Zayn Malik Rilis Album 'Konnakol' April 2026, Usung Visual Macan Tutul Salju

Zayn Malik mengumumkan album studio terbarunya, Konnakol, yang akan dirilis pada 17 April 2026 di bawah naungan Mercury Records/Island Records UK.
Judul Konnakol memiliki makna budaya Asia Selatan bagi Zayn dan merefleksikan proses pendewasaan dirinya dalam memahami identitas dan warisan budaya.
Album Konnakol menandai kembalinya Zayn ke genre pop dengan pendekatan yang lebih matang, emosional, dan berlapis serta visual macan tutul salju sebagai simbol penting di Asia Selatan.
Zayn Malik resmi mengumumkan album studio terbarunya yang berjudul Konnakol. Kabar ini disampaikan langsung oleh penyanyi asal Inggris tersebut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Kamis, 5 Februari 2026. Album Konnakol dijadwalkan rilis pada 17 April 2026 di bawah naungan Mercury Records/Island Records UK.
Album ini akan menjadi rilisan studio kelima Zayn setelah Room Under the Stairs yang dirilis pada 2024. Pengumuman tersebut datang tak lama setelah Zayn menyelesaikan rangkaian residensi konser tujuh malam di Dolby Live at Park MGM, Las Vegas, yang berakhir pada 31 Januari 2026.
“Saatnya tiba lagi, saya cukup beruntung bisa membuat album studio kelima,” tulis Zayn dalam unggahannya, sembari memperlihatkan artwork wajahnya yang divisualkan dengan elemen macan tutul salju.
Makna “Konnakol” dan akar budaya Asia Selatan
Judul Konnakol langsung mencuri perhatian karena sarat makna budaya. Secara harfiah, konnakol merupakan seni perkusi vokal dari tradisi musik klasik India Selatan, di mana suara manusia digunakan untuk menirukan pola ritmis instrumen perkusi.
Namun bagi Zayn, makna tersebut jauh lebih personal. Dalam pernyataan yang dikutip Variety pada Kamis, 5 Februari 2026, ia menjelaskan bahwa Konnakol bukan sekadar istilah musikal.
“Konnakol secara definisi adalah seni menciptakan suara perkusi dengan suara manusia, tetapi maknanya bagi saya jauh lebih dalam. Ini adalah suara yang menyimpan gema dari masa sebelum kata-kata ada,” ujar Zayn.
Ia menambahkan bahwa album ini merefleksikan proses pendewasaan dirinya dalam memahami identitas, asal-usul, serta warisan budaya Asia Selatan yang sejak awal selalu menjadi sumber inspirasinya.
“Saya selalu mengambil inspirasi dari warisan budaya saya sejak pertama kali mulai bermusik sendiri. Album ini merupakan pengembangan dari pemahaman itu; sekarang saya lebih memahami siapa saya, dari mana saya berasal, dan ke mana saya ingin pergi,” lanjutnya.
Arah musik Zayn di album Konnakol

Dari sisi musikal, Konnakol menandai kembalinya Zayn ke genre pop, warna musik yang pertama kali ia eksplorasi lewat album debutnya Mind of Mine pada 2016. Meski demikian, pendekatan yang diambil disebut lebih matang, emosional, dan berlapis, dengan perpaduan unsur modern pop serta elemen budaya asalnya.
Sebagai pembuka era album ini, Zayn akan merilis single utama berjudul "Die For Me" pada Jumat, 6 Februari 2026. Lagu tersebut disebut memberi gambaran awal tentang arah musikal baru yang lebih berani dan eksperimental, namun tetap mudah terhubung dengan pendengar.
Sebelumnya, Zayn sempat membawakan "Die For Me" secara langsung dalam residensi konsernya di Las Vegas pada Januari lalu. Dalam penampilan tersebut, ia juga memperkenalkan beberapa materi baru lain yang belum dirilis, seperti “Nusrat”, “Used To The Blues”, “Fatal”, dan “Take Turns”.
Usung visual macan tutul salju

Sampul album Konnakol menampilkan sosok macan tutul salju, simbol yang memiliki keterkaitan erat dengan Asia Selatan. Visual ini dipilih sebagai representasi kekuatan, intuisi, dan refleksi diri—selaras dengan tema pencarian identitas yang diusung album tersebut.
“Macan tutul salju, simbol yang sangat penting di Asia Selatan, pada sampul album menunjukkan betapa dalam warisan budayanya telah menginspirasi album ini,” ungkap Zayn.
Menariknya, visual macan tutul salju tersebut sebelumnya kerap muncul di akhir setiap pertunjukan residensi Zayn di Las Vegas, yang kemudian dianggap penggemar sebagai petunjuk hadirnya proyek musik baru. Konnakol sendiri menjadi kelanjutan perjalanan panjang karier Zayn Malik.
Ia memulai kiprahnya di industri musik sebagai anggota boyband One Direction sebelum memutuskan keluar pada 2015 demi kebebasan artistik. Keputusan tersebut menjadi titik balik penting yang mengantarkannya pada kesuksesan solo lewat Mind of Mine, disusul album Icarus Falls, Nobody Is Listening, hingga Room Under the Stairs.
Itulah informasi mengenai album terbaru Zayn Malik berjudul Konnakol yang dijadwalkan rilis pada 17 April 2026, Bela!


















