Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

10 Contoh Kalimat Menolak Tawaran Kerja lewat WhatsApp, Tetap Sopan dan Profesional

10 Contoh Kalimat Menolak Tawaran Kerja lewat WhatsApp, Tetap Sopan dan Profesional
Ilustrasi menolak tawaran kerja melalui WhatsApp. (magnific.com/benzoix)
  • Penolakan tawaran kerja lewat WhatsApp perlu disampaikan jelas, sopan, profesional, serta disertai ucapan terima kasih atas waktu dan kesempatan selama rekrutmen.
  • Alasan penolakan dapat disampaikan seperlunya, seperti tawaran lain, kompensasi, lokasi, urusan pribadi, atau arah karier, tanpa perlu membandingkan perusahaan maupun membuka detail sensitif.
  • Kandidat dianjurkan segera memberi kabar kepada HRD agar perusahaan dapat melanjutkan proses dengan pelamar lain; bila masih mempertimbangkan, komunikasikan kebutuhan waktu tersebut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Mendapat tawaran kerja setelah melewati proses rekrutmen tentu menjadi kabar yang menyenangkan bagi job seekers. Namun, tidak semua tawaran pada akhirnya bisa diterima. Ada berbagai pertimbangan yang bisa saja membuat seseorang memilih mundur, mulai dari gaji yang belum sesuai, lokasi kantor, alasan pribadi, hingga sudah menerima tawaran dari perusahaan lain.

Saat keputusan sudah dibuat, kamu tetap perlu menyampaikannya kepada HRD dengan cara yang baik, ya. Apalagi jika selama proses rekrutmen, komunikasi lebih banyak dilakukan melalui WhatsApp. Meski terasa lebih santai, pesan yang dikirim juga perlu menunjukkan sikap profesional.

Kamu pun tidak harus menjelaskan alasan secara panjang lebar kalau merasa kurang nyaman. Yang terpenting, sampaikan keputusan dengan jelas, ucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan, dan beri kabar sesegera mungkin.

Nah, berikut ini 10 contoh kalimat menolak tawaran kerja lewat WhatsApp yang bisa kamu sesuaikan dengan beragam situasi!

  1. 1. Menolak tawaran kerja secara umum

    Ilustrasi menolak tawaran kerja melalui WhatsApp.
    Ilustrasi menolak tawaran kerja melalui WhatsApp. (magnific.com/benzoix)

    Kalau tidak memiliki alasan khusus yang ingin disampaikan, kamu bisa membuat pesan yang singkat dan langsung pada intinya.

    Selamat siang, Bapak/Ibu [Nama]

    Terima kasih atas kesempatan dan tawaran yang diberikan kepada saya untuk posisi [nama posisi] di [nama perusahaan]. Setelah mempertimbangkan dengan matang, saya memutuskan untuk belum dapat menerima tawaran tersebut.

    Saya sangat menghargai waktu dan kesempatan yang telah diberikan selama proses rekrutmen. Semoga [nama perusahaan] semakin sukses ke depannya.

    Terima kasih,
    [Nama]

    Pesan seperti ini sudah cukup menyampaikan keputusan tanpa harus membuka alasan pribadi.

  2. 2. Menolak karena sudah menerima tawaran lain

    Ilustrasi menolak tawaran kerja melalui WhatsApp
    Ilustrasi menolak tawaran kerja melalui WhatsApp. (magnific.com/pressfoto)

    Sudah menerima pekerjaan di perusahaan lain menjadi salah satu alasan yang cukup umum. Kamu bisa menyampaikannya secara langsung tanpa perlu membandingkan kedua perusahaan.

    Halo, Kak [Nama]. Terima kasih banyak atas tawaran untuk posisi [nama posisi] di [nama perusahaan]. Setelah mempertimbangkannya, saya ingin menyampaikan bahwa saya belum dapat menerima tawaran tersebut karena sudah menerima dan memutuskan untuk mengambil tawaran dari perusahaan lain.

    Saya sangat menghargai kesempatan yang diberikan selama proses rekrutmen. Semoga ke depannya kita masih berkesempatan untuk bekerja sama.

