Intip 10 Detail Interior Apartemen Peggy Gou di Berlin yang Estetik

Intinya Sih
- Apartemen Peggy Gou di Berlin menonjol dengan gaya eklektik yang memadukan desain kontemporer, warna vibrant, dan sentuhan pop culture yang mencerminkan kepribadiannya.
- Setiap ruang dihiasi furnitur unik seperti sofa karya Pierre Augustin Rose, meja kopi daur ulang Dirk Vander Kooij, serta instalasi seni dari Olafur Eliasson dan Wonwoo Lee.
- Peggy memiliki studio musik bergaya retro dengan dominasi warna oranye dan biru elektrik, lengkap dengan koleksi vinyl serta rancangan interior oleh Kristin Hoos dan Sigurd Larsen.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
DJ sekaligus musisi asal Korea Selatan, Peggy Gou, dikenal sangat unik. Dikenal sebagai pelopor musik Gou-Mania hingga fashion icon dan trendsetter streetwear. Tak hanya penampilan, apartemennya di Berlin pun menjadi manifestasi sempurna dari perjalanan hidupnya.
Bertolak belakang dengan lanskap kota Berlin yang kerap diidentikkan dengan nuansa beton, arsitektur kelabu, atau lingkungan techno yang dingin, apartemen milik Peggy Gou justru hadir bergaya eklektik.
Dari studio musik hingga elemen pop culture lainnya, yuk kita intip detail interior apartemen Peggy Gou yang artsy, viral dan mencuri perhatian.
1. Apartemen Peggy di Berlin menampilkan perpaduan yang apik antara desain kontemporer, warna-warna vibrant serta tekstur yang unik.

2. Sebelum ganti jadi sofa hijau, ruang santainya dihiasi sofa 370 biru muda karya Pierre Augustin Rose yang jadi tempat istirahat atau mirror selfie.

3. Di belakangnya, ada rak kayu estetik buatan studio Johannes Grune untuk menyimpan buku dan action figure favoritnya, memberi aksen pop culture.

4. Meja kopi dari plastik daur ulang karya Dirk Vander Kooij di tempatkan di depan sofa yang nggak hanya mempercantik penampilan, tapi juga fungsional

5. Di dinding, terpajang instalasi You Are My Burning Light karya Wonwoo Lee yang diganti dengan Daylight solidarity, artwork karya Olafur Eliasson.

6. Elemen menarik lainnya adalah karpet. Dari warna bold hingga pastel, setiap ruangannya dihiasi karpet yang mempercantik hunian.

7. Salah satunya, karpet asimetrik dari Say Touché bergaya vintage-Persia yang estetik sekaligus bikin rebahan di lantai jadi lebih nyaman.

8. Peggy juga punya studio musik di apartemen dengan perpaduan warna oranye dan biru elektrik, ditambah pencahayaan hangat yang memberi vibes retro.

9. Tak hanya dikelilingi alat musik dan iMac, studionya makin berkarakter berkat koleksi vinyl melimpah di rak kayu dan turntable yang siap beraksi.

10. Kabarnya, Peggy merancang apartemen ini bersama desainer interior Berlin, Kristin Hoos, sementara Sigurd Larsen mendesain studio musiknya.

Detail mana dari apartemen Peggy Gou yang bikin kamu terinspirasi?






















