Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

Deretan Lagu Hits Ello, Relate dengan Berbagai Fase Kehidupan!

Ello.jpg
Ello (Dok. instagram.com/marcello_tahitoe)
Intinya sih...
  • Lagu-lagu Ello hadir sebagai teman di berbagai fase kehidupan, dari jatuh cinta, patah hati, bangkit, hingga berdamai dengan diri sendiri.
  • Lagu hits Ello seperti "Pergi Untuk Kembali" (2005) dan "Kisah Kita T’lah Usai" (2005) menggambarkan perasaan galau dengan jujur dan dewasa.
  • Ello juga berhasil membawakan lagu-lagu romantis seperti "Yang Ku Nanti" (2006) dan "Hanya Kamu" (2016) dengan nuansa yang hangat dan penuh harapan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Marcello Tahitoe atau yang akrab disapa Ello adalah salah satu musisi Indonesia yang perjalanan kariernya terasa sangat personal bagi para pendengarnya. Dari era pop rock awal 2000-an hingga eksplorasi musikal yang lebih dewasa, lagu-lagu Ello sering kali hadir sebagai teman di berbagai fase hidup mulai dari jatuh cinta, patah hati, bangkit, hingga berdamai dengan diri sendiri.

Tak hanya kuat secara musikal, karya-karya Ello juga dikenal jujur dan apa adanya. Liriknya sederhana, tapi emosinya sampai. Berikut deretan lagu hits Ello yang hingga kini masih relevan dan sering diputar ulang.

Pergi Untuk Kembali (2005)

“Pergi Untuk Kembali” menjadi salah satu lagu yang langsung melekat dengan nama Ello sejak awal kariernya. Dirilis pada tahun 2005, lagu ini menggambarkan dilema seseorang yang memilih menjauh bukan karena tak cinta, melainkan demi menemukan makna yang lebih besar. Nuansa galau yang lembut membuat lagu ini mudah diterima banyak pendengar.

Di masanya, lagu ini terasa sangat jujur dan dewasa. Ello tidak menjual drama berlebihan, melainkan menghadirkan perasaan rindu yang tertahan. Hingga kini, “Pergi Untuk Kembali” masih sering dianggap sebagai salah satu lagu perpisahan paling ikonik dari Ello.

Berikut cuplikan lirik lagu “Pergi Untuk Kembali”.

Ku akan pergi meninggalkan dirimu
Menyusuri liku hidupku
Janganlah kau bimbang dan janganlah kau ragu
Berikan senyuman padaku

Selamat tinggal kasih
Sampai kita jumpa lagi
Aku pergi takkan lama
Hanya sekejap saja
Ku akan kembali lagi
Asalkan engkau tetap menanti

Kisah Kita T’lah Usai (2005)

Masih di tahun 2005, Ello merilis “Kisah Kita T’lah Usai” yang tak kalah emosional. Lagu ini menjadi representasi perpisahan yang pahit namun harus diterima. Liriknya lugas, seolah mengajak pendengar untuk berhenti menyangkal kenyataan.

Dalam lagu ini, Ello memperlihatkan kematangan emosional sejak usia muda. Tak ada kemarahan berlebihan, hanya rasa sedih dan penerimaan. Lagu ini cocok didengarkan saat hati sedang belajar ikhlas.

Berikut cuplikan lirik lagu “Kisah Kita T’lah Usai”.

Mungkin kisah kita tlah usai
Tak demikian cintaku
Berakhir memang tlah berakhir
Namun ku tetap bersyukur oh no no oh

Cintaku akan selalu utuh padamu oh
Walau berpisah namun hatiku bersamamu

Yang Ku Nanti (2006)

Dirilis pada tahun 2006, “Yang Ku Nanti” menampilkan sisi romantis Ello yang penuh harapan. Lagu ini berbicara tentang penantian dan keyakinan bahwa cinta sejati akan datang pada waktunya. Nuansanya lembut dan menenangkan.

“Yang Ku Nanti” sering dianggap sebagai lagu penguat bagi mereka yang sedang menunggu tanpa kepastian. Liriknya sederhana, namun sarat makna tentang kesabaran dan ketulusan. Lagu ini memperkuat citra Ello sebagai penyanyi dengan karakter vokal yang hangat dan jujur.

Berikut cuplikan lirik lagu “Yang Ku Nanti”.

Rembulan malam jadi saksi bisu
Kita kembali merajut kasih
Takkan terpisahkan oleh laut biru
Itulah janji yang terucap di malam itu

Satukan hati satukan jiwa
Bersua kembali senang rasanya
Mencintai diriku apa salahnya
Kusayangi dirimu takkan berdosa

Takkan Ada Aku Lagi (2008)

Masih dari tahun 2008, “Takkan Ada Aku Lagi” menyuguhkan perasaan kehilangan yang lebih dalam. Lagu ini menceritakan perpisahan dari sudut pandang seseorang yang memilih pergi demi kebaikan bersama. Liriknya terasa pahit namun jujur.

