lho, Bela. Dehidrasi kulit terjadi ketika kadar air di dalam lapisan kulit tidak mencukupi, sehingga permukaan kulit kehilangan kemampuan alaminya untuk memantulkan cahaya. Kondisi ini membuat wajah tampak kusam, kering, dan terlihat lelah meskipun sudah menggunakan skincare.
Secara dermatologis, hidrasi memegang peran penting dalam menjaga elastisitas, kehalusan, dan radiance kulit. Baik melalui perawatan topikal seperti serum dan moisturizer, maupun dari asupan internal seperti air minum dan nutrisi seimbang.
Oleh karena itu, tanpa hidrasi yang optimal dari dalam dan luar, kinerja skincare tidak dapat bekerja secara maksimal. Kulit yang kekurangan air akan sulit mempertahankan elastisitas dan kilau alaminya, sehingga tetap tampak kusam meskipun rutin menggunakan produk perawatan.
3. Paparan sinar UV dan photo-aging

Dalam Jurnal The Pathophysiology of Photoaging of the Skin dijelaskan bahwa paparan UV menjadi faktor utama penuaan kulit, termasuk perubahan struktur yang dapat membuat kulit terlihat "lelah" dan kurang bercahaya. Yups, paparan sinar UV tetap dapat merusak kulit meskipun sudah menggunakan skincare, terutama jika sunscreen tidak digunakan secara optimal (baik karena SPF kurang memadai, pemakaian tidak rutin, maupun tidak melakukan re-apply).
Radiasi UV pun mempercepat proses photo-aging dengan merusak struktur penting kulit seperti kolagen dan elastin, sehingga memicu pigmentasi yang tidak merata, serta membuat tekstur kulit menjadi lebih kasar. Perubahan struktural ini menurunkan kualitas permukaan kulit sehingga cahaya tidak dapat terpantul dengan baik, serta menyebabkan kulit tampak kusam, lelah, dan kurang sehat.
Nah, sekarang kamu sudah tahu kenapa wajah tetap kusam meski sudah rutin memakai skincare kan? Artinya, ada faktor lain yang perlu diperhatikan, mulai dari kondisi kulit, pemakaian produk, hingga kebiasaan sehari-hari yang sering dianggap sepele.


















