Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install
For
You

Cara Sikat Gigi yang Benar dan Bersih, Jangan Sembarangan!

Cara Sikat Gigi yang Benar dan Bersih, Jangan Sembarangan!
freepik.com/freepik
Intinya Sih
  • Menyikat gigi yang benar dilakukan selama dua menit dengan sudut 45 derajat ke arah gusi, menggunakan tekanan lembut dan sikat berbulu halus agar pembersihan lebih optimal.
  • Sikat gigi elektrik dapat membantu membersihkan lebih efektif karena kepala sikat berputar otomatis, namun tetap perlu digunakan perlahan pada setiap gigi dan disertai pembersihan lidah.
  • Waktu terbaik menyikat gigi adalah dua kali sehari, pagi dan malam sebelum tidur, untuk mencegah plak, bau mulut, serta menjaga kesehatan gusi dan warna alami gigi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Kesehatan gigi dan mulut menjadi cerminan kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Pasalnya, masalah pada rongga mulut bisa berdampak pada kesehatan tubuh, meningkatkan risiko berbagai penyakit, serta gangguan kesehatan lain apabila kebersihannya tidak dijaga.

Apalagi jika kamu menyikat gigi dengan cara yang kurang tepat. Kira-kira, apakah kamu sudah menyikat gigi dengan benar selama ini? Yuk, cari tahu cara sikat gigi yang benar menurut dokter gigi di bawah ini.

Table of Content

1. Bagaimana cara sikat gigi yang benar?

1. Bagaimana cara sikat gigi yang benar?

cara sikat gigi yang benar
pexels.com/Sarah Chai

Cara sikat gigi yang benar ialah dengan menggunakan sikat gigi yang berbulu lembut. Menyikat gigi ini membutuhkan waktu sekitar 2 menit. Berikut langkah-langkahnya.

  1. Basahi sikat gigi dengan sedikit air. Letakkan sedikit pasta gigi dengan ukuran kira-kira sebesar kacang polong di kepala sikat gigi.
  2. Posisikan bulu sikat pada permukaan gigi dekat dengan tepi gusi membentuk sudut 45 derajat. Lalu, dengan tekanan ringan, gerakan sikat gigi maju-mundur pendek-pendek (getaran), 10-20x pada satu area, lalu geser ke area berikutnya.
  3. Setelah menyikat area permukaan luar gigi, bersihkan area permukaan gigi belakang bagian dalam.
  4. Untuk permukaan dalam gigi depan, posisi sikat vertikal dan gunakan ujung bulu sikat dengan gerakan naik-turun secara lembut. Dilanjutkan penyikatan gigi pada area permukaan kunyah gigi.
  5. Buang sisa pasta gigi ke wastafel yang bersih. Akhiri dengan berkumur menggunakan air dingin.

2. Cara sikat gigi yang benar menggunakan sikat gigi elektrik

Selain sikat gigi biasa, sikat gigi elektrik dikenal lebih efektif dalam membersihkan gigi. Menyikat gigi dengan sikat gigi elektrik ini sedikit berbeda karena kepala sikat berputar atau bergetar dengan sendirinya. Berikut langkah-langkah sikat gigi dengan electric toothbrush.

  1. Siapkan sikat gigi dengan membilasnya menggunakan sedikit air. Tambahkan pasta gigi sebesar kacang polong di atasnya.
  2. Nyalakan sikat gigi elektrik dan mulai dari bagian belakang gigi bawah. Pegang kepala sikat dengan sudut sekitar 45 derajat ke arah garis gusi.
  3. Berikan tekanan ringan, lalu gerakkan secara teratur satu demi satu sambil membersihkan setiap gigi dengan kepala sikat yang berputar dan bergetar.
  4. Pindah ke bagian belakang gigi atas, lalu lakukan hal yang sama. Bersihkan satu per satu gigi secara perlahan.
  5. Gunakan kepala sikat elektrik untuk membersihkan lidah dengan menggerakkannya perlahan di permukaan lidah.
  6. Terakhir, buang sisa pasta gigi ke wastafel yang bersih dan berkumur.

3. Hal-hal yang perlu diperhatikan saat menyikat gigi

cara sikat gigi yang benar
pexels.com/Andrea Piacquadio

Saat hendak menyikat gigi, kamu perlu menyiapkan alat-alat yang diperlukan, seperti sikat gigi, pasta gigi fluoride, benang gigi, dan obat kumur (opsional). Sikat gigi ini sebaiknya diganti setiap 3-4 bulan. Jika sudah lama dipakai, bulunya akan rusak sehingga tidak bisa membersihkan gigi dengan baik.

Menurut American Dental Association, pasta gigi fluoride umumnya menjadi pilihan terbaik bagi orang dewasa karena bisa membantu memperkuat gigi dan mencegah kerusakan. Sayangnya, anak-anak yang masih sangat kecil perlu berhati-hati dalam penggunaannya.

