- MOBO Best Newcomer (2021)
- MOBO Best Drill Act (2021)
- MOBO Best Male Act (2022)
- MOBO Video of the Year “Doja” (2022)
- MOBO Best Male Act (2023)
- MOBO Song of the Year "Sprinter (with Dave)" (2023)
- Les Flammes / Flame of European and/or international collaboration / Central Cee & JRK 19 – "Bolide Noir"
Profil Central Cee, Rapper Inggris yang Kini Menjadi Seorang Muslim

- Rapper Inggris Central Cee mengumumkan telah menjadi muslim dan mengganti namanya, menegaskan perjalanan spiritualnya.
- Central Cee dikenal sebagai rapper sukses sejak merilis single "Day in the Life" pada 2020, dengan prestasi global yang terus meningkat.
- Central Cee awalnya tampil dengan gaya British hip-hop auto-tuned, namun beralih ke UK drill sejak 2020, serta aktif dalam industri fashion dan budaya pop.
Rapper Inggris Central Cee, salah satu figur paling berpengaruh dalam kancah UK rap, kembali menjadi sorotan publik pada 6 Februari 2026. Dalam siaran langsung Instagram bersama PlaqueBoyMax, ia mengumumkan telah menjadi muslim, mengucapkan syahadat, dan mengganti namanya. Keputusan ini dilakukan secara pribadi, tanpa publisitas besar-besaran, menegaskan bahwa ini merupakan perjalanan spiritual yang tulus di tengah kesuksesan karier musiknya.
Selain kabar spiritualnya, Central Cee dikenal sebagai rapper yang produktif dan sukses. Namanya mulai dikenal luas sejak merilis single "Day in the Life" pada 14 Juni 2020, dan sejak itu ia terus menorehkan prestasi di UK dan kancah musik internasional. Lantas, seperti apa sosok Central Cee sebenarnya? Simak informasi lengkapnya dalam artikel berikut ini, Bela!
Profil dan latar belakang Central Cee

Central Cee lahir dengan nama Oakley Neil Caesar-Su pada 4 Juni 1998 di Ladbroke Grove, London. Ia merupakan anak dari ibu berdarah Inggris dan ayah keturunan Guyana-Tiongkok. Orang tuanya berpisah saat ia berusia tujuh tahun, dan ia dibesarkan oleh ibunya bersama dua adik laki-lakinya di Shepherd’s Bush. Dari kecil, ia sudah menulis puisi dan lirik rap, yang sering diperlihatkan kepada ibunya, seorang pekerja sosial.
Masa kecilnya juga dipengaruhi oleh musik Amerika saat mengunjungi ayahnya, serta genre reggae dan dancehall melalui pengalaman menghadiri Notting Hill Carnival. Ia sempat dikenal sebagai anak yang pendiam di sekolah, namun kadang memiliki perilaku nakal, dan meninggalkan sekolah pada usia 16 tahun.
Awal karier musik Central Cee

Central Cee mulai dikenal publik melalui penampilan pada serial Fire in the Streets pada 2014, dan tampil di lagu Ain’t On Nuttin Remix bersama J Hus pada Januari 2015. Ia merilis beberapa proyek awal, termasuk EP 17, Nostalgia, dan CS Vol. 1. Pada usia 17 tahun, ia sudah mengadakan pertunjukan headline pertamanya, membuktikan minat seriusnya untuk mengejar karier musik.
Inspirasi awalnya berasal dari rapper seperti Chip, Bow Wow, dan Fugative, serta figur UK rap seperti Skepta yang ia sebut sebagai alasan utama ia mulai membuat musik. Pada masa ini, ia juga mengalami berbagai pengalaman hidup, termasuk bekerja singkat di toko sepatu dan menjual barang terlarang untuk bertahan hidup, pengalaman yang kemudian memengaruhi lirik dan gaya musiknya.
Kesuksesan global yang diraih pelantun "Sprinter"

