Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

7 Cara Mengurangi Doomscrolling agar Pikiran Lebih Tenang

3 min read
7 Cara Mengurangi Doomscrolling agar Pikiran Lebih Tenang
pexels.com/hoang anh
  • Doomscrolling adalah kebiasaan menggulir konten negatif secara terus-menerus yang dapat memperburuk suasana hati, memicu stres, kecemasan, dan kelelahan mental.

  • Penggunaan media sosial dapat dikendalikan dengan membatasi waktu akses, mematikan notifikasi push, membuat zona bebas ponsel, serta mengalihkan dorongan scrolling ke aktivitas fisik ringan.

  • Kurasi sumber informasi dan akun yang diikuti, lakukan meditasi mindfulness, serta pertimbangkan konsultasi dengan terapis bila kebiasaan doomscrolling tetap sulit dikurangi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Hampir setiap hari kamu pasti pernah menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar. Namun, kira-kira kapan kebiasaan scrolling-mu mulai berubah menjadi doomscrolling, Bela?

Istilah doomscrolling sebenarnya merujuk pada kebiasaan terus-menerus menggulir konten negatif atau menyedihkan, meskipun konten itu bisa membuat mood-mu makin buruk.

Sayangnya jika dibiarkan, paparan negatif tersebut bisa membuat kamu makin stres, cemas, hingga memicu kelelahan mental. Lantas, bagaimana cara mengurangi doomscrolling? Yuk, simak tipsnya!

  1. 1. Batasi penggunaan media sosial

    cara mengurangi doomscrolling
    pexels.com/hoang anh

    Cara mengurangi doomscrolling yang pertama bisa kamu lakukan dengan menetapkan batasan waktu untuk bermain media sosial atau membaca berita.

    Misalnya, kamu bisa menetapkan batasan waktu maksimal 30 menit sepulang kerja atau sekolah untuk membuka aplikasi berita dan media sosial.

  2. 2. Matikan notifikasi push

    Melansir Mental Health Foundation, salah satu cara mengurangi doomscrolling lainnya adalah dengan mematikan notifikasi dari media sosial atau aplikasi yang sering membuat kamu refleks membuka ponsel.

    Caranya, cukup masuk ke pengaturan ponsel dan pilih aplikasi mana yang boleh mengirim notifikasi. Dengan begitu, kamu bisa lebih tenang dan tidak terus-terusan terdorong mengecek informasi terbaru yang akan memicu kecemasan.

  3. 3. Buat zona bebas ponsel

    cara mengurangi doomscrolling
    pexels.com/Đan Thy Nguyễn Mai

    Kalau kamu punya kebiasaan membuka media sosial saat makan atau sebelum tidur, coba tetapkan area tertentu sebagai zona bebas ponsel. Misalnya, meja makan atau kamar tidur menjadi tempat untuk benar-benar lepas dari layar.

    Lewat cara tadi, kamu bisa menikmati waktu istirahat atau makan tanpa godaan mengecek notifikasi yang muncul setiap beberapa menit. Awalnya mungkin terasa aneh, tapi lama-lama bisa membuat pikiranmu lebih rileks dan menikmati waktu berkualitas tanpa terganggu oleh notifikasi tiap beberapa menit tersebut.

  4. 4. Alihkan perhatian dengan aktivitas lainnya

    Coba alihkan perhatian dari layar ponsel saat keinginan doomscrolling mulai muncul. Daripada terus scrolling media sosial, kamu bisa melakukan aktivitas lain yang lebih menyehatkan, seperti berjalan kaki santai atau jogging di sekitar rumah.

    Selain membantu memutus kebiasaan menatap layar terlalu lama, aktivitas fisik ringan ini juga bisa meningkatkan kesehatan fisik dan mentalmu secara keseluruhan, lho.

  5. 5. Kurasi informasi yang dibaca

    cara mengurangi doomscrolling
    pexels.com/Vova Kras

    Di sisi lain, solusi mengurangi doomscrolling bisa dengan memilih sumber berita dan akun media sosial yang memberikan informasi secara objektif dan tidak terus-menerus memicu rasa cemas. Batasi juga jumlah situs atau konten yang kamu baca dalam sehari agar kebiasaan doomscrolling tidak makin sulit dikendalikan.

    Tak ada salahnya juga melakukan unfollow atau mute akun yang terlalu sering menyajikan konten negatif. Sebaliknya, isi feed dengan informasi yang positif, edukatif, dan membangun supaya aktivitas online lebih sehat dan terhindar dari stres berlebihan.

  6. 6. Pertimbangkan meditasi mindfulness

    Coba lakukan meditasi mindfulness untuk menenangkan pikiran dan mengurangi keinginan terus mencari informasi negatif di media sosial. Luangkan beberapa menit untuk berhenti sejenak dari layar dan fokus pada apa yang sedang kamu rasakan.

    Kebiasaan ini juga dapat membantumu lebih sadar terhadap emosi dan lingkungan sekitar tanpa buru-buru menghakiminya. Lalu, berusahalah untuk menerimanya secara terbuka. Meditasi akan melatih otak untuk tidak berpusat pada kecemasan atau hal buruk yang belum terjadi.

  7. 7. Minta bantuan profesional

    cara mengurangi doomscrolling
    pexels.com/Vitaly Gariev

    Terakhir, jika kebiasaan doomscrolling terasa sulit untuk dikurangi meskipun sudah mencoba berbagai cara, kamu bisa mempertimbangkan berkonsultasi dengan terapis. Terutama, terapis yang berpengalaman dalam terapi perilaku kognitif (CBT).

    Melalui terapi tersebut, kamu bisa memahami pemicu di balik kebiasaan doomscrolling sekaligus mencari cara yang lebih sehat untuk mengelolanya.

    Itulah beberapa cara mengurangi doomscrolling agar kamu terhindar dari efek negatif dari kebiasaan tersebut. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More