Popbela's Playlist: Celebration of Life

- Popbela’s Playlist: Celebration of Life menyoroti rilisan terbaru dari musisi perempuan seperti Hilary Duff, Bebe Rexha, WILLOW, dan Nowela Mikhelia yang merayakan perjalanan hidup serta keberanian mereka.
- Hilary Duff hadir dengan album “luck… or something” yang menggali sisi personalnya sebagai ibu dan perempuan dewasa, sementara Bebe Rexha meluncurkan single “Çike Çike” lewat strategi interaktif bersama penggemar.
- WILLOW mengekspresikan proses penyembuhan diri lewat album “petal rock black”, sedangkan Nowela Mikhelia mempersembahkan single “MAMAE” sebagai bentuk cinta dan kebanggaan terhadap tanah kelahir
Tak sekadar hiburan, musik juga bisa menjadi ruang refleksi, perayaan, sekaligus pelipur lara. Lewat Popbela's Playlist: Celebration of Life, Popbela melakukan kurasi rilisan terbaru yang merayakan perjalanan, pertumbuhan, dan keberanian untuk terus melangkah di tengah dinamika hidup.
Bersiaplah untuk mendengarkan album terbaru dari Hilary Duff dan WILLOW, serta single terbaru dari Bebe Rexha dan Nowela Mikhelia. Karya-karya ini adalah wujud selebrasi para musisi perempuan dalam merayakan hidup mereka, meski harus menempuh jalan yang berliku dan penuh kerinduan.
luck...or something - Hilary Duff
Hilary Duff akhirnya merilis album studio keenamnya yang sudah sangat lama dinantikan, luck… or something. Album beisi 11 lagu ini ditulis oleh sang penyanyi sendiri dan juga diproduseri oleh sang suami, peraih GRAMMY® Awards Matthew Koma (Britney Spears, P!nk), serta Brian Phillips (Alec Benjamin, blink-182).
Di tengah tarik-ulur antara kekacauan dan kejernihan dalam menjalani peran sebagai ibu, istri, serta perempuan di usia 30-annya, Hilary Duff menciptakan kumpulan lagu yang membuka sudut-sudut terdalam dunia batinnya. Ia membahas rasa kerinduan tersembunyi, rasa tidak aman yang sunyi, pikiran-pikiran mengganggu, hingga obsesi paling personal lewat karya terbarunya ini.
“Aku sering ditanya bagaimana aku bisa tetap waras setelah tumbuh besar di industri ini. Judul album ini adalah caraku menjawab pertanyaan itu, terasa tepat untuk sebuah album yang merefleksikan di mana aku berdiri sekarang dan semua yang telah kulalui,” ujarnya.
"Weather For Tennis” terpilih menjadi lagu utama dalam luck… or something. Album ini turut memuat single yang telah lebih dulu dirilis, yaitu “Mature” dan juga “Roommates”.
"Çike Çike” - Bebe Rexha
Bebe Rexha memperkenalkan “Çike Çike”, single kedua dari album yang akan ia rilis pada 12 Juni nanti, DIRTY BLONDE. Uniknya, single ini dirilis terlebih dahulu berkat voting dari para penggemarnya di website super.areudirty.com.
For your information, Bebe Rexha memang sedang mencoba strategi baru untuk memperkenalkan album terbarunya. Ia melibatkan langsung penggemarnya untuk memilih lagu-lagu pra-rilis. Ia bahkan mengundang kreativitas publik untuk menggunakan potongan klip-klip, me-remix, dan menginterpretasikan materi musiknya di media sosial, sembari ia membagikan cuplikan dari versi lengkap single-single yang akan datang.
“Babak baru dalam karirku ini berpusat kepada kebebasan kreatif. Aku mengikuti instingku, memercayai suaraku, dan akhirnya melakukan segalanya sesuai dengan cara-cara yang aku inginkan. Aku telah belajar banyak, aku telah menjalani banyak hal, dan aku mengenali diriku lebih jauh. Mengikuti instingku telah menjadi salah satu keputusan terbaik dalam karirku. Era ini berani, meledak-ledak, dan unapologetic. Tanpa filter, tanpa batasan. Album ‘DIRTY BLONDE’ adalah aku yang merayakan diriku sebenarnya,” ungkapnya.
petal rock black - WILLOW
WILLOW resmi merilis album ketujuh bertajuk petal rock black. Tak hanya berperan sebagai penyanyi, ia turut berperan sebagai produser album berisi 12 lagu ini. Album ini tercipta dari prosesnya menghadapi kehilangan pribadi serta membangun kembali dirinya dalam kesunyian studio.
Ia menggambarkan album ini sebagai persembahan personal yang menghormati kerja keras dalam proses penciptaan: tentang diri, tentang suara, tentang komunitas. Menurutnya, petal rock black adalah perayaan kehidupan, dedikasi artistik, dan semua orang yang menggunakan tangan mereka untuk menggeser budaya menuju sesuatu yang lebih indah.
Dalam petal rock black, WILLOW menggandeng nama-nama seperti George Clinton, Tune-Yards, serta kembali bekerja sama dengan Kamasi Washington yang sebelumnya tampil dalam lagu “ceremonial contrafact” versi empathogen deluxe.
"MAMAE" - Nowela Mikhelia
Berkat kecintaannya terhadap tanah kelahirannya, Papua, Nowela Mikhelia menghadirkan single "MAMAE". Judul lagu ini diambil dari ekspresi khas dalam bahasa sehari-hari di Papua, yang digunakan untuk menunjukkan rasa kagum atau keterkejutan.
“Mamae itu ekspresi kekaguman. Kata ini ada di reff dan menunjukkan bahwa hati saya benar-benar jatuh cinta sama Papua,” jelasnya.
Secara personal, lagu ini merekam memori masa kecil Nowela yang tumbuh besar di Papua. Lirik-liriknya menggambarkan kedekatannya dengan alam saat kecil. Seperti berlari di hutan, bermain di sungai, hingga kekayaan alam yang tersirat dalam kalimat ‘emas di bawah kaki kami di Papua’.
Penulisan "MAMAE" menjadi salah satu proses yang paling berkesan dalam karier bermusiknya. Ditulis bersama Kaleb J dan Belanegara Abe, lagu ini mengalir dengan cepat dan penuh rasa. Nowela mengaku bisa menyelesaikannya hanya dalam satu pertemuan saja.
"MAMAE" dibalut dengan aransemen tropikal yang hangat, menghadirkan atmosfer yang membawa pendengar seolah berada di pantai Papua. Nowela berharap, lagu ini bisa membuat lebih banyak orang mengenal keindahan Papua, mulai dari alamnya, budayanya, hingga masyarakatnya yang mencintai dan memperjuangkan tanahnya.


















