Rangkaian Acara Pernikahan Gusti Sura di Mangkunegaran, Digelar 6 Hari Penuh

Dhaup Ageng atau pernikahan agung Gusti Sura dan K.P.H. F.X. Adimas Rosdian berlangsung pada 3–8 November 2026 di Solo.
Prosesi pernikahan mencakup sungkeman, sengkeran, siraman, midodareni, panggih, hingga kirab pengantin.
Masyarakat juga bisa mengikuti kemeriahan Mangayubagyo atau pesta rakyat di Pamedan Mangkunegaran.
Kabar bahagia datang dari keluarga besar Pura Mangkunegaran. G.R.Aj. Ancillasura Marina Sudjiwo atau Gusti Sura akan menggelar pernikahan atau Dhaup Ageng bersama K.P.H. F.X. Adimas Rosdian di Solo, Jawa Tengah.
Pernikahan kakak kandung Gusti Bhre ini bakal dilaksanakan pada 3-6 November 2026. Supaya gak penasaran, berikut prosesi lengkap dari rangkaian acara pernikahan Gusti Sura.
Table of Content
1. Sungkeman dan Pingitan (3 November 2026)

pexels.com/Reynaldo Yodia Sebagai awal dari rangkaian acara pernikahan Gusti Sura, ia akan melakukan sungkeman kepada ibunda dan keluarga. Momen ini menjadi bagian penting untuk memohon doa restu agar pernikahan diberkahi.
Setelah sungkeman, Gusti Sura dijadwalkan menjalani sengkeran atau masa pingitan di Bale Warni. Selama masa tersebut, calon pengantin putri tidak bertemu calon pengantin pria.
2. Pemasangan Bleketepe dan Nyantri (4 November 2026)

chatgpt.com Memasuki hari berikutnya, keluarga memasang bleketepe dan tuwuhan. Pemasangan bleketepe di atap gerbang masuk bermakna sebagai simbol penyucian area pernikahan.
Sementara itu, K.P.H. F.X. Adimas Rosdian menjalani prosesi nyantri di Pura Mangkunegaran. Prosesi nyantri bertujuan untuk membantu calon mempelai laki-laki beradaptasi di keluarga calon mempelai putri.
3. Siraman dan Midodareni (5 November 2026)

unsplash.com/Fahmi Ramadhan Menjelang hari utama, Gusti Sura menjalani langkahan untuk meminta izin kepada kakaknya, GPH Paundrakarna Jiwa Suryanegara. Prosesi ini dilakukan karena Gusti Sura menikah mendahului kakaknya.
Rangkaian dilanjutkan dengan siraman Gusti Sura di Pracimayasa dan K.P.H. F.X. Adimas Rosdian di Palur. Pada sore harinya, acara disambung dengan dodol dawet lalu ditutup dengan midodareni.
4. Pemberkatan dan Panggih (6 November 2026)

chatgpt.com Setelah persiapan selesai, hari utama pernikahan dimulai dengan pemberkatan. Proses ini akan dihelat di Gereja Santo Antonius Padua Purbayan pada pukul 08.00 WIB. Jauh dari sorotan publik, pemberkatan akan berlangsung secara privat bersama keluarga inti.
Rangkaian berlanjut pukul 18.00 WIB lewat panggih dan resepsi pertama di Pura Mangkunegaran. Mengenakan busana adat Dodot Ageng Bango Buthak, acara ini khusus dihadiri keluarga serta tamu VVIP.
5. Kirab Pengantin (7 November 2026)

magnific.com/wirestock Keesokan harinya, kemeriahan dilanjutkan dengan kirab pengantin pukul 16.00 WIB. Keduanya akan dikirab menggunakan kereta Glasslandauer Mangkunegaran dengan kawalan pasukan bregada.
Kirab ini melintasi rute Jalan Ronggowarsito, Prof. Dr. Supomo, Slamet Riyadi, hingga Diponegoro. Selain terbuka untuk umum, rangkaian acara pada hari itu juga mencakup resepsi sesi II.
6. Pesta Rakyat Mangayubagyo (6–8 November 2026)

pexels.com/renkoadi Di tengah rangkaian tersebut, masyarakat dapat ikut merayakan Dhaup Ageng melalui Mangayubagyo bertema Srawung Kabagyan. Acara ini berlangsung pada 6–8 November 2026, pukul 18.00–22.00 WIB, di Lapangan Pamedan Pura Mangkunegaran.
Kamu bisa menikmati berbagai pertunjukan budaya seperti wayang hingga nonton film bareng. Pesta rakyat ini juga menyediakan 2.000 porsi makanan gratis dari UMKM lokal.
Itulah dia seluruh rangkaian acara pernikahan Gusti Sura yang sangat sarat akan tradisi dan adat Jawa. Selamat untuk kedua mempelai!





















