5 Tahun Umroh Bareng Scarlett dan Makna Kebaikan yang Tak Berhenti

- Program Umroh Bareng Scarlett telah berjalan lima tahun, memberangkatkan ratusan penerima manfaat—mayoritas perempuan—sebagai bentuk apresiasi bagi individu yang memberi dampak positif di lingkungannya.
- Inisiatif ini menegaskan komitmen Scarlett untuk menghadirkan manfaat sosial berkelanjutan melalui tema Ramadan ‘Teman Hari Ramadan’, menggabungkan perawatan diri dengan aksi berbagi dan kepedulian nyata.
- Keberlanjutan program mencerminkan perubahan industri kecantikan yang kini menekankan empati dan tanggung jawab sosial, menunjukkan bahwa merawat diri juga berarti memberi makna bagi sesama.
Di tengah ritme hidup yang semakin cepat, banyak orang mulai mempertanyakan kembali arti “cukup”. Tidak lagi sekadar tentang pencapaian atau apa yang terlihat di permukaan, tetapi tentang hal-hal yang lebih dalam, yakni bagaimana seseorang merasa utuh, dan pada akhirnya, muncul keinginan untuk memberi. Dari sini, makna merawat diri pun perlahan berubah. Ia tidak lagi berhenti pada ritual personal, melainkan berkembang menjadi fondasi untuk hadir lebih luas bagi orang lain.
Sebagai seseorang yang cukup sering mengamati bagaimana perempuan hari ini menjalani keseharian, baik melalui percakapan, konten, maupun cerita-cerita kecil yang dibagikan, saya melihat satu benang merah yang sama: ada keinginan untuk tidak hanya merasa baik untuk diri sendiri, tetapi juga menjadi berarti bagi sekitar. Perubahan cara pandang ini kemudian mendorong munculnya inisiatif yang tidak hanya berfokus pada individu, tetapi juga pada dampak yang bisa dirasakan bersama. Salah satu yang konsisten melakukannya adalah program Umroh Bareng Scarlett, yang kini memasuki tahun kelima.
Lebih dari sekadar program, tetapi perjalanan yang bermakna

Umroh Bareng Scarlett bukan hanya tentang memberangkatkan individu untuk beribadah, tetapi juga tentang menghadirkan pengalaman yang memiliki nilai sosial. Sejak diluncurkan pada tahun 2022, program ini telah memberangkatkan ratusan penerima manfaat, dengan sekitar 85% di antaranya adalah perempuan.
“Sejak awal berdiri, Scarlett berkomitmen menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Komitmen ini kami wujudkan melalui berbagai program, termasuk program Ramadan yang menjadi agenda tahunan untuk terus hadir dan berbagi di bulan suci. Melalui tema ‘THR - Teman Hari Ramadan’ tahun ini, kami ingin berbagi sekaligus mengukuhkan peran Scarlett sebagai teman yang hadir menemani, tidak hanya dalam perawatan diri, tetapi juga melalui aksi berbagi dan kepedulian yang bermakna di bulan Ramadan,” ungkap Co-Founder Scarlett, Felicya Angelista.
Pernyataan ini menegaskan bahwa program yang dijalankan bukan sekadar aktivitas tambahan, tetapi bagian dari arah pertumbuhan brand itu sendiri.
Apresiasi bagi mereka yang memberi dampak

Berbeda dari program pada umumnya, Umroh Bareng Scarlett dirancang sebagai bentuk apresiasi bagi individu yang telah memberikan kontribusi positif di lingkungan sekitarnya.
Melalui pendekatan ini, ibadah tidak hanya menjadi perjalanan personal, tetapi juga terhubung dengan nilai-nilai kebaikan yang lebih luas. Ada pesan kuat bahwa setiap aksi kecil yang dilakukan dengan tulus dapat membawa dampak besar, dan layak untuk dihargai.
Lebih jauh, pendekatan ini juga memperlihatkan bahwa dampak sosial dapat dibangun dari hal-hal yang dekat dengan keseharian. Nilai inilah yang membuat program ini terasa lebih dari sekadar kegiatan tahunan.
"Teman Hari Ramadan bukan hanya tentang momen berbagi di bulan suci, tetapi tentang membangun warisan kepedulian yang dapat dirasakan oleh generasi berikutnya," tutur Zaskia Adya Mecca selaku Scarlett Beauty Impact Advocate.
Konsistensi lima tahun yang membangun kepercayaan

Di tengah banyaknya kampanye yang bersifat musiman, keberlanjutan program ini menjadi salah satu kekuatan utamanya. Selama lima tahun berjalan, Umroh Bareng Scarlett menunjukkan bahwa dampak tidak dibangun dalam satu waktu, melainkan melalui komitmen yang terus dijaga.
Saya melihat, konsistensi seperti ini tentu bukan hal yang mudah. Dibutuhkan visi jangka panjang, sekaligus kesediaan untuk terus hadir, bahkan ketika perhatian publik tidak selalu berada di titik yang sama. Di sinilah nilai sebuah inisiatif benar-benar terasa.
Cerminan pergeseran peran industri kecantikan

Kehadiran program ini juga menunjukkan bagaimana industri kecantikan mengalami perubahan. Brand tidak lagi hanya berbicara tentang hasil akhir secara fisik, tetapi juga tentang bagaimana mereka dapat berkontribusi secara sosial.
Scarlett, melalui berbagai inisiatifnya di bawah payung Scarlett Beauty Impact, mencoba mengambil peran sebagai bagian dari ekosistem yang lebih besar di mana nilai kepedulian, empati, dan keberlanjutan menjadi hal yang tidak terpisahkan.
Hal ini juga ditegaskan oleh pihak brand yang melihat pertumbuhan sebagai tanggung jawab. Bahwa semakin besar sebuah brand, semakin besar pula perannya dalam menghadirkan dampak yang berkualitas bagi komunitas.
Dari merawat diri, menuju memberi

Perjalanan yang dihadirkan melalui program ini terasa relevan dengan banyak orang hari ini. Ada kesadaran bahwa merawat diri dan memberi bukanlah dua hal yang terpisah.
Dalam banyak cerita yang saya temui, momen ketika seseorang merasa cukup, baik secara emosional maupun spiritual, sering kali menjadi titik awal munculnya keinginan untuk berbagi. Bukan karena berlebih, tetapi karena ada rasa utuh yang ingin diteruskan.
Perjalanan lima tahun Umroh Bareng Scarlett bukan hanya tentang angka atau program semata. Ia menjadi refleksi tentang bagaimana konsistensi dapat melahirkan dampak yang lebih besar.
Karena di balik setiap perjalanan, selalu ada cerita tentang harapan yang terwujud, kesempatan yang akhirnya datang, dan kebaikan yang terus bergerak. Dan mungkin, di situlah makna sebenarnya dari merawat diri. Bukan hanya menjadi versi terbaik untuk diri sendiri, tetapi juga memiliki rasa cukup untuk kemudian dibagikan kepada orang lain.


















