Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

10 Film Ikonik yang Rilis Tahun 2016, Ada Film Peraih Oscar!

La La Land.jpg
Film Ikonik 2016 (Dok. Netflix)
Intinya sih...
  • Fantastic Beasts and Where to Find Them membawa penonton ke dunia sihir baru dari semesta Harry Potter.
  • Suicide Squad menghadirkan konsep antihero dengan identitas visual yang kuat dan karakter ikonik.
  • La La Land menjadi simbol romantisme modern yang bittersweet dengan visual penuh warna dan musik ikonik.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tahun 2016 bisa dibilang sebagai salah satu periode emas dunia perfilman. Beragam genre hadir silih berganti, mulai dari fantasi, romance, horor psikologis, hingga film perang yang menyentuh sisi kemanusiaan. Tak hanya sukses secara komersial, beberapa film di tahun ini juga menuai pujian kritikus dan bahkan membawa pulang piala Oscar.

Menariknya, film-film rilisan 2016 masih sering dibicarakan hingga sekarang. Entah karena ceritanya yang membekas, karakter ikonik, atau soundtrack yang sulit dilupakan. Berikut 10 film ikonik tahun 2016 yang layak kamu tonton ulang atau mungkin baru kamu sadari betapa kuat pengaruhnya.

Fantastic Beasts and Where to Find Them

Film ini menjadi pembuka dunia sihir baru dari semesta Harry Potter. Mengikuti petualangan Newt Scamander, seorang magizoologist eksentrik, film ini membawa penonton menjelajahi New York era 1920-an yang penuh keajaiban. Visual magis dan makhluk fantastis menjadi daya tarik utamanya.

Di balik kisah ringan, film ini juga menyinggung isu diskriminasi dan kekuasaan. Karakter-karakter barunya terasa segar, namun tetap terasa akrab bagi penggemar lama. Sebuah awal yang menjanjikan untuk saga baru di dunia sihir.

Suicide Squad

Suicide Squad menghadirkan konsep antihero dengan gaya yang berani dan penuh warna. Film ini memperkenalkan sekelompok penjahat super yang dipaksa bekerja sama demi misi berbahaya. Sosok Harley Quinn langsung mencuri perhatian sejak kemunculan perdananya.

Meski menuai kritik dari segi cerita, film ini sukses membangun identitas visual yang kuat. Musik, kostum, dan karakter ikonik menjadi alasan film ini tetap diingat. Suicide Squad juga menandai perubahan arah gaya dalam semesta DC kala itu.

La La Land

Tak lengkap membicarakan film 2016 tanpa menyebut La La Land. Film musikal ini mengisahkan cinta antara seorang musisi jazz dan aktris yang tengah mengejar mimpi. Visual penuh warna dan musik yang ikonik langsung mencuri hati penonton.

Lebih dari sekadar kisah cinta, La La Land berbicara tentang pilihan hidup dan pengorbanan. Film ini meraih banyak penghargaan, termasuk Oscar untuk enam nominasi, dan menjadi simbol romantisme modern yang bittersweet. Sebuah film yang membuat senyum dan air mata datang bersamaan.

Batman v Superman: Dawn of Justice

Film ini menjadi salah satu crossover superhero paling ambisius di masanya. Pertemuan Batman dan Superman membawa konflik ideologis tentang kekuasaan dan keadilan. Atmosfer gelap dan serius menjadi ciri khasnya.

Meski respons penonton terbelah, film ini tetap ikonik karena memperkenalkan Wonder Woman ke layar lebar. Adegan aksinya juga menjadi perbincangan hangat. Batman v Superman menandai langkah besar DC dalam membangun semesta sinematiknya.

Passengers

Passengers menggabungkan genre science fiction dan romansa dalam satu perjalanan antariksa. Kisah dua penumpang yang terbangun lebih awal dari hibernasi menghadirkan dilema moral yang kompleks. Visual luar angkasa yang megah menjadi nilai tambah.

Film ini menyoroti kesepian, cinta, dan keputusan egois manusia. Meski premisnya sederhana, emosinya cukup kuat untuk membuat penonton berpikir. Passengers menawarkan kisah cinta yang tak biasa di tengah kehampaan semesta.

Split

Split menjadi salah satu film thriller psikologis paling dibicarakan tahun 2016. James McAvoy tampil memukau dengan memerankan karakter dengan 23 kepribadian berbeda. Ketegangannya dibangun perlahan namun konsisten.

Film ini tidak hanya menakutkan, tapi juga menggugah rasa penasaran. Twist di bagian akhir membuat penonton terkejut dan membuka semesta cerita yang lebih besar. Split membuktikan bahwa horor psikologis bisa terasa segar dan cerdas.

The Autopsy of Jane Doe

Film horor ini mengandalkan suasana mencekam ketimbang jumpscare berlebihan. Kisah otopsi misterius yang berubah menjadi teror perlahan terasa sangat efektif. Lokasi terbatas justru membuat ketegangannya semakin terasa.

Cerita berkembang dengan penuh teka-teki hingga akhir. The Autopsy of Jane Doe menjadi bukti bahwa horor minimalis bisa sangat menghantui. Film ini sering disebut sebagai salah satu horor terbaik di tahun 2016

Miss Peregrine’s Home for Peculiar Children

Film ini membawa penonton ke dunia anak-anak dengan kemampuan unik. Disutradarai oleh Tim Burton, nuansa gotik dan fantasi terasa sangat kental. Ceritanya memadukan petualangan, misteri, dan kehangatan keluarga.

Visualnya menjadi daya tarik utama, dengan karakter-karakter yang unik dan mengesankan. Di balik keanehannya, film ini menyampaikan pesan tentang penerimaan dan keberanian menjadi diri sendiri. Sebuah tontonan yang cocok untuk semua usia.

Hacksaw Ridge

Disutradarai oleh Mel Gibson, Hacksaw Ridge mengisahkan keberanian seorang tentara medis tanpa senjata. Film ini menampilkan kekejaman perang dengan sangat realistis dan emosional. Akting Andrew Garfield mendapat banyak pujian.

Lebih dari sekadar film perang, kisah ini berbicara tentang iman, prinsip, dan kemanusiaan. Hacksaw Ridge sukses meraih Oscar dan menjadi salah satu film paling berkesan di tahun itu. Brutal, namun penuh makna.

Me Before You

Me Before You menghadirkan kisah cinta yang manis sekaligus menyayat hati. Film ini mengikuti hubungan unik antara Lou dan Will yang penuh dinamika emosional. Chemistry para pemain membuat ceritanya terasa hidup.

Film ini mengangkat isu pilihan hidup dan makna kebahagiaan. Tak sedikit penonton yang menitikkan air mata setelah menontonnya. Me Before You menjadi salah satu film romansa paling diingat dari 2016.

Deretan film di atas membuktikan bahwa tahun 2016 adalah masa yang kaya akan cerita dan emosi. Dari film peraih Oscar hingga tontonan populer yang menghibur, semuanya meninggalkan jejak tersendiri di hati penonton.

Menonton ulang film-film ini bukan sekadar nostalgia, tapi juga cara mengingat bagaimana cerita yang kuat bisa bertahan lintas waktu. Jadi, film mana yang paling membekas buat kamu?

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Niken Ari Prayitno
EditorNiken Ari Prayitno
Follow Us

Latest in Career

See More

Sejarah Valentine yang Perlu Kamu Tahu, Berawal dari Kematian!

13 Feb 2026, 10:15 WIBCareer