  3. 3. Menolak karena gaji dan benefit belum sesuai

    Ilustrasi menolak tawaran kerja melalui WhatsApp
    Ilustrasi menolak tawaran kerja melalui WhatsApp. (magnific.com/magnific)

    Soal kompensasi juga bisa menjadi pertimbangan ketika memilih pekerjaan. Kalau tawaran yang diberikan belum sesuai dengan ekspektasimu, sampaikan secara profesional tanpa perlu membandingkannya dengan perusahaan lain.

    Terima kasih banyak atas tawaran yang diberikan untuk posisi [nama posisi]. Setelah mempertimbangkan keseluruhan kompensasi yang ditawarkan, saya memutuskan untuk belum dapat menerima tawaran tersebut karena belum sesuai dengan ekspektasi saya saat ini.

    Saya tetap menghargai kesempatan dan waktu yang telah diberikan selama proses rekrutmen. Terima kasih atas pengertiannya.

  4. 4. Menolak karena lokasi kerja

    Ilustrasi menolak tawaran kerja melalui WhatsApp
    Ilustrasi menolak tawaran kerja melalui WhatsApp. (magnific.com/benzoix)

    Lokasi kantor yang terlalu jauh atau kurang sesuai dengan kondisi sehari-hari juga bisa menjadi alasan untuk menolak tawaran kerja.

    Terima kasih atas tawaran yang diberikan kepada saya untuk posisi [nama posisi]. Setelah mempertimbangkannya, saya memutuskan untuk belum dapat menerima tawaran tersebut karena lokasi kerja menjadi salah satu pertimbangan bagi saya saat ini

    Saya sangat menghargai kesempatan yang telah diberikan selama proses rekrutmen. Mohon maaf, dan terima kasih atas pengertiannya.

  5. 5. Menolak karena alasan pribadi

    Ilustrasi menolak tawaran kerja melalui WhatsApp
    Ilustrasi menolak tawaran kerja melalui WhatsApp. (magnific.com/senivpetro)

    Kamu pun tidak wajib menjelaskan urusan pribadi atau keluarga secara detail kepada HRD. Cukup berikan alasan secara umum agar tetap menjaga privasi.

    Terima kasih banyak atas kesempatan yang diberikan kepada saya. Setelah mempertimbangkan kondisi saya saat ini, saya memutuskan untuk belum dapat menerima tawaran tersebut karena ada beberapa pertimbangan pribadi yang perlu saya prioritaskan.

    Saya sangat menghargai waktu dan kesempatan yang diberikan selama proses rekrutmen. Terima kasih atas pengertiannya.

  6. 6. Menolak karena posisi tidak sesuai rencana karier

    Ilustrasi menolak tawaran kerja melalui WhatsApp
    Ilustrasi menolak tawaran kerja melalui WhatsApp. (magnific.com/tirachardz)

    Tawaran pekerjaan bisa saja menarik, tetapi belum sesuai dengan arah karier yang ingin kamu kembangkan. Dalam situasi ini, kamu bisa menyampaikan keputusan tanpa memberikan penilaian negatif terhadap posisi yang ditawarkan.

    Terima kasih banyak atas tawaran untuk posisi [nama posisi] di [nama perusahaan]. Setelah mempertimbangkan kembali rencana karier saya, saya merasa posisi tersebut belum sesuai dengan arah yang ingin saya kembangkan saat ini. Karena itu, saya memutuskan untuk belum dapat menerima tawaran tersebut.

    Saya sangat menghargai kesempatan yang diberikan dan berharap dapat berkesempatan bekerja sama di lain waktu.

  7. 7. Menolak setelah mengikuti beberapa tahap interview

    Ilustrasi menolak tawaran kerja melalui WhatsApp
    Ilustrasi menolak tawaran kerja melalui WhatsApp. (magnific.com/senivpetro)

    Semakin panjang proses rekrutmen yang sudah dijalani, mungkin semakin tidak enak rasanya ketika harus menolak. Maka dari itu, tetap sampaikan keputusan dengan menghargai waktu yang sudah diberikan oleh recruiter dan tim.

    Selamat siang, Bapak/Ibu [Nama]. Terima kasih banyak atas kesempatan yang telah diberikan selama proses rekrutmen untuk posisi [nama posisi]. Saya sangat menghargai waktu dan proses yang sudah saya jalani bersama tim recruiter [nama perusahaan].

