Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

Hidden Gems Singapura yang Wajib Masuk Bucket List, Jauh dari Keramaian!

Hidden Gems Singapura yang Wajib Masuk Bucket List, Jauh dari Keramaian!
Hidden Gems Sngapura (Dok. Mothership)
Intinya Sih
  • Artikel menyoroti sisi tersembunyi Singapura lewat destinasi seperti Pulau Ubin, Haw Par Villa, dan Telok Blangah Hill Park yang menawarkan pengalaman berbeda dari citra kota modernnya.
  • Tiap lokasi menghadirkan keunikan tersendiri, mulai dari nuansa kampung tempo dulu, taman mitologi penuh warna, hingga jalur hutan dengan pemandangan hijau yang menenangkan.
  • Selain itu, kawasan seperti Tiong Bahru, Coney Island, dan Changi Bay Point menjadi pilihan favorit untuk menikmati suasana santai, eksplorasi alam, serta spot foto estetik jauh dari keramaian.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Saat mendengar Singapura, kebanyakan orang langsung teringat dengan Marina Bay Sands, Merlion Park, atau Gardens by the Bay. Padahal, Negeri Singa ini masih menyimpan banyak destinasi menarik yang belum terlalu ramai wisatawan. Mulai dari pulau dengan suasana kampung tempo dulu hingga jalur hutan yang menenangkan, semuanya menawarkan pengalaman berbeda dari sisi modern Singapura yang selama ini dikenal.

Kalau kamu ingin menikmati liburan yang lebih santai sekaligus mendapatkan spot foto yang unik, deretan hidden gems berikut bisa menjadi pilihan. Siap menjelajahi sisi lain Singapura, Bela?

Pulau Ubin, merasakan suasana Singapura tempo dulu

Pulau Ubin.jpg
Hidden Gems Singapura (Dok. Tripadvisor)

Jika ingin melihat bagaimana wajah Singapura sebelum dipenuhi gedung pencakar langit, Pulau Ubin adalah destinasi yang wajib dikunjungi. Pulau kecil yang berada di timur laut Singapura ini masih mempertahankan nuansa kampung tradisional yang mengingatkan pada kehidupan era 1960-an.

Untuk mencapai Pulau Ubin, kamu hanya perlu menaiki perahu bumboat dari Changi Point Ferry Terminal dengan tarif yang cukup terjangkau. Setibanya di sana, kamu bisa menyewa sepeda untuk menjelajahi jalan-jalan kecil yang dikelilingi pepohonan rindang.

Selain menikmati suasana pedesaan, Pulau Ubin juga memiliki beberapa daya tarik alam seperti Bukit Puaka yang menawarkan panorama bekas tambang granit berwarna hijau kebiruan. Jika beruntung, kamu juga dapat melihat berbagai satwa liar yang hidup bebas di kawasan ini. Bagi pencinta alam, Pulau Ubin menjadi destinasi yang menghadirkan pengalaman berbeda dibanding kawasan metropolitan Singapura.

Haw Par Villa, taman penuh cerita mitologi yang unik

Vila Haw Par.jpg
Hidden Gems Singapura (Dok. Wikipedia/Chainwit.)

Kalau kamu menyukai wisata budaya dengan konsep yang tidak biasa, Haw Par Villa bisa menjadi destinasi berikutnya. Taman ini dikenal karena ratusan patung dan diorama yang menggambarkan kisah-kisah mitologi Tiongkok, legenda rakyat, hingga nilai-nilai moral.

Salah satu area yang paling terkenal adalah Ten Courts of Hell, yaitu rangkaian diorama yang menggambarkan kepercayaan tradisional mengenai kehidupan setelah kematian. Meski terdengar menyeramkan, area ini justru menjadi daya tarik utama karena menyajikan kisah budaya secara edukatif.

Selain itu, hampir setiap sudut Haw Par Villa menawarkan spot foto yang unik berkat warna-warni patung dan arsitekturnya yang khas. Tempat ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi budaya Singapura yang jarang diketahui banyak orang.

Telok Blangah Hill Park, menikmati hutan di tengah kota

Telok Blangah.jpg
Hidden Gems Singapura (Dok. trip.com)

Di balik deretan gedung modern, Singapura ternyata memiliki kawasan hijau yang menenangkan, salah satunya Telok Blangah Hill Park. Daya tarik utamanya adalah Forest Walk, jalur pejalan kaki berupa jembatan tinggi yang membentang di atas kanopi hutan. Dari sini, kamu bisa menikmati pemandangan pepohonan hijau dari sudut pandang yang berbeda sambil menghirup udara segar.

