5 Tips agar Makeup Tidak Transfer ke Masker dan Tahan Seharian

Makeup yang transfer ke masker sering kali menjadi tantangan, terutama saat beraktivitas seharian di luar ruangan. Foundation yang menempel di masker, lipstik yang memudar, hingga complexion yang tampak patchy bisa mengurangi rasa percaya diri.
Oleh karena itu, penting memahami teknik dan urutan aplikasi yang tepat agar makeup tidak mudah berpindah ke masker serta tetap tahan lama sepanjang hari. Popbela akan membagikan tips agar makeup tidak transfer ke masker. Yuk, simak!
1. Skin prep ringan dan seimbang

Tips agar makeup tidak transfer ke masker yang pertama yaitu skin prep ringan dan seimbang. Perlu diingat, persiapan kulit yang tepat sebelum makeup berperan besar dalam mencegah transfer ke masker.
Pilih pelembap dengan formula ringan dan mudah meresap agar kulit terasa nyaman tanpa meninggalkan lapisan licin di permukaan. Hindari penggunaan produk skincare secara berlebihan atau terlalu tebal, karena kondisi kulit yang terlalu lembap maupun berminyak dapat membuat foundation sulit menempel sempurna.
Saat kulit berada dalam keadaan seimbang dan cukup terhidrasi, maka makeup akan lebih menyatu, tidak mudah bergeser, dan tetap rapi meski tertutup masker dalam waktu lama.
2. Gunakan primer yang mengunci

Kalau kamu menginginkan makeup tetap "anteng" meski pakai masker, jangan skip primer! Penggunaan primer sangat penting untuk membantu foundation menempel lebih optimal di kulit.
Sebaiknya pilih primer dengan efek grip jika ingin daya lekat lebih kuat, atau formula mattifying untuk mengontrol produksi minyak berlebih.
Primer bekerja sebagai lapisan dasar yang menciptakan permukaan kulit lebih halus dan stabil, sehingga foundation tidak mudah bergeser akibat gesekan masker. Dengan dasar yang tepat, makeup akan terlihat lebih rapi, tahan lama, dan minim transfer sepanjang hari.
3. Aplikasikan foundation tipis dan long wear

Tips agar makeup tidak transfer ke masker berikutnya yaitu mengaplikasikan foundation tipis dan long wear. Agar makeup lebih tahan gesekan masker, pilih foundation dengan formula long wear atau transfer resistant yang dirancang untuk daya tahan lebih tinggi.
Saat mengaplikasikan, hindari penggunaan terlalu tebal dalam satu layer. Sebaiknya gunakan tipis terlebih dahulu, lalu tambahkan secara bertahap sesuai kebutuhan coverage.
Aplikasikan dengan cara ditekan menggunakan sponge agar produk lebih menyatu dengan kulit dan menempel lebih kuat. Teknik ini akan membantu hasil akhir terlihat lebih natural dan tahan lama.
4. Mengunci foundation dengan bedak menggunakan teknik pressing

Salah satu tips yang tak boleh dilewatkan adalah mengunci foundation dengan bedak menggunakan teknik pressing. Fokuskan aplikasi pada area yang tertutup masker seperti hidung, pipi bagian bawah, dan dagu karena bagian ini paling sering mengalami gesekan serta produksi minyak berlebih.
Gunakan puff, lalu tekan bedak secara perlahan ke permukaan kulit (bukan menyapunya dengan kuas). Teknik ini membantu foundation terkunci lebih kuat, mengurangi kilap, dan membuat makeup lebih tahan lama tanpa mudah transfer ke masker.
5. Akhiri dengan menggunakan setting spray

Langkah terakhir yang tak kalah penting yaitu menggunakan setting spray dengan teknik layering. Semprotkan tipis setelah foundation untuk membantu menyatukan base makeup, lalu ulangi kembali setelah bedak sebagai tahap penguncian akhir.
Teknik ini membantu setiap lapisan makeup saling mengikat, sehingga lebih tahan terhadap gesekan masker.
Setelah disemprot, biarkan setting spray mengering secara alami tanpa ditepuk atau disentuh agar terbentuk lapisan pelindung yang optimal. Makeup pun akan terlihat lebih menyatu dan natural.
Itu dia tips agar makeup tidak transfer ke masker dan tahan seharian. Semoga informasinya bermanfaat ya, Bela!

















