Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

Profil Infanta Sofía, Pewaris Takhta Kedua Kerajaan Spanyol

Profil Infanta Sofía, Pewaris Takhta Kedua Kerajaan Spanyol
WWD
  • Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia FIFA 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0, dan kemenangan ini turut menyorot sosok Infanta Sofía dari keluarga Kerajaan Spanyol.
  • Infanta Sofía, lahir 29 April 2007 di Madrid, merupakan putri kedua Raja Felipe VI dan Ratu Letizia, kini menempuh studi Politics and International Relations di Forward College.
  • Sofía aktif menjalankan tugas kerajaan, dekat dengan Putri Leonor, sering mendukung Timnas Spanyol di ajang internasional, serta menerima penghargaan Knight Grand Cross pada 2025.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Keberhasilan Tim Nasional Spanyol menjuarai Piala Dunia FIFA 2026 menjadi kebanggaan besar bagi negara tersebut. Di balik euforia kemenangan itu, Infanta Sofía, putri Kerajaan Spanyol, turut menjadi salah satu sosok yang kembali mencuri perhatian publik karena selama ini kerap memberikan dukungan kepada tim nasional dalam berbagai ajang sepak bola internasional.

La Roja memastikan gelar juara dunia kedua dalam sejarah setelah mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 melalui gol Ferran Torres pada babak perpanjangan waktu di Stadion MetLife (New York New Jersey Stadium), Minggu, 19 Juli 2026. Lantas, siapa sebenarnya Infanta Sofía? Simak profil lengkapnya berikut ini, Bela!

  1. Biodata singkat Infanta Sofía

    Profil Infanta Sofía
    Vanity Air

    Infanta Sofía memiliki nama lengkap Sofía de Todos los Santos de Borbón y Ortiz. Ia lahir di Madrid, Spanyol, pada 29 April 2007. Sofía merupakan putri kedua dari Raja Felipe VI dan Ratu Letizia, sekaligus adik dari Leonor, Princess of Asturias.

    Sebagai anggota keluarga Kerajaan Spanyol, ia menyandang gelar Her Royal Highness Infanta Doña Sofía dan menempati posisi kedua dalam garis suksesi takhta Spanyol setelah sang kakak. Dalam bidang pendidikan, Sofía merupakan lulusan UWC Atlantic College di Wales dan saat ini tengah menempuh studi Politics and International Relations di Forward College, institusi yang berafiliasi dengan University of London.

  2. Arti gelar "Infanta" dan kehidupan masa kecilnya

    Profil Infanta Sofía
    Nine

    Meski sama-sama merupakan putri kerajaan, Sofía tidak menyandang gelar Princess of Asturias. Dalam sistem monarki Spanyol, gelar tersebut hanya diberikan kepada pewaris takhta, yang saat ini dipegang oleh Putri Leonor. Sementara itu, anak-anak raja yang bukan pewaris menggunakan gelar Infanta atau Infante, tetapi tetap memiliki status sebagai anggota senior keluarga kerajaan.

    Infanta Sofía lahir pada 29 April 2007 di Ruber International Hospital, Madrid, melalui operasi caesar. Namanya diambil dari sang nenek, Ratu Sofía, dan ia dibaptis pada Juli 2007 sesuai tradisi keluarga Kerajaan Bourbon. Sejak kecil, Sofía tumbuh bersama kakaknya di lingkungan keluarga kerajaan yang tetap mengedepankan pendidikan, disiplin, dan kehidupan yang relatif sederhana dibandingkan banyak keluarga kerajaan Eropa lainnya.

  3. Menempuh pendidikan internasional dan memilih jalur akademik

    Profil Infanta Sofía
    newmyroyals

    Infanta Sofía mengawali pendidikan di Escuela Infantil Guardia Real sebelum melanjutkan ke Santa María de los Rosales School di Madrid, sekolah yang juga ditempuh Putri Leonor. Pada 2023, ia melanjutkan pendidikan International Baccalaureate (IB) di UWC Atlantic College, Wales, Inggris, dan berhasil lulus pada Mei 2025.

    Berbeda dengan sang kakak yang menjalani pendidikan militer sebagai calon Ratu Spanyol, Sofía memilih fokus pada jalur akademik. Sejak September 2025, ia menempuh studi Politics and International Relations di Forward College, institusi yang berafiliasi dengan University of London. Program tersebut berlangsung selama tiga tahun dengan sistem belajar di tiga kota Eropa, yakni Lisbon, Paris, dan Berlin.

