- Mengurangi nyeri haid (kram perut)
Saat berlari, tubuh melepaskan hormon endorfin yang berfungsi sebagai pereda nyeri alami. Hormon ini dapat membantu mengurangi kontraksi rahim yang menjadi penyebab kram menstruasi. Tak heran jika sebagian perempuan justru merasa lebih nyaman setelah berolahraga ringan. - Memperbaiki mood dan mengurangi stres
Perubahan hormon selama menstruasi sering menyebabkan mood swing, mudah marah, atau merasa sedih tanpa alasan jelas. Lari dapat membantu menstabilkan suasana hati karena meningkatkan produksi serotonin dan dopamin yang membuat perasaan lebih positif. - Mengurangi rasa kembung
Menstruasi sering disertai rasa kembung akibat retensi cairan. Lari dapat membantu melancarkan metabolisme dan sistem pencernaan sehingga rasa tidak nyaman ini bisa berkurang. - Menjaga kebugaran tubuh
Tetap berlari saat menstruasi membantu menjaga rutinitas olahraga agar tidak terputus. Konsistensi ini penting untuk kesehatan jantung, stamina, serta kebugaran tubuh secara keseluruhan.
Bolehkah Olahraga Lari Saat Sedang Menstruasi? Ini Penjelasannya!

- Lari saat menstruasi aman dilakukan secara medis
- Mengurangi nyeri haid, memperbaiki mood, dan menjaga kebugaran tubuh
- Perhatikan intensitas lari, dengarkan kondisi tubuh, dan perhatikan asupan cairan
Banyak perempuan yang memilih menghentikan aktivitas olahraga saat menstruasi karena khawatir akan memperparah nyeri atau membuat tubuh semakin lemas. Padahal, tidak sedikit yang justru merasa lebih nyaman setelah bergerak, tak terkecuali olahraga lari. Lalu, sebenarnya bolehkah olahraga lari saat sedang menstruasi dan apakah aman bagi kesehatan tubuh perempuan? Yuk, simak penjelasannya!
Apakah aman lari saat menstruasi?

Secara medis, lari saat menstruasi aman dilakukan. Menstruasi bukanlah kondisi sakit, melainkan proses alami tubuh perempuan yang umumnya terjadi setiap bulan. Selama tidak ada kondisi medis tertentu, seperti nyeri haid berat atau gangguan hormonal, aktivitas fisik termasuk lari tetap boleh dilakukan.
Bahkan, banyak penelitian menunjukkan bahwa olahraga ringan hingga sedang saat menstruasi dapat membantu melancarkan peredaran darah, meningkatkan hormon endorfin, dan mengurangi rasa nyeri.
Manfaat olahraga lari saat menstruasi

Hal yang perlu diperhatikan sebelum lari saat menstruasi

Meski aman, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar lari tetap nyaman dan tidak membebani tubuh kamu.
- Dengarkan kondisi tubuh
Setiap perempuan mengalami menstruasi dengan cara yang berbeda. Jika tubuh terasa sangat lemas, pusing, atau nyeri berlebihan, sebaiknya tidak memaksakan diri. Tidak lari satu atau dua hari bukan berarti malas, melainkan bentuk kepedulian terhadap tubuh. - Pilih intensitas ringga hingga sedang
Saat menstruasi, baiknya hindari lari dengan intensitas tinggi seperti sprint atau interval berat. Pilih jogging santai atau lari jarak pendek dengan tempo yang nyaman. - Perhatikan asupan cairan
Tubuh lebih mudah dehidrasi saat menstruasi. Pastikan minum air putih yang cukup sebelum dan sesudah lari untuk mencegah pusing dan kelelahan. - Gunakan pembalut atau menstrual cup yang nyaman
Pilih produk menstruasi yang tidak mudah bergeser dan tetap nyaman saat bergerak. Banyak pelari perempuan memilih menstrual cup karena lebih aman dan minim risiko bocor saat berlari.
Olahraga lari saat sedang menstruasi boleh dan aman dilakukan, bahkan memiliki banyak manfaat. Setiap tubuh perempuan unik, jadi keputusan untuk lari saat menstruasi sebaiknya berdasarkan kenyamanan kamu, ya. Jika ragu atau memiliki kondisi kesehatan tertentu, konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.


