    Setelah mempertimbangkan kembali beberapa hal, saya memutuskan untuk tidak melanjutkan proses dan belum dapat menerima tawaran yang diberikan. Mohon maaf, dan terima kasih atas pengertiannya.

  8. 8. Menolak tawaran kerja dengan gaya lebih santai

    Ilustrasi menolak tawaran kerja melalui WhatsApp
    Ilustrasi menolak tawaran kerja melalui WhatsApp. (magnific.com/benzoix)

    Kalau komunikasi dengan HRD sejak awal berlangsung casual, kamu bisa menyesuaikan gaya bahasanya agar pesan terasa lebih natural.

    Halo Kak [Nama]. Terima kasih banyak ya sudah memberikan kesempatan untuk posisi [nama posisi]. Setelah aku pertimbangkan lagi, aku memutuskan untuk belum bisa mengambil tawaran ini. Terima kasih juga sudah meluangkan waktu selama proses interview dan rekrutmen kemarin. Semoga ke depannya kita bisa punya kesempatan untuk bekerja sama lagi.

    Meski menggunakan bahasa yang santai, pastikan pesan tetap sopan dan tidak terlalu singkat.

  9. 9. Membatalkan tawaran setelah sempat menerima

    Ilustrasi menolak tawaran kerja melalui WhatsApp
    Ilustrasi menolak tawaran kerja melalui WhatsApp. (magnific.com/magnific)

    Situasinya menjadi lebih sensitif ketika sebelumnya kamu sudah menyatakan bersedia menerima pekerjaan. Kalau ada perubahan keadaan yang membuatmu harus membatalkan keputusan, segera beri tahu perusahaan.

    Selamat pagi, Bapak/Ibu [Nama]. Mohon maaf mengganggu waktunya. Sebelumnya saya sudah menyampaikan kesediaan untuk bergabung di posisi [nama posisi]. Namun, karena adanya perubahan situasi yang tidak dapat saya hindari, saya harus membatalkan komitmen tersebut.

    Saya mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan sangat menghargai pengertian dari Bapak/Ibu. Terima kasih atas kesempatan dan kepercayaan yang telah diberikan.

  10. 10. Menolak sambil tetap membuka peluang di masa depan

    Ilustrasi menolak tawaran kerja melalui WhatsApp
    Ilustrasi menolak tawaran kerja melalui WhatsApp. (magnific.com/wavebreakmedia_micro)

    Kalau perusahaan sebenarnya menarik bagimu dan kamu masih ingin menjaga hubungan baik, sampaikan bahwa kamu berharap ada kesempatan lain di kemudian hari.

    Terima kasih banyak atas tawaran dan kesempatan yang diberikan kepada saya untuk posisi [nama posisi]. Setelah mempertimbangkan kondisi dan rencana saya saat ini, saya memutuskan untuk belum dapat menerima tawaran tersebut.

    Saya sangat menghargai kesempatan yang diberikan dan berharap tetap dapat terhubung dengan [nama perusahaan]. Semoga di kemudian hari ada kesempatan lain yang lebih sesuai dan kita dapat bekerja sama.

  11. Jangan menunda memberi kabar kepada HRD

    Ilustrasi menolak tawaran kerja melalui WhatsApp
    Ilustrasi menolak tawaran kerja melalui WhatsApp. (magnific.com/denamorado)

    Setelah keputusan sudah bulat, sebaiknya segera beri tahu recruiter, ya. Perusahaan juga membutuhkan kepastian agar dapat melanjutkan proses dengan kandidat lain.

    Kamu tidak perlu menunggu sampai batas waktu yang diberikan jika sudah yakin dengan keputusanmu. Sebaliknya, jika masih membutuhkan waktu untuk mempertimbangkan tawaran, komunikasikan hal tersebut kepada HRD dan tanyakan berapa lama waktu yang tersedia.

    Menolak tawaran kerja memang terasa canggung, tetapi keputusan tersebut tetap bisa disampaikan dengan baik. Selama kamu memberikan kabar tepat waktu, menggunakan bahasa yang sopan, dan menghargai kesempatan yang sudah diberikan, hubungan profesional dengan recruiter tetap dapat terjaga.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More