Perjalanan karier Central Cee menanjak sejak merilis "Day in the Life" pada 14 Juni 2020, disusul single "Loading" (22 Oktober 2020) dan "Molly" (Juli 2020). Debut mixtape-nya, "Wild West" (2021), langsung debut di posisi kedua UK Albums Chart, sementara mixtape kedua, 23 (2022), memuncaki chart dan memperkuat posisinya sebagai salah satu rapper terkemuka di Inggris.
Single "Doja" (21 Juli 2022) menjadi lagu UK rap paling banyak di-streaming di Spotify pada saat itu. Kesuksesan berlanjut dengan "Sprinter" (1 Juni 2023, kolaborasi dengan Dave), yang menjadi nomor satu UK dan memecahkan rekor lagu rap nomor satu terlama di Inggris. Album studio pertamanya, Can’t Rush Greatness (24 Januari 2025), menjadi nomor satu kedua di UK Albums Chart dan masuk top 10 Billboard 200, menjadi album rap Inggris pertama yang mencapai pencapaian tersebut di Amerika.
Selain itu, Central Cee telah meraih berbagai penghargaan dan pencapaian penting:
Gaya musik hingga fashion ikonik Central Cee

Central Cee awalnya tampil dengan gaya British hip-hop auto-tuned, namun sejak 2020 beralih ke UK drill dengan pendekatan melodius dan upbeat. Ia terinspirasi oleh rapper seperti Kendrick Lamar, J. Cole, Jay-Z, dan YoungBoy Never Broke Again, serta dikenal karena kejujuran lirik dan kerentanannya. Hal ini membuat penggemar merasa dekat dengan pengalaman hidupnya.
Selain musik, Central Cee dikenal dengan gaya fashion streetwear khas Inggris, seperti tracksuits, puffer jackets, dan skull caps. Ia juga mendirikan brand Syna World (2023), berkolaborasi dengan Paris-Saint-Germain dan Nike, serta tampil sebagai model dalam kampanye Drake Nike X Nocta (6 April 2021) dan Jaquemus Neve World (November 2022). Aktivitas ini menunjukkan keterlibatannya tidak hanya dalam musik, tetapi juga industri fashion dan budaya pop.
Dalam kehidupan pribadi, Central Cee sebelumnya menjalin hubungan dengan Madeline Argy hingga Juli 2024, sebelum lebih fokus pada karier dan perjalanan spiritualnya yang terbaru. Transformasi ini semakin memperlihatkan sisi manusiawi dan reflektif dari rapper yang selama ini dikenal karena kesuksesan dan pengaruhnya di kancah musik global.
Central Cee kini menjadi seorang muslim

Pada 6 Februari 2026, Central Cee secara resmi mengumumkan bahwa ia telah memeluk Islam, mengucapkan syahadat, dan mengganti namanya. Dalam siaran langsung Instagram bersama PlaqueBoyMax, ia berkata, “Saya baru saja mengganti nama saya dan mengucapkan syahadat, saya sekarang seorang Muslim,” ucap Central Cee sambil mendapat ucapan selamat dari teman-temannya.
Keputusan ini menandai perubahan pribadi yang signifikan dalam hidup Central Cee. Sebelumnya, ia jarang menyebutkan afiliasi agama secara publik, meski dalam beberapa lagunya, termasuk “Doja”, ia pernah menyinggung istilah yang berkaitan dengan Islam. Langkah ini menunjukkan sisi yang lebih pribadi dan reflektif dari rapper yang selama ini dikenal karena lirik realistis dan gaya hidupnya yang glamor.
Pengumuman tersebut mendapat respon hangat dari penggemar dan komunitas musik global. Banyak yang memberi ucapan selamat dan dukungan, seperti “Welcome to Islam, brother!” dan “Senang melihat perjalanan spiritualmu, semoga diberkahi.” Selain itu, beberapa penggemar berspekulasi mengenai nama barunya, dengan Yusuf menjadi salah satu pilihan populer.
Itulah profil Central Cee, dari awal kariernya di UK drill hingga kini memutuskan untuk memeluk Islam. Kalau ada informasi lain yang kamu tahu, bisa tulis lewat kolom komentar, Bela!

















