9 Pemain Sepak Bola Gen Z yang Curi Perhatian di Piala Dunia 2026

- Piala Dunia 2026 melahirkan banyak bintang muda Gen Z seperti Lamine Yamal, Jude Bellingham, dan Erling Haaland yang tampil gemilang dan mencuri perhatian dunia.
- Lamine Yamal membawa Spanyol juara, Bellingham memimpin Inggris hingga peringkat ketiga, sementara Haaland sukses mengantar Norwegia ke perempat final dengan performa luar biasa.
- Selain mereka, muncul juga talenta muda lain seperti Pau Cubarsí, Nico Williams, Désiré Doué, dan Michael Olise yang memperkuat dominasi generasi baru di panggung sepak bola dunia.
Meski telah berakhir, euforia Piala Dunia 2026 masih terasa. Ajang empat tahunan ini kembali memunculkan idol-idola baru di dunia sepak bola. Jika para millennial banyak mengidolakan Messi dan Ronaldo yang kabarnya akan segera pensiun, para Gen-Z justru terpukau dengan bintang muda Lamine Yamal, Jude Bellingham, dan Erling Haaland.
Yuk, kenalan dengan wajah baru sepak bola dunia yang didominasi Gen-Z dan curi perhatian selama Piala Dunia 2026.
Table of Content
1. Lamine Yamal

Lamine Yamal merupakan pesepak bola asal Spanyol yang lahir pada 2007. Ia menjadi wajah utama generasi baru Spanyol di Piala Dunia 2026 ini. Ia merupakan penyerang sayap yang jadi pilar utama Spanyol hingga berhasil membawa pulang piala emas. Di usianya yang baru 19 tahun, Yamal menunjukkan kematangan bermain yang jauh melampaui usianya. Ia menorehkan sejarah sebagai salah satu pemain termuda yang tampil dan memenangkan laga final Piala Dunia.
Menariknya, ia dulu merupakan bayi yang dimandikan Messi, sampai akhirnya bertanding di lapangan hijau dan mengalahkan Sang Legenda. Sebelum viral di Piala Dunia, Yamal sendiri sudah banyak menoreh prestasi, seperti Juara Euro 2024 bersama Spanyol, peraih berbagai rekor pemain termuda Barcelona dan Timnas Spanyol, hingga salah satu winger terbaik Eropa di usia belasan tahun.
2. Jude Bellingham

Selanjutnya ada Jude Bellingham yang ikut membuat banyak kaum hawa terpukau dengan keterampilannya di lapangan maupun karena pesonanya. Di usianya yang masih awal 20-an ini, Bellingham tampil sebagai pemimpin generasi baru Inggris. Ia menjadi salah satu pemain paling konsisten sepanjang turnamen dan bahkan masuk banyak versi Team of the Tournament berkat kepemimpinan, produktivitas, dan pengaruhnya di lini tengah.
Jude ikut membawa Inggris meraih peringkat ketiga Piala Dunia 2026, dengan menjadi pencetak gol terbanyak ketiga di turnamen dengan torehan 7 gol, termasuk gol spektakuler di laga perebutan tempat ketiga melawan Prancis. Jude sendiri lahir dengan nama Jude Victor William Bellingham pada 29 Juni 2003 di Stourbridge, Britania Raya.
3. Erling Haaland

Piala Dunia 2026 jadi laga Piala Dunia pertamanya. Meski bisa memilih Inggris karena merupakan kelahiran negara tersebut, namun ia tetap memilih membela Norwegia yang menjadi asalnya. Haaland mencuri perhatian karena tubuhnya yang tinggi besar, performa dan kemampuannya yang luar biasa, hingga jadi salah satu striker paling produktif di dunia.
Haaland berhasil membawa negaranya melangkah jauh di turnamen sampai babak 8 besar. Hal ini menunjukkan bahwa dirinya tetap menjadi salah satu penyerang paling menakutkan di sepak bola internasional. Di ajang tersebut, Haaland berhasil membuat 7 gol untuk Norwegia.
Haaland juga dikenal sebagai sahabat Jude Bellingham. Mereka sama-sama bintang muda berprestasi. Atlet kelahiran 21 Juli 2000 tersebut merupakan Juara Liga Champions dan berkali-kali menjadi top skor Liga Inggris.
4. Pau Cubarsí

