11 Drama Ikonik James Van Der Beek yang Menandai Perjalanan Kariernya

- Dalam Clarissa Explains It All (1993), Van Der Beek muncul sebagai guest star dalam episode "Alter Ego". Peran ini menandai fase awal kariernya sebelum terkenal.
- Van Der Beek tampil dalam beberapa episode di As the World Turns (1995), memperkuat kredibilitasnya sebagai aktor muda.
- Peran Dawson Leery di Dawson’s Creek (1998–2003) melambungkan namanya. Tayangan ini menjadi ikon budaya pop dan simbol teen drama.
Kabar duka datang dari dunia hiburan Amerika. James Van Der Beek, aktor yang melejit lewat perannya sebagai Dawson Leery dalam serial remaja ikonik Dawson’s Creek, meninggal dunia pada Rabu, 11 Februari 2026, di usia 48 tahun. Kabar tersebut dikonfirmasi oleh sang istri, Kimberly, yang menyebut Van Der Beek berpulang dengan tenang setelah berjuang melawan kanker kolorektal stadium lanjut, penyakit yang pertama kali ia ungkap ke publik pada November 2024 dan kemudian ia jadikan momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini.
Dikenal sebagai ikon remaja era 1990-an, James Van Der Beek tak berhenti pada satu peran saja. Sepanjang kariernya, ia terus berevolusi dengan segala film dan serialnya yang cukup ikonik. Hal ini tentu mengejutkan penonton lewat peran gelap di drama kriminal, menertawakan citra dirinya sendiri dalam komedi kultus, hingga kembali menyapa publik lewat reality show populer. Penasaran? Berikut adalah deretan drama dan serial televisi yang membuat James Van Der Beek dikenal luas dan tetap bersinar hingga akhir hayatnya, Bela!
1. Clarissa Explains It All (1993)
Sebagai salah satu sitkom remaja paling berpengaruh di awal 1990-an, Clarissa Explains It All mengisahkan kehidupan Clarissa Darling (Melissa Joan Hart), remaja cerdas dan sarkastik yang kerap “berbicara langsung” kepada penonton tentang sekolah, keluarga, dan pertemanan. Serial Nickelodeon ini menjadi tonggak penting karena menempatkan karakter perempuan sebagai pusat cerita, sekaligus membentuk gaya penceritaan remaja yang lebih personal dan santai.
James Van Der Beek muncul sebagai guest star dalam episode “Alter Ego”. Meski perannya sangat kecil dan belum membuatnya dikenal luas, keterlibatan ini menandai salah satu penampilan televisi paling awal dalam kariernya, fase ketika ia masih mengumpulkan pengalaman akting sebelum menembus peran besar.
2. As the World Turns (1995)
Di ranah soap opera klasik Amerika, As the World Turns dikenal sebagai salah satu serial terpanjang dan paling berpengaruh. Berlatar kota fiktif Oakdale, Illinois, serial ini menyoroti dinamika keluarga dan kehidupan profesional dengan pendekatan realisme psikologis serta pengembangan karakter yang perlahan namun mendalam.
James Van Der Beek tampil sebagai Stephen Anderson dalam beberapa episode pada 1995, beradu akting dengan para veteran soap opera era tersebut. Peran ini belum menjadikannya terkenal, tetapi berfungsi sebagai batu loncatan penting sebab melalui peran ini memperkenalkannya pada ritme kerja televisi reguler dan memperkuat kredibilitasnya sebagai aktor muda.
3. Dawson’s Creek (1998–2003)
Titik balik karier James Van Der Beek datang lewat Dawson’s Creek, drama remaja ikonik yang mengikuti kehidupan dan persahabatan sekelompok remaja di Capeside, Massachusetts. Serial ini menonjol berkat dialognya yang reflektif dan emosional, serta keberaniannya mengangkat isu-isu sensitif seperti identitas diri, seksualitas, kesehatan mental, dan kehilangan. Bersama Katie Holmes, Joshua Jackson, Michelle Williams, dan Busy Philipps, Van Der Beek menjadi wajah utama era keemasan The WB.
Ia memerankan Dawson Leery, calon pembuat film yang idealis dan introspektif. Peran ini melambungkan namanya ke ketenaran internasional, menjadikannya ikon budaya pop dan simbol utama teen drama 1990-an. Hingga kini, nama James Van Der Beek masih tak terpisahkan dari karakter Dawson.
4. Criminal Minds (2007)
Beralih ke genre kriminal gelap, James Van Der Beek muncul dalam Criminal Minds, serial prosedural yang mengikuti tim Behavioral Analysis Unit (BAU) FBI dalam memprofilkan dan memburu pelaku kejahatan berat. Drama ini dikenal luas karena pendekatan psikologisnya yang intens serta deretan kasus ekstrem yang membekas di ingatan penonton.
Van Der Beek memerankan Tobias Hankel, antagonis kompleks dengan gangguan identitas disosiatif. Meski hanya tampil dalam beberapa episode, penampilannya kerap disebut sebagai salah satu villain paling berkesan sepanjang sejarah Criminal Minds, sekaligus menegaskan kemampuannya keluar jauh dari bayang-bayang karakter Dawson Leery.
