Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

Avip Priatna, dari Mimpi ke Panggung Besar Perjalanan Konser 'An Anime Symphony: Re-Awakening'

Avip Priatna An Anime Symphony.jpeg
POPBELA.com/Niken Ari
Intinya sih...
  • Konser 'An Anime Symphony: Re-Awakening' digelar oleh Jakarta Concert Orchestra pada 25 Januari 2026.
  • Tiket ludes dalam hitungan jam menandai antusiasme publik yang mengubah konser siang hari menjadi dua pertunjukan yang sold out.
  • Proses menyusun playlist konser ini melibatkan partisipasi penonton dan fokus pada membangun pengalaman berkesan bagi mereka.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta Concert Orchestra kembali menggelar konser 'An Anime Symphony: Re-Awakening' pada 25 Januari 2026 lalu. Dihadiri oleh 2000 penonton, konser ini kembali dikonduktori oleh Maestro Avip Priatna dan berkolaborasi dengan sederet musisi berbakat seperti Batavia Madrigal Singers (BMS) dan The Resonanz Children’s Choir (TRCC), dan TRCC Serunai serta menghadirkan para solis Farman Purnama, Sherina D. Saragih, Melody Kirei Alam dan Magnif Silitonga sebagai violinist.

Setelah konser selesai, POPBELA berkesempatan untuk mengikuti rountable interview Avip Priatna dan berbincang soal persiapan tentang konser ketiganya bertema anime ini. Dalam wawancara berdurasi 25 menit tersebut, Avip menceritakan bagaimana serunya memilih lagu, hingga menentukan siapa yang membawakannya.

Penasaran dengan hasil bincang-bincang ini? Simak artikelnya di sini, Bela!

Tiket ludes hanya dalam hitungan jam

JCO - AnAnimeSymphonyRe-Awakening-61.jpg
Dok. Jakarta Concert Orchestra

Antusiasme publik terhadap konser An Anime Symphony: Re-Awakening ini bahkan mengejutkan para penyelenggaranya sendiri. Awalnya, konser tersebut hanya dirancang sebagai satu pertunjukan siang hari, tanpa ekspektasi berlebihan. Namun kenyataan berbicara lain.

"Niatnya memang cuma satu show. Tapi begitu tiket dibuka, nggak sampai satu jam langsung sold out," ungkap Avip membuka percakapan malam itu.

Meski diwarnai keterbatasan, sold out-nya dua pertunjukan ini menjadi penanda kuat bahwa konser tersebut bukan sekadar hiburan sesaat. Ia menjelma menjadi ruang nostalgia dan perayaan lintas generasi, tempat di mana musik anime kembali menemukan rumahnya.

Berawal dari ide anak muda yang dikembangkan menjadi pertunjukan di panggung megah

JCO - AnAnimeSymphonyRe-Awakening-461.jpg
Dok. Jakarta Concert Orchestra

Menariknya, ide konser anime ini justru lahir dari percakapan bersama generasi muda. Sang konduktor dengan jujur mengakui bahwa gagasan tersebut bukan berasal darinya. "Terus terang, ini idenya dari anak-anak muda. Kalau saya mah lebih suka musik-musik klasik yang tua banget," kata Avip sambil berkelakar.

Lingkungan yang lekat dengan anak muda—mulai dari sekolah musik hingga komunitas—membuatnya melihat betapa kuatnya kecintaan mereka terhadap musik anime. Ide ini sebenarnya sudah ada sejak lama, namun baru benar-benar terealisasi beberapa tahun kemudian.

"Kami kan ingin terus produktif dan tampil. Tapi bingung idenya apa. Lalu kami brainstorming begitu. Apa yang mereka impikan, mereka pengen bawain anime, saya akomodasi. Yaudah, kita jalanin dan akhirnya bisa sampai seperti ini," tuturnya.

Dari satu konser ke konser berikutnya, gagasan ini terus berkembang. Sambutan hangat penonton menjadi bahan bakar untuk melangkah lebih jauh, sekaligus pembuktian bahwa mimpi anak muda, ketika diberi ruang, bisa tumbuh menjadi perhelatan besar.

Sulitnya menyusun playlist jadi salah satu kisah yang seru

JCO - AnAnimeSymphonyRe-Awakening-458.jpg
Dok. Jakarta Concert Orchestra

Menyusun daftar lagu untuk konser ini bukan perkara sederhana. Lagu-lagu anime memiliki ikatan emosional yang kuat karena melekat pada cerita yang ditonton berulang kali.

"Lagu-lagu ini sudah melekat karena filmnya sering ditayangkan. Kita nonton ceritanya, dan lagunya ikut hidup," kenangnya.

Alih-alih memutuskan secara sepihak, tim justru membuka diri terhadap suara penonton. "Waktu program belum final, kita ketemu netizen, kita dengarkan request-nya apa, kita catat," jelasnya. Proses ini berlanjut dalam diskusi panjang bersama tim, mulai dari memilih lagu, menata urutan, hingga menentukan siapa yang paling tepat membawakannya.

Semua keputusan diambil dengan satu prinsip sederhana: penonton harus pulang dengan perasaan bahagia. Bagi mereka, konser bukan soal pamer kemampuan, melainkan tentang membangun pengalaman yang berkesan.

Ketika anime dan musik menjadi satu kesatuan yang saling menguatkan

JCO - AnAnimeSymphonyRe-Awakening-458.jpg
Dok. Jakarta Concert Orchestra

Anime dan musik memiliki hubungan yang nyaris tak terpisahkan. Keduanya saling menghidupkan satu sama lain. "Kadang orang jatuh cinta dulu sama animenya, lalu musiknya nempel. Tapi ada juga yang sebaliknya, karena musiknya, jadi pengen nonton animenya," ujarnya.

Menurutnya, kekuatan anime Jepang terletak pada keseriusan mereka menggarap musik. Ragam genre yang luas, mulai dari klasik, pop, balada, hingga rock, menjadi tantangan tersendiri bagi orkestra. "Tantangannya itu gimana caranya rock-nya dapat, klasiknya mengalun, dan bagian lucu-lucunya juga tetap nyampe," katanya.

Di balik panggung, proses ini menjadi ruang belajar bersama. Bagi para musisi dan penyanyi, konser ini bukan hanya soal tampil, tapi juga tentang memahami emosi, cerita, dan pesan yang dibawa setiap lagu.

Alih-alih mengusung satu tema besar, konser ini justru merayakan keberagaman musik anime. Avip mengibaratkan perannya seperti seorang chef. "Saya bukan komposer, saya konduktor. Tugas saya seperti chef—punya bahan, lalu menyusun benang merah dan membangun mood penonton," jelasnya.

Ia sengaja menghindari tema tunggal karena merasa musik anime terlalu kaya untuk dibatasi. "Sayang kalau dipaksa satu tema. Musik anime itu indah, variatif, dan penuh warna. Justru itu yang mau kami sampaikan," tegasnya.

Dengan menjaga keseimbangan antara lagu yang lembut dan menghentak, antara nostalgia dan kejutan, konser ini dirancang agar penonton tetap terhubung dari awal hingga akhir dan pulang dengan perasaan hangat serta puas.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Niken Ari Prayitno
EditorNiken Ari Prayitno
Follow Us

Latest in Career

See More

Avip Priatna, dari Mimpi ke Panggung Besar Perjalanan Konser 'An Anime Symphony: Re-Awakening'

06 Feb 2026, 19:15 WIBCareer