Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

Bikin Terharu! Inilah Potret Punch yang Akhirnya Temukan Induk di Ichikawa City Zoo

Potret Punch yang akhirnya temukan induk di ichikawa city zoo
x.com/ichikawa_zoo
Intinya sih...
  • Bayi monyet Punch ditinggalkan induknya sejak lahir
  • Punch dirawat intensif oleh tim kebun binatang
  • Induk Punch tidak mampu merawatnya karena baru pertama kali melahirkan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Seekor bayi monyet di Jepang sukses mencuri perhatian publik setelah kisahnya viral di laman media sosial. Setelah, ditinggalkan oleh induknya sejak lahir, ia justru menemukan kenyamanan dari boneka orangutan yang selalu dipeluknya setiap hari. 

Potret-potretnya yang menggemaskan sekaligus mengharukan membuat banyak orang jatuh hati—baik secara daring maupun langsung di kebun binatang. Kisah kecil yang penuh perjuangan ini datang dari Ichikawa City Zoo. Lantas, seperti apa perjuangan Punch hingga akhirnya menemukan induknya? Simak informasinya di artikel ini yuk, Bela!

Table of Content

Ditinggalkan Induk Sejak Lahir

Ditinggalkan Induk Sejak Lahir

pinch ditinggalkan Induk Sejak Lahir
mainchi.jp

Punch, seekor monyet jantan berusia 6 bulan, harus menghadapi kenyataan pahit sejak hari pertama kehidupannya. Ia lahir pada 26 Juli 2025 dengan berat hanya 500 gram. Namun, induknya yang baru pertama kali melahirkan tampak kelelahan dan tidak menunjukkan tanda-tanda ingin merawatnya.

Musim panas yang terik saat itu diduga menjadi salah satu faktor yang membuat sang induk tidak mampu menjalankan perannya. Dalam kasus tertentu, penelantaran anak memang bisa terjadi pada monyet, terutama induk yang baru pertama kali melahirkan.

Melihat kondisi tersebut, para penjaga kebun binatang, Kosuke Shikano dan Shumpei Miyakoshi, segera turun tangan untuk menyelamatkan Punch. Sejak hari kedua kelahirannya, Punch resmi dirawat secara intensif oleh tim kebun binatang.

Menemukan Kenyamanan Lewat Boneka Orangutan

punch menemukan kenyamanan lewat boneka orangutan
mainchi.jp

Biasanya, bayi monyet yang ditinggalkan akan dirawat menggunakan inkubator. Namun kali ini, penjaga kebun binatang memilih pendekatan berbeda. Punch dibesarkan di dekat aroma dan suara monyet lain agar tetap merasa menjadi bagian dari kelompoknya.

Dalam kehidupan alami, bayi monyet akan langsung berpegangan pada bulu induknya untuk mendapatkan rasa aman sekaligus membangun kekuatan otot. Karena Punch tidak memiliki kesempatan itu, para penjaga mencoba berbagai alternatif menggunakan handuk yang digulung, kain lembut, hingga boneka binatang.

Dari semua pilihan tersebut, Punch menunjukkan ketertarikan paling besar pada boneka orangutan. Ia memeluknya erat setiap waktu, seolah menjadikannya pengganti induk. Potret Punch yang memeluk boneka itulah yang kemudian menyentuh hati banyak orang.

Viral dan Muncul Tagar #HangInTherePunch

punch viral di jagat media sosial
mainchi.jp

Beberapa hari setelah Punch diperkenalkan kembali kepada kelompoknya, seorang pengunjung mengabadikan foto dan video menggemaskannya. Unggahan tersebut langsung menyebar luas di platform X.

Ketika akun resmi Ichikawa City Zoo memperkenalkan Punch pada 5 Februari lalu, unggahan itu di posting ulang lebih dari 8.000 kali. Keesokan harinya, tagar berbahasa Jepang yang diterjemahkan sebagai #HangInTherePunch mulai bermunculan. Tagar tersebut menjadi simbol dukungan publik untuk Punch agar tetap kuat menjalani proses adaptasinya.

Punch Perlahan Diterima Kelompoknya

punch perlahan diterima kelompoknya
x.com/TodaysNewsco

Perjalanan Punch tidak berhenti pada viralnya kisahnya. Pada 18 Februari 2026, Punch akhirnya mulai diterima oleh kelompok monyetnya. Salah satu monyet dewasa terlihat membantu membersihkan kutu di tubuh Punch—sebuah perilaku sosial yang menjadi tanda penerimaan dalam kelompok. 

Akhirnya ia mendapatkan figur pengganti yang bisa memberinya rasa aman dan kedekatan sosial. Respons ini menjadi titik balik dalam hidup Punch. Dari seekor bayi monyet yang ditinggalkan, kini ia mulai menemukan tempatnya kembali di tengah kelompok.

Itulah potret Punch yang akhirnya menemukan induknya di Ichikawa City Zoo. Kini, dengan dukungan penjaga kebun binatang dan penerimaan dari kelompoknya, Punch punya kesempatan untuk tumbuh lebih baik.

FAQ seputar Punch

Kenapa Punch memeluk boneka?

Punch memeluk boneka sebagai bentuk mekanisme pengganti (comfort object) setelah kehilangan induknya. Dalam dunia hewan, khususnya primata, bayi sangat bergantung pada sentuhan dan kehangatan induknya, sehingga benda seperti boneka bisa menjadi pengganti rasa aman.

Apakah perilaku seperti ini normal pada bayi monyet?

Ya, perilaku ini termasuk normal secara psikologis pada primata. Banyak studi menunjukkan bahwa bayi monyet yang kehilangan induk akan mencari objek lain untuk memberikan rasa nyaman, seperti kain, boneka, atau bahkan sesama hewan.

Apakah Punch bisa pulih secara emosional?

Dengan perawatan yang tepat dari manusia atau kelompok monyet lain, Punch memiliki peluang untuk beradaptasi dan pulih secara emosional. Namun prosesnya membutuhkan waktu dan lingkungan yang mendukung.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Fairaz Tsiqat
Niken Ari Prayitno
Fairaz Tsiqat
EditorFairaz Tsiqat
Follow Us

Latest in Lifestyle

See More

7 Manfaat Kurma untuk Wanita, Kaya Khasiat!

18 Feb 2026, 17:15 WIBLifestyle