7 Cara Memulai Financial Wellness di Usia 20-an, Bijak Kelola Uang

Cara memulai financial wellness di usia 20-an bisa dilakukan secara pelan-pelan dengan langkah sederhana.
Mulailah dari memahami arus uang, dana darurat, mengelola utang, sampai menentukan tujuan dan mempelajari investasi.
Tak perlu tunggu mapan atau bergaji besar untuk mulai. Kebiasaan simpel sejak dini justru bantu kamu lebih siap untuk masa mendatang.
Memasuki usia 20-an, urusan finansial akan terasa lebih serius. Bukan cuma soal punya penghasilan sendiri, tetapi juga mulai belajar mengatur uang dengan lebih bijak.
Kabar baiknya, membangun financial wellness tidak harus menunggu punya gaji besar. Cara memulai financial wellness di usia 20-an ini bisa membuat keuangan lebih sehat dan terarah. Yuk, cari tahu dan terapkan!
Table of Content
1. Kenali ke mana uang kamu pergi

pexels.com/Anna Tarazevich Cara memulai financial wellness di usia 20-an yang pertama adalah memahami perputaran keuangan. Catat penghasilan dan berbagai pengeluaran, mulai dari kebutuhan primer hingga sekunder.
Dengan mengetahuinya, kamu bisa melihat apakah pengeluaran sudah sesuai dengan kemampuan. Cara ini juga membantu menentukan banyak uang yang masih bisa dialokasikan untuk tabungan.
2. Mulai bangun dana darurat

canva.com/designer491 Setelah mengetahui kondisi pengeluaran, kamu bisa mulai memikirkan dana darurat. Biaya kesehatan hingga penghasilan yang sedang tidak stabil bisa lebih mudah dihadapi ketika kamu memiliki cadangan.
Ketika menyiapkan dana darurat, kamu tidak perlu langsung menargetkan nominal besar. Mulailah dengan target satu bulan penghasilan, kemudian tingkatkan secara bertahap.
3. Prioritaskan utang dengan bunga tinggi

pexels.com/Defrino Maasy Kalau kamu masih punya utang atau cicilan, coba lihat mana yang perlu dibayar lebih dulu. Utang dengan bunga tinggi bisa membuat pengeluaran semakin besar karena kamu juga membayar bunganya.
Oleh karena itu, dahulukan utang dengan bunga paling tinggi. Setelah lunas, uang yang sebelumnya dipakai membayar utang bisa dialihkan ke dana darurat atau tujuan finansial lainnya.
4. Tentukan tujuan finansial

pexels.com/ Picas Joe Mengetahui kondisi keuangan saja ternyata belum cukup, lho. Kamu juga perlu menentukan tujuan agar lebih mudah mengatur uang dan menabung.
Di usia 20-an, kamu bisa mulai dari tujuan sederhana, seperti liburan, membeli kendaraan, pendidikan, atau menabung untuk rumah. Bedakan tujuan jangka pendek dan jangka panjang agar kamu tahu mana yang perlu didahulukan.
5. Buat rencana pengeluaran yang realistis

freepik.com/tirachardz Setelah punya tujuan finansial, sesuaikan pengeluaran dengan prioritas tersebut. Kamu tidak perlu memangkas semua hal yang membuatmu senang hanya demi menabung.
Justru, cara memulai financial wellness di usia 20-an bisa dilakukan dengan tetap bersenang-senang. Selama on budget dan tidak mengganggu kebutuhan utama, kamu tetap bisa menikmati hasil kerja dengan tenang.
6. Mulai belajar investasi

magnific.com/rawpixel-com Jika kondisi keuangan sudah lebih tertata, kamu bisa mulai belajar investasi. Di usia 20-an, kamu punya waktu yang cukup panjang untuk menyiapkan tujuan finansial.
Janganlah terburu-buru dalam memilih instrumen. Justru, kamu perlu kenali betul cara kerja dan risiko berbagai instrumen semasa belajar. Dengan demikian, kamu bisa menemukan instrumen investasi terbaik yang sesuai dengan keuangan dan tujuan masa depan,
7. Konsisten

freepik.com/ wayhomestudio Langkah terakhir dalam cara memulai financial wellness adalah menjaga kebiasaan yang sudah dibangun. Mencatat pengeluaran, menabung, hingga mengevaluasi keuangan secara rutin perlu dilakukan setiap bulan agar tetap terarah.
Kebiasaan ini memang membutuhkan waktu untuk terbentuk. Jadi, tidak perlu terburu-buru, cukup lakukan secara konsisten dan pelan-pelan.
Yuk, praktikkan cara memulai financial wellness di usia 20-an dari langkah kecil di atas. Selamat mencoba!




