Pemain muda lainnya dari Spanyol yang tak kala mencuri perhatian adalah Pau Cubarsí. Atlet kelahiran 22 Januari 2007 ini dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026 (FIFA Best Young Player Award).
Jika menjadi bek tengah biasanya membutuhkan pengalaman bertahun-tahun, Cubarsí berhasil enembus tim utama Barcelona saat masih remaja dan menjadi bek inti Spanyol di Piala Dunia 2026 ini.
Ia bahkan sangat tenang saat menghadapi penyerang kelas dunia, seperti Argentina di laga final. Kemampuannya dalam membaca permainan dan distribusi bolanya membuat banyak pengamat menyebutnya sebagai calon bek terbaik dunia.
5. Kylian Mbappé

Lahir sebagai Gen-Z awal pada 20 Desember 1998, Kylian Mbappé juga tak kalah mencuri perhatian selama Piala Dunia 2026 ini. Mbappé dikenal dengan prestasinya sebagai Juara Piala Dunia 2018, Golden Boot Piala Dunia 2022, dan salah satu pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Prancis.
Meski bukan lagi "wonderkid", Mbappé tetap menjadi mesin gol Prancis. Ia kembali tampil luar biasa dan meraih Golden Boot sebagai pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026, yakni 10 gol yang membuktikan konsistensinya sebagai salah satu penyerang terbaik dunia.
6. Julián Álvarez

Julián Álvarez digadang menjadi striker utama Argentina setelah era Lionel Messi mulai berakhir. Di Piala Dunia 2026 ini, ia mencuri perhatian karena menunjukkan kematangan sebagai striker elite. Julián memang menjadi partner utama Lionel Messi selama turnamen, tapi ia juga membuktikan bahwa dirinya mampu memikul tanggung jawab sebagai penyerang utama Argentina, bukan sekadar "pendamping" Messi. Selama kariernya, pesepak bola kelahiran 31 Januari 2000 ini telah mengoleksi hampir seluruh trofi bergengsi di tingkat klub maupun internasional.
7. Nico Williams

Nico adalah salah satu winger tercepat di Eropa, yang juga kreatif, konsisten, serta penuh kerja keras. Di ajang bergengsi dunia ini, Nico menjadi pelengkap sempurna bagi Lamine Yamal. Kombinasi keduanya di kedua sisi lapangan membuat pertahanan lawan kesulitan mengantisipasi serangan Spanyol. Ia juga berperan dalam proses gol penentu di final kemarin. Nico adalah pemain yang membuat sistem permainan tim bekerja lebih efektif.
8. Désiré Doué

Jika Spanyol punya Lamine Yamal, maka Prancis punya Désiré Doué. ia dianggap sebagai bintang baru Prancis yang siap meneruskan generasi Kylian Mbappé, Ousmane Dembélé, dan Antoine Griezmann. Menjelang Piala Dunia 2026, FIFA bahkan memasukkannya ke dalam daftar World Cup Wonderkids yang paling layak disaksikan.
Lahir pada 3 Juni 2005, Désiré Doué bersinar di level klub Eropa sejak usia muda. Sebagai pemain berusia awal 20-an, Doué tampil berani menghadapi pemain senior. Ini juga menjadi debutnya di Piala Dunia, bahkan berhasil mencetak gol di turnamen tersebut.
9. Michael Olise

Masih dari Prancis, Michael Olise juga bersinar di Piala Dunia 2026 yang diprediksi akan menjadi wajah baru di sepak bola dunia. Menjelang Piala Dunia, FIFA memasukkannya ke dalam daftar 26 Superstars yang diprediksi akan bersinar di turnamen tersebut.
Jika Kylian Mbappé menjadi ujung tombak, maka Olise adalah "otak" di balik banyak serangan Prancis. FIFA bahkan menempatkannya di puncak Power Rankings kategori Creativity, berkat kemampuannya menciptakan peluang secara konsisten.
Menariknya, Olise tidak mencetak satu gol pun selama Piala Dunia. Namun, laki-laki kelahiran 12 Desember 2001 ini memecahkan rekor assist (umpan yang diberikan kepada rekan setim sehingga berbuah gol atau poin) terbanyak dalam satu edisi Piala Dunia, dengan tujuh assist.
Itulah wajah baru sepak bola dunia yang didominasi Gen-Z dan curi perhatian selama Piala Dunia 2026. Ada idolamu?





