5. How I Met Your Mother (2008–2013)
Lewat sitkom super populer ini, James Van Der Beek kembali menyapa audiens televisi arus utama. How I Met Your Mother—yang dibintangi Josh Radnor, Jason Segel, Cobie Smulders, Neil Patrick Harris, dan Alyson Hannigan—dikenal dengan struktur cerita non-linear, humor khas, serta keseimbangan antara komedi ringan dan drama emosional.
Van Der Beek tampil sebagai Simon, mantan pacar Robin Scherbatsky (Cobie Smulders), dalam beberapa episode. Meski bukan peran utama, kemunculannya di serial ikonik ini membantu menjaga eksistensinya di budaya pop dan memperkenalkan kembali wajahnya kepada generasi penonton yang lebih muda.
6. Mercy (2009–2010)
Di ranah drama medis, Mercy menghadirkan sudut pandang berbeda dengan menempatkan perawat—bukan dokter—sebagai pusat cerita. Serial ini dibintangi Taylor Schilling, Michelle Trachtenberg, dan Jaime Lee Kirchner, serta mengangkat trauma perang, tekanan emosional, dan dilema etika di sebuah rumah sakit di New Jersey.
James Van Der Beek berperan sebagai Dr. Joe Briggs, dokter bedah karismatik yang menyimpan banyak konflik pribadi. Sebagai peran reguler, karakter ini menandai transisi penting menuju peran dewasa dan profesional setelah era kejayaannya di teen drama.
7. Don’t Trust the B---- in Apartment 23 (2012–2013)
Kali ini, Van Der Beek memilih jalur komedi satir yang tak terduga. Sitkom ini berfokus pada dinamika absurd antara June Colburn (Dreama Walker), pendatang polos dari Indiana, dan Chloe (Krysten Ritter), perempuan manipulatif namun karismatik di New York.
Ia memerankan versi fiksi dirinya sendiri, yakni aktor narsistik yang dengan sengaja memparodikan citra publiknya. Peran ini kerap disebut sebagai comeback paling cerdas dalam kariernya, memperlihatkan keberanian menertawakan masa lalu sekaligus membuktikan relevansinya di ranah komedi modern.
8. CSI: Cyber (2015–2016)
Melanjutkan kiprahnya di drama prosedural, Van Der Beek bergabung dengan CSI: Cyber, spin-off waralaba CSI yang juga dibintangi Patricia Arquette, Ted Danson, dan Charley Koontz. Serial ini berfokus pada kejahatan siber dan ancaman kriminal di dunia digital.
Sebagai Elijah Mundo, agen FBI dengan latar belakang kriminal, Van Der Beek menjadi bagian dari pemeran utama. Peran ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai aktor televisi mapan yang konsisten di genre kriminal investigatif.
9. Pose (2018)
Masuk ke wilayah prestige TV, Pose—yang dibintangi Mj Rodriguez, Billy Porter, Indya Moore, dan Dominique Jackson—mengangkat dunia ball culture New York akhir 1980-an hingga 1990-an, dengan fokus pada komunitas LGBTQ+ kulit hitam dan Latino.
James Van Der Beek tampil sebagai Matt Bromley, eksekutif periklanan kelas atas. Meski bukan karakter sentral, keterlibatannya dalam serial ini memperluas kredibilitas artistiknya dan menempatkannya dalam lanskap televisi modern yang lebih progresif dan berpengaruh.
10. Dancing with the Stars (2019)
Di luar dunia akting, Van Der Beek kembali mencuri perhatian publik lewat Dancing with the Stars, kompetisi realitas populer yang dipandu Tom Bergeron (saat itu) dan menampilkan deretan selebritas lintas bidang hiburan.
Penampilannya yang konsisten dan emosional membuatnya menjadi salah satu kontestan paling diperbincangkan musim tersebut, sekaligus membuka sisi personal yang jarang terlihat dan menghidupkan kembali popularitasnya di mata publik.
11. The Masked Singer (2025)
Menjelang fase akhir kariernya, James Van Der Beek muncul di The Masked Singer, kompetisi menyanyi fenomenal yang dipandu Nick Cannon dan dikenal dengan panel juri selebritasnya. Tampil sebagai Griffin, ia memanfaatkan unsur nostalgia dan kejutan identitas. Partisipasinya menegaskan bahwa Van Der Beek tetap dikenali sebagai figur budaya pop yang relevan dan dicintai lintas generasi.
Dari perjalanan panjangnya di layar kaca, setiap peran James Van Der Beek meninggalkan jejak dan makna tersendiri bagi penonton. Drama mana yang paling kamu sukai dan paling berkesan dari sosok James Van Der Beek? Mari bersama-sama mengenang karya-karyanya sekaligus mengirimkan doa terbaik untuknya dan keluarga yang ditinggalkan.


















