Setiap Nabi dan Rasul yang hidup di dunia, tentu memiliki hubungan darah dengan Nabi Adam A.S sebagai manusia pertama yang hidup di dunia. Nabi Muhammad SAW sendiri merupakan keturunan Nabi Adam A.S dari Nabi Ibrahim A.S. 

Untuk menambah wawasan kamu, berikut silsilah Nabi Muhammad SAW sampai Nabi Adam A.S yang perlu kamu tahu.

Peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW disebut dengan Maulid Nabi

Silsilah Nabi Muhammad SAW sampai Nabi Adam A.S, Umat Islam Perlu TahuUnsplash.com/Emma Van Sant

Sebelum mengetahui bagaimana silsilah Nabil Muhammad SAW hingga Nabi Adam A.S, terlebih dulu kita bahas sejenak mengenai kelahiran Nabi Muhammad SAW secara singkat.

Nabi Muhammad SAW lahir pada 12 Rabbiul Awwal tahun Gajah atau 570 Masehi. Nabi Muhammad SAW lahir dalam keadaan yatim, sebab ayahnya, Abdullah bin Abdul Muthallib meninggal dunia saat Nabi Muhammad SAW berusia dua bulan dalam kandungan. 

Saat itu, Nabi Muhammad SAW hanya diasuh oleh ibunya, Aminah binti Wahb. Namun, usia Aminah juga tidaklah panjang. Ketika Nabi Muhammad SAW berusia 8 tahun, ibunya meninggal dunia dalam perjalanan menuju Yastrib saat ia dan Nabi Muhammad SAW hendak mengunjungi makam Abdullah bin Abdul Muthallib.

Nasab Nabi Muhammad terbagi menjadi tiga bagian

Silsilah Nabi Muhammad SAW sampai Nabi Adam A.S, Umat Islam Perlu TahuPinterest.com, Canva.com, edited by Romi Subhan

Mungkin secara umum, kita hanya mengetahui nasab atau silsilah Nabi Muhammad SAW sampai ke kakeknya, yakni Abdul Muthallib. Padahal jika dirunut lebih jauh, Nabi Muhammad SAW merupakan keturunan dari Nabi Ibrahim A.S dan Nabi Adam A.S. 

Untuk memudahkan kita memahaminya, nasab Nabi Muhammad SAW dibagi menjadi tiga bagian. Apa saja dan bagaimana silsilahnya? Simak berikut ini.

Silsilah Nabi Muhammad SAW sampai Nabi Adam A.S, Umat Islam Perlu TahuQuora.com

1. Nasab hingga Adnan

Nasab atau silsilah pertama, yakni dari Nabi Muhammad SAW hingga Adnan. Adapun urutannya adalah sebagai berikut.

Muhammad SAW bin Abdullah bin Abdul Muthallib bin Hasyim bin Abdu Manaf bin Qushai bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Luay bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin Nadr bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Nabi Ilyas A.S bin Mudlar bin Nizar bin Ma’ad bin Adnan.

2. Nasab hingga Nabi Ibrahim A.S

Nasab kedua, yakni dari Adnan hingga Nabi Ibrahim A.S. Ada pun urutannya adalah sebagai berikut.

Adnan bin ‘Adad bin Humaisa’ bin Salaaman bin ‘Iwadh bin Buuz bin Qimwal bin Abi Awwam bin Naasyid bin Hiza bin Buldas bin Yadhaf bin Thabiikh bin Jaahim bin Naahisy bin Maakhi bin ‘Iid bin Abqor bin ‘Ubaid bin Addi’a bin Hamdaan bin Sunbur bin Yatsribi bin Yahzan bin Yalhan bin Ar’awi bin ‘Iid bin Disyaan bin ‘Aishar bin Afnaad bin Ayhaam bin Miqshar bin Naahits bin Zaarih bin Sumay bin Mizzi bin Uudah bin ‘Uram bin Qoidzar bin Nabi Ismail A.S bin Nabi Ibrahim A.S.

3. Nasab hingga Nabi Adam A.S

Nasab terakhir, yakni silsilah hingga Nabi Adam A.S. Berikut urutannya.

Nabi Ibrahim A.S bin Taarih (Aazar) bin Nnahuur bin Saaruu bin Raa’uw bin Faalikh bin ‘Aabir bin Syaalikh bin Afkhasyad bin Sam bin Nabi Nuh A.S bin Laamiik bin Mutwisylakh bin Nabi Idris A.S bin Yarid bin Mahlaaiil bin Qoinaan bin Aanuusyah bin Nabi Syits A.S bin Nabi Adam A.S.

Melihat silsilah Nabi Muhammad SAW hingga Nabi Adam A.S, kita dapat mengetahui bahwa terdapat tujuh nabi dalam silsilah tersebut. Itu menandakan bahwa Nabi Muhammad SAW memang manusia terpilih dan bukan dari keturunan sembarang orang.

Itulah tadi nasab atau silsilah Nabi Muhammad SAW hingga Nabi Adam A.S. Semoga informasi ini dapat menambah wawasan kita.

Baca Juga: Apa yang Dimakan Nabi Muhammad SAW saat Sahur dan Buka Puasa?

Baca Juga: Isra Mi'raj, Kisah Agung Perjalanan Nabi Muhammad

Baca Juga: Bisa Dimimpikan Nabi Muhammad SAW, Ini 11 Manfaat Doa Nurbuat