Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

5 Efek Overtraining Akibat Olahraga Berlebihan

5 Efek Overtraining Akibat Olahraga Berlebihan
Freepik.com/stockking
  • Olahraga berlebihan atau overtraining dapat memicu kelelahan berkepanjangan yang tidak pulih hanya dengan istirahat semalam, berbeda dari nyeri otot biasa setelah latihan.
  • Kondisi ini juga dapat mengganggu kualitas tidur karena ketegangan otot serta mengacaukan keseimbangan hormon reproduksi, termasuk perubahan siklus menstruasi.
  • Saat tubuh belum pulih tetapi latihan tetap dipaksakan, performa menurun dan risiko cedera pada otot, tendon, serta sendi akibat penggunaan berlebihan meningkat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Berolahraga kini bukan lagi sekadar bagian dari gaya hidup, tetapi telah menjadi rutinitas yang rasanya sulit dilewatkan bagi mereka yang sudah terbiasa melakukannya hampir setiap hari. Apa pun jenis olahraganya, aktivitas fisik secara rutin memang memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh.

Namun, olahraga yang dilakukan secara berlebihan atau dikenal sebagai overtraining justru dapat memberikan dampak negatif. Alih-alih membuat tubuh semakin bugar, overtraining dapat menyebabkan kelelahan berlebih, menurunkan performa, hingga meningkatkan risiko cedera.

Lantas, apa saja efek overtraining akibat olahraga berlebihan yang perlu kamu ketahui?

  1. 1. Kelelahan berlebih

    lelah
    Freepik.com

    Ketika olahraga sudah menjadi hobi, mungkin jarang terpikir untuk berhenti, apalagi jika waktu luang sudah terbiasa diisi dengan berolahraga. Namun, tubuh tetap membutuhkan waktu untuk beristirahat. Jika tubuh terus dipaksa berolahraga, terutama dengan intensitas yang cukup berat, kondisi ini dapat memicu overtraining.

    Overtraining dapat menyebabkan tubuh mengalami kelelahan berlebih. Kondisi ini berbeda dengan delayed onset muscle soreness (DOMS), yaitu nyeri otot yang biasanya muncul setelah berolahraga. 

    Kelelahan akibat overtraining tidak akan pulih hanya dengan beristirahat selama satu malam dan dapat berlangsung lebih lama jika tubuh tidak mendapatkan waktu pemulihan yang cukup.

  2. 2. Gangguan tidur

    tidur
    Pexels.com/Miriam Alonso

    Gangguan tidur tidak hanya terjadi ketika kamu banyak pikiran saja, masalah satu ini bisa mengintai apabila kamu memiliki banyak pikiran saja. Kelelahan berlebih akibat overtraining juga bisa berdampak pada kualitas tidur.

    Kondisi ini terjadi karena ketegangan otot yang membuat tubuh sulit untuk rileks. Namun, masalah ini bisa diatasi dengan mengatur waktu latihan. Hindari berolahraga dua hingga tiga jam sebelum tidur.

  3. 3. Gangguan hormon

    perut sakit
    Freepik.com

    Olahraga dikenal ideal untuk membantu menyeimbangkan kadar hormon yang tidak stabil. Tapi, jika dilakukan berlebihan, olahraga malah bisa mengganggu kestabilan hormon kamu.

    Gangguan hormon ini berkaitan dengan sistem di dalam tubuh yang mengatur keseimbangan hormon reproduksi dan kondisi ini bisa menjalar hingga perubahan siklus menstruasi.

  4. 4. Penurunan performa

    wajah bengkak
    Freepik.com

    Olahraga berlebihan dapat membuat kamu mengalami kelelahan yang berkepanjangan. Kelelahan ini membutuhkan waktu pemulihan yang cukup dan tidak selalu dapat pulih hanya dengan beristirahat selama beberapa hari. Jika kamu tetap memaksakan diri untuk berolahraga saat tubuh belum pulih, performa olahraga dapat menurun.

    Misalnya, jika sebelumnya kamu mampu berolahraga selama lebih dari satu jam dengan baik, saat tubuh mengalami kelelahan berkepanjangan kamu mungkin kesulitan mempertahankan performa dalam durasi yang sama. 

    Kamu bisa lebih cepat kehabisan tenaga, napas menjadi lebih berat, dan tubuh terasa tidak mampu mengikuti intensitas latihan seperti biasanya.

  5. 5. Meningkatkan risiko cedera

    Yoga
    Freepik.com

    Overtraining ini meningkatkan risiko cedera karena overtraining membuat tubuh tidak memiliki waktu yang cukup untuk pulih. Tubuh masih terasa nyeri dan lelah, tetapi kamu paksakan untuk terus bergerak apalagi jika tetap dilakukan di dalam intensitas yang tinggi.

    Akibatnya, otot, tendon, dan sendi terus menerima beban sebelum benar-benar pulih, sehingga risiko cedera akibat penggunaan berlebihan jadi meningkat.

    Dari kelelahan berlebih hingga meningkatkan risiko cedera, overtraining ini bukan sesuatu yang perlu kamu lakukan. Ketika sudah mulai lelah, alih-alih memaksakan tubuh tetap bergerak, kamu bisa meluangkan waktu sejenak untuk beristirahat terlebih dahulu agar tubuh kembali bugar untuk dibawa berolahraga.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More