Penggunaan fluoride untuk anak-anak tersebut bisa disesuaikan tergantung usia. Misalnya, anak di bawah 3 tahun yang sudah mulai tumbuh gigi cukup sedikit saja seukuran sebutir beras. Lalu untuk usia 3-6 tahun, bisa mulai menggunakan pasta gigi sebesar kacang polong. Jika khawatir tertelan, kamu bisa mempertimbangkan pasta gigi tanpa fluoride khusus anak.

4. Kapan waktu yang tepat untuk menyikat gigi?

Setelah mengetahui cara sikat gigi yang benar, kamu mungkin juga bertanya-tanya kapan waktu yang dianjurkan untuk menyikat gigi. Waktu sikat gigi yang direkomendasikan oleh para ahli kesehatan gigi ialah dua kali sehari.

  • Pagi hari
    Pada dasarnya, tidak ada literatur yang menyatakan spesifik waktu terbaik untuk menyikat gigi sebelum atau sesudah makan. Kedua waktu ini merupakan preferensi masing-masing, dengan catatan perlu jeda waktu antara 30-60 menit untuk menyikat gigi setelah makan atau sarapan.
  • Malam hari sebelum tidur
    Malam hari menjadi waktu yang tidak boleh dilewatkan untuk menyikat gigi. Saat tidur, produksi air liur berkurang sehingga bakteri lebih mudah berkembang. Oleh karena itu, kamu perlu menyikat gigi sebelum tidur untuk membantu membersihkan plak dan melindungi gigimu dari kerusakan sepanjang malam.

5. Manfaat menyikat gigi dengan benar

cara sikat gigi yang benar
pexels.com/Helena Lopes

Gigi dan mulut menjadi pintu masuk makanan ke dalam tubuh. Jika tidak dibersihkan, sisa makanan bisa menumpuk di sela-sela gigi dan gusi dan bisa menjadi tempat berkembangnya bakteri. Bakteri tersebut akan merusak lapisan gigi dan menyebabkan masalah lain seperti gigi berlubang, plak, hingga infeksi gusi.

Bahkan, jika dibiarkan begitu saja, infeksi ini bisa berdampak pada organ lain seperti jantung dan paru-paru. Menyikat gigi secara teratur dan benar berguna untuk membersihkan plak dan sisa makanan, mencegah gigi berlubang, menjaga kesehatan gusi, mengurangi bau mulut, dan menjaga warna alami gigi.

6. Kesalahan umum dalam menyikat gigi

Meskipun terlihat sepele, ada beberapa kebiasaan yang bisa membuat menyikat gigi jadi kurang efektif atau bahkan merusak, antara lain:

  • Menyikat gigi terlalu keras
    Jika kamu menggunakan sikat gigi biasa, sebaiknya hindari sikat gigi terlalu keras. Sebab, hal ini bisa melukai gusi dan merusak lapisan gigi.
  • Menyikat gigi terburu-buru
    Selain menyikat gigi terlalu keras, jangan menyikat gigi secara terburu-buru. Menyikat terlalu cepat justru bisa membuat tidak semua permukaan gigi tersikat dengan baik.
  • Menggunakan sikat gigi terlalu lama
    Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, kamu perlu mengganti sikat gigimu setiap 3-4 bulan sekali. Bulu sikat yang rusak, tentunya tidak bisa digunakan untuk membersihkan gigi secara optimal.
  • Hanya menyikat gigi sekali dalam sehari
    Kesalahan umum lainnya yang perlu kamu hindari yaitu menyikat gigi hanya sekali dalam sehari. Hal ini perlu diperbaiki karena tidak cukup untuk menjaga kebersihan dan kesehatan mulut jika kamu hanya sikat gigi sekali saja dalam satu hari.

Itulah penjelasan terkait cara sikat gigi yang benar beserta kesalahan umum dalam menyikat gigi yang perlu dihindari. Jadi, caramu menyikat gigi selama ini sudah benar apa belum?

FAQ seputar cara sikat gigi yang benar

Kapan waktu terbaik untuk menyikat gigi?

Sikat gigi setidaknya dua kali sehari, yaitu setelah sarapan dan sebelum tidur.

Bagaimana cara menyikat gigi yang benar?

Gunakan gerakan membentuk sudut sekitar 45 derajat ke arah gusi, lalu sikat seluruh permukaan gigi secara merata.

Kapan sebaiknya mengganti sikat gigi?

Sikat gigi sebaiknya diganti setiap tiga hingga empat bulan sekali atau lebih cepat jika bulunya sudah rusak.

Referensi:

American Dental Association. "Toothbrushes". Diakses pada April 2026.

Ceveland Clinic. "How to Properly Brush Your Teeth". Diakses pada April 2026.

EMC Healthcare. "Find Out How to Brush Your Teeth Properly". Diakses pada April 2026.

Harvard Health Publishing. "What's the Right Way to Brush Your Teeth?". Diakses pada April 2026.

Heathline. "How to Brush Your Teeth Properly". Diakses pada April 2026.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nafi Khoiriyah
EditorNafi Khoiriyah

Related Articles

See More