Jalur ini juga terhubung langsung dengan Henderson Waves, jembatan pejalan kaki tertinggi di Singapura yang terkenal dengan desain bergelombangnya yang ikonik.

Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pagi atau sore hari ketika cuaca tidak terlalu terik. Selain cocok untuk berjalan santai, kawasan ini juga menjadi favorit para fotografer karena pemandangannya yang begitu photogenic.

Tiong Bahru, perpaduan kawasan klasik dan cafe hopping

Tiong Bahru.jpg
Hidden Gems Singapura (Dok. Traveloka)

Tiong Bahru menjadi salah satu kawasan tertua di Singapura yang kini berkembang menjadi destinasi favorit anak muda. Area ini memadukan bangunan bergaya Art Deco dengan deretan kafe, toko buku independen, hingga butik lokal yang estetik.

Salah satu aktivitas yang paling digemari wisatawan adalah berburu mural karya seniman Yip Yew Chong. Lukisan-lukisan tersebut menggambarkan kehidupan masyarakat Singapura tempo dulu sehingga menghadirkan nuansa nostalgia yang unik.

Setelah puas berfoto, jangan lupa mampir ke Tiong Bahru Market. Tempat ini menawarkan berbagai kuliner lokal dengan harga yang relatif terjangkau dibanding restoran di pusat kota. Jika kamu menyukai suasana santai sambil menikmati secangkir kopi, Tiong Bahru adalah kawasan yang layak masuk wish list kamu.

Coney Island, surga tersembunyi untuk pencinta alam

Coney Island.jpg
Hidden Gems Singapura (Dok. Wikipedia/MusikAnimal)

Berbeda dengan pulau wisata lainnya, Coney Island menawarkan suasana yang jauh lebih alami dan tenang. Pulau ini dipenuhi jalur sepeda, hutan kecil, pantai alami, serta habitat berbagai jenis burung dan kupu-kupu. Tidak heran jika kawasan ini menjadi tempat favorit warga lokal yang ingin melepas penat dari hiruk-pikuk kota.

Karena fasilitasnya masih minim, suasana di Coney Island terasa lebih autentik. Kamu bisa berjalan kaki atau bersepeda sambil menikmati semilir angin dan suara alam yang jarang ditemukan di pusat Singapura. Bagi pencinta outdoor activity, destinasi ini menjadi pilihan tepat untuk menikmati sisi hijau Negeri Singa.

Changi Bay Point, spot matahari terbit yang masih sepi

Changi Bay Point.jpg
Hidden Gems Sngapura (Dok. The Republican Post)

Kalau ingin menikmati pemandangan laut tanpa keramaian wisatawan, Changi Bay Point bisa menjadi destinasi yang tepat. Kawasan pesisir ini memiliki jalur pejalan kaki dan sepeda yang cukup panjang dengan panorama laut lepas di satu sisi. Tempat ini juga menjadi salah satu lokasi terbaik untuk menikmati matahari terbit di Singapura.

Suasananya sangat tenang sehingga cocok untuk jogging pagi, bersepeda, atau sekadar duduk menikmati angin laut. Berbeda dari kawasan Marina Bay yang selalu ramai, Changi Bay Point menghadirkan pengalaman yang lebih damai dan santai, cocok bagi kamu yang ingin menikmati liburan dengan ritme lebih pelan.

Singapura memang terkenal sebagai kota modern dengan berbagai ikon dunia. Namun, di balik gemerlap gedung-gedung tinggi, masih banyak destinasi tersembunyi yang menawarkan pengalaman tak kalah menarik. Mulai dari menikmati suasana kampung di Pulau Ubin, menjelajahi mitologi di Haw Par Villa, hingga menyusuri hutan kota di Telok Blangah Hill Park, semuanya menghadirkan sisi lain Singapura yang lebih autentik.

Kalau kamu berencana kembali mengunjungi Singapura atau ingin merasakan pengalaman baru saat pertama kali datang, jangan ragu menyisipkan beberapa hidden gems ini ke dalam itinerary. Siapa tahu, justru tempat-tempat inilah yang akan menjadi momen paling berkesan selama perjalananmu, Bela.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More