  4. Aktif menjalankan tugas kerajaan dan dekat dengan Putri Leonor

    Profil Infanta Sofía
    Nine

    Sebagai anggota keluarga Kerajaan Spanyol, Infanta Sofía rutin menghadiri berbagai agenda kenegaraan bersama Raja Felipe VI, Ratu Letizia, dan Putri Leonor. Ia kerap hadir dalam pembukaan parlemen, perayaan Hari Nasional Spanyol, hingga acara penghargaan seperti Princess of Asturias Awards dan Princess of Girona Awards.

    Hubungan Sofía dengan sang kakak juga dikenal sangat dekat. Keduanya beberapa kali menjalankan tugas resmi bersama, termasuk mewakili kampanye lingkungan A Tree for Europe pada 2021. Ketika Putri Leonor menjalani pendidikan di luar negeri, Sofía semakin sering mendampingi kedua orang tuanya dalam berbagai kegiatan resmi sehingga perannya di hadapan publik semakin menonjol.

    Setelah lulus dari UWC Atlantic College pada 2025, Sofía kembali aktif menjalankan tugas kerajaan. Ia menghadiri berbagai agenda penting, mulai dari upacara kelulusan perwira Angkatan Laut, pertemuan dengan tokoh negara, hingga kunjungan Paus Leo XIV ke Spanyol pada 2026. Pada tahun yang sama, ia juga menjadi presiden kehormatan program Leading Teachers milik Ibercaja Foundation dan menyampaikan pidato resmi pertamanya dalam ajang penghargaan bagi guru inspiratif di Zaragoza.

  5. Sering mendukung Timnas Spanyol di ajang sepak bola internasional

    Profil Infanta Sofía
    Vanity Air

    Infanta Sofía memiliki kedekatan dengan dunia sepak bola melalui berbagai kegiatan resmi keluarga kerajaan. Penampilan publik pertamanya bahkan terjadi saat berusia tiga tahun, ketika menghadiri penyambutan Tim Nasional Spanyol setelah menjuarai Piala Dunia FIFA 2010.

    Sejak saat itu, Sofía beberapa kali terlihat memberikan dukungan langsung kepada tim nasional. Pada 2022, ia dan Putri Leonor hadir dalam pertandingan UEFA Women's Euro. Setahun kemudian, Sofía mendampingi Ratu Letizia menyaksikan final Piala Dunia Wanita FIFA 2023 di Australia, bahkan ikut menyerahkan trofi kepada Timnas Putri Spanyol setelah keluar sebagai juara.

    Pada 2024, ia kembali mendampingi Raja Felipe VI saat Spanyol menjuarai UEFA Euro 2024 dan turut menyerahkan trofi kepada para pemain. Kehadiran anggota keluarga kerajaan dalam pertandingan sepak bola merupakan tradisi yang telah lama dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada tim nasional sekaligus representasi negara di panggung internasional.

    Tak heran, nama Infanta Sofía kembali menjadi sorotan setelah Spanyol sukses meraih gelar juara Piala Dunia FIFA 2026 usai mengalahkan Argentina 1-0 melalui gol Ferran Torres pada babak tambahan waktu. Meski tidak menjadi pusat perhatian utama, sosoknya tetap identik dengan berbagai momen bersejarah sepak bola Spanyol.

  6. Penghargaan dan masa depan sebagai anggota keluarga Kerajaan Spanyol

    Profil Infanta Sofía
    newmyroyals

    Memasuki usia dewasa, Infanta Sofía mulai dipercaya menjalankan lebih banyak tugas secara mandiri. Pada Desember 2024, ia mencatat sejarah pribadi dengan memimpin agenda resmi solo pertamanya saat menyerahkan penghargaan dalam kompetisi fotografi nasional yang mempromosikan keindahan Spanyol.

    Sebagai bentuk apresiasi atas perannya di lingkungan kerajaan, Sofía dianugerahi Knight Grand Cross of the Royal Order of Isabella the Catholic pada 30 April 2025. Penghargaan tersebut merupakan salah satu tanda kehormatan tertinggi di Spanyol yang diberikan kepada individu yang berjasa bagi negara.

    Dengan latar belakang pendidikan di bidang politik dan hubungan internasional, pengalaman menjalankan tugas kerajaan sejak usia muda, serta semakin aktif tampil dalam berbagai agenda resmi, Infanta Sofía dipandang sebagai salah satu figur muda yang akan memainkan peran penting dalam masa depan keluarga Kerajaan Spanyol. Meskipun bukan pewaris takhta, kehadirannya terus menjadi bagian penting dari wajah modern monarki Spanyol di mata dunia.

    Itulah profil Infanta Sofía, putri Kerajaan Spanyol yang kembali menjadi sorotan publik setelah La Roja sukses menjuarai Piala Dunia FIFA 2026.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More