7 Potret Prilly Latuconsina Resmi Bergabung Jadi Rescue Diver Red Bull Cliff Diving Bali 2026

Prilly Latuconsina resmi diumumkan sebagai rescue diver di ajang Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026, kabar ini ia bagikan melalui media sosial pada 22 Mei 2026.
Untuk mencapai posisi tersebut, Prilly menjalani pelatihan intensif sejak 2023 hingga akhirnya lolos sebagai penyelam penyelamat profesional setelah melewati berbagai tantangan fisik dan mental.
Pada hari pertama bertugas, Prilly menghadapi ombak besar dan arus kuat namun tetap menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh dedikasi, mendapat dukungan hangat dari kekasihnya Omara Esteghlal.
Prilly Latuconsina kembali mencuri perhatian lewat pencapaian barunya sebagai rescue diver di ajang Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026. Kabar membanggakan itu dibagikan langsung oleh Prilly melalui media sosial pribadinya pada Jumat (22/5/2026).
Ia mengaku tak pernah menyangka hobinya di dunia diving bisa membawanya menjadi bagian penting dalam kompetisi olahraga ekstrem tingkat dunia. Untuk mencapai posisi tersebut, Prilly harus melewati berbagai training dan tantangan fisik yang tidak mudah.
Hari pertamanya bertugas pun langsung dihadapkan dengan ombak besar, arus kencang, hingga air laut yang dingin. Berikut 7 potret sekaligus cerita lengkap perjalanan Prilly Latuconsina menjadi rescue diver di Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026, Bela!
1. Prilly Latuconsina umumkan resmi jadi rescue diver

Prilly Latuconsina membagikan kabar bahagia lewat unggahan media sosialnya dengan mengumumkan bahwa dirinya resmi menjadi rescue diver dalam kompetisi Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026.
“Resmi jadi rescue diver untuk @redbullcliffdiving competition!” tulis Prilly dalam caption unggahannya pada Jumat (22/5/2026).
Pencapaian ini langsung menuai banyak pujian dari netizen karena menunjukkan sisi lain Prilly yang selama ini dikenal aktif mengeksplorasi berbagai hal baru di luar dunia hiburan.
2. Tak menyangka hobi diving membawanya ke ajang dunia

Prilly mengaku tidak pernah membayangkan bahwa hobinya menyelam bisa berkembang menjadi pengalaman profesional yang begitu besar. Baginya, diving yang awalnya hanya menjadi aktivitas untuk melawan rasa takut kini justru menjadi zona nyaman baru.
“Nggak nyangka diving bisa menjadi olahraga yang sangat menenangkan!” tulisnya dalam unggahan lama saat pertama kali mencoba diving.
Kini, hobi tersebut bahkan membawanya dipercaya menjadi bagian penting dalam sistem keselamatan kompetisi olahraga ekstrem tingkat dunia.
3. Melewati training panjang sebelum jadi rescue diver

Untuk mencapai posisi ini, Prilly harus menjalani berbagai training dan persiapan serius. Ia mulai mendalami dunia diving sejak 2023, lalu memulai pelatihan khusus rescue diver pada 2024.
“Setelah melewati semua training, akhirnya bisa sampai di titik ini!” ungkapnya.
Dedikasi tersebut membuktikan bahwa Prilly tidak sekadar menjalani hobi untuk bersenang-senang, tetapi benar-benar menekuninya hingga level profesional. Keberhasilannya menjadi rescue diver pun menjadi hasil dari latihan konsisten selama bertahun-tahun.
4. Hari pertama bertugas langsung hadapi ombak dan arus kencang

Di hari pertama bertugas, Prilly langsung menghadapi kondisi laut yang cukup berat. Ombak besar dan arus kuat menjadi tantangan utama yang harus dihadapi demi memastikan posisi penyelamatan tetap aman.
“Hari pertama medannya benar-benar gak gampang. Ombak besar, arus kencang, air dingin, dan harus terus berenang melawan arus supaya tetap stay di posisi rescue,” tulisnya.
Menurut Prilly, pengalaman tersebut sangat menguras tenaga sekaligus mental. Meski begitu, ia tetap merasa bangga karena dipercaya memegang tanggung jawab penting dalam kompetisi tersebut.
5. Menganggap tugas rescue diver sebagai tanggung jawab besar

Prilly menegaskan bahwa perannya sebagai rescue diver bukan hanya pekerjaan biasa. Ia menyadari keselamatan atlet juga berada di tangan tim penyelamat yang berjaga di area kompetisi.
“Buat aku ini bukan cuma pekerjaan, tapi tanggung jawab besar, karena keselamatan atlet juga ada di tangan kami. Akan jadi pengalaman berharga dan nggak terlupakan!” tulisnya.
Pandangan tersebut membuat banyak netizen kagum karena Prilly menunjukkan keseriusan dan profesionalisme dalam menjalani peran barunya di dunia diving.
6. Selalu pastikan peralatan diving aman sebelum bertugas

Sebelum memulai tugas penyelamatan, Prilly juga membagikan momen saat dirinya mengecek seluruh perlengkapan diving. Baginya, seorang rescue diver wajib memastikan keamanan diri sendiri terlebih dahulu sebelum membantu orang lain.
Prinsip tersebut menjadi bagian penting dalam prosedur keselamatan para penyelam profesional. Dengan kondisi medan yang ekstrem, seluruh alat diving harus dipastikan berfungsi dengan baik agar proses penyelamatan berjalan aman.
7. Dapat dukungan penuh dari Omara Esteghlal

Pencapaian Prilly juga mendapat dukungan penuh dari sang kekasih, Omara Esteghlal. Meski belum bisa hadir langsung menyaksikan kompetisi di Bali, Omara tetap mengungkapkan rasa bangganya lewat media sosial.
“Hebat kali kauuu sayang!!!!!! Prilly menjadi satu-satunya official Scuba Rescue untuk Redbull Cliff Diving Competition. Memang keren kaliii kau. Aku tak bisa datang nonton kau, tapi minta video-video dari sana,” tulis Omara.
Dukungan tersebut semakin melengkapi kebahagiaan Prilly atas pencapaian barunya sebagai rescue diver profesional di ajang olahraga ekstrem internasional.
Itulah 7 potret Prilly Latuconsina saat mengumumkan dirinya resmi bergabung sebagai rescue diver di Red Bull Cliff Diving World Series Bali 2026. Selamat untuk pencapaian baru Prilly, semoga semakin sukses menjalani karier sekaligus hobinya di dunia diving profesional.


