Ello menyanyikannya dengan emosi yang tertahan, membuat pendengar ikut larut. Lagu ini cocok didengarkan saat sedang berdamai dengan keputusan besar dalam hidup. Sebuah lagu perpisahan tanpa amarah, hanya keikhlasan.

Berikut cuplikan lirik lagu “Takkan Ada Aku Lagi”.

Bila ini yang kau mau
meninggalkan diriku
silahkan kau pergi
kutakkan mencari

kurelakan seutuhnya
sepenuhnya cintaku
pamitlah menjauh
takkan kumenahan

Andai “Selamanya” (2008)

“Andai ‘Selamanya” juga dirilis pada tahun 2008 dan menjadi lagu yang penuh perenungan tentang janji dan harapan. Lagu ini mempertanyakan makna kata “selamanya” dalam hubungan. Tema yang sederhana, tapi terasa sangat dekat dengan realita.

Ello membawakan lagu ini dengan nuansa sendu yang elegan. Liriknya mengajak pendengar untuk merenung, bukan menyalahkan. Lagu ini sering dianggap sebagai salah satu karya Ello yang paling dewasa secara emosional.

Berikut cuplikan lirik lagu “Andai ‘Selamanya”.

Maafkanlah aku, caci diriku
Luapkan saja semua
Asalkan engkau bahagia
Ini janjiku, janji setiaku
Cintaku untukmu selamanya

Benci Tapi Rindu (2010)

Dirilis pada tahun 2010, “Benci Tapi Rindu” merupakan interpretasi ulang dari karya legendaris Rinto Harahap. Ello berhasil membawakan lagu ini dengan sentuhan modern tanpa menghilangkan ruh aslinya. Emosi konflik antara cinta dan luka terasa sangat kuat.

Versi Ello memberi warna baru yang lebih lembut namun tetap menghantui. Lagu ini membuktikan kemampuan Ello dalam menghidupkan ulang karya klasik. Tak heran jika lagu ini kembali populer di generasi baru.

Berikut cuplikan lirik lagu “Benci Tapi Rindu”.

Kau datang dan pergi sesuka hatimu
Oh kejamnya dikau
Teganya dikau padaku
Kau pergi dan datang sesuka hatimu
Oh sakitnya hati
Bencinya hati padamu

Ayah (2010)

Masih di tahun 2010, Ello merilis “Ayah” yang menyentuh sisi emosional keluarga. Lagu ini menjadi ungkapan cinta dan penghormatan kepada sosok ayah. Liriknya sederhana, tapi mampu membuat banyak pendengar terdiam.

“Ayah” sering diputar di momen-momen reflektif. Lagu ini memperlihatkan sisi Ello yang lebih personal dan tulus. Sebuah karya yang mengingatkan kita pada peran keluarga dalam hidup.

Berikut cuplikan lirik lagu “Ayah”.

Ayah, dengarkanlah
Aku ingin berjumpa
Walau hanya dalam mimpi

Wo-ho-ho-ho-oh
Walau hanya dalam mimpi
Ho-wo-oh

Untuk ayah tercinta
Aku ingin bernyanyi
Walau air mata di pipiku
(Ayah, dengarkan diriku, oh)

Buka Semangat Baru (2011)

Dirilis pada tahun 2011, “Buka Semangat Baru” hadir dengan nuansa yang lebih cerah dan optimistis. Lagu ini mengajak pendengar untuk bangkit dan menatap hari dengan harapan. Aransemennya terasa ringan dan penuh energi.

Berbeda dari lagu-lagu galau Ello sebelumnya, lagu ini menunjukkan sisi positif dan motivasional. Cocok didengarkan saat butuh dorongan semangat. Lagu ini menjadi bukti bahwa Ello mampu bermain di berbagai emosi.

Berikut cuplikan lirik lagu “Buka Semangat Baru”.

Hello teman semua
Ayo kita sambut
Hari baru telah tiba
Apa yang kurasakan
Kuingin engkau tahu
Dan berbagi bersama

Buka kita buka hari yang baru
Sebagai semangat langkah ke depan
Jadi pribadi baru
Buka kita buka jalan yang baru
Tebarkan senyum wajah gembira
Dalam suasana baru

Bukalah bukalah semangat baru
Bukalah bukalah semangat baru
Bukalah bukalah semangat baru

Gak Kayak Mantanmu (2012)

Dirilis pada tahun 2012, “Gak Kayak Mantanmu” menjadi lagu Ello yang lebih playful dan santai. Lagu ini berbicara tentang pembuktian diri dalam hubungan baru. Liriknya ringan, tapi relatable.

Nuansa ceria dalam lagu ini membuatnya mudah dinikmati. Ello tampil lebih percaya diri dan santai. Lagu ini sering dianggap sebagai penyegar di antara deretan lagu galau Ello.

Berikut cuplikan lirik lagu “Gak Kayak Mantanmu”.

Gak kayak mantanmu
Yang selalu menyakitimu
Gak pernah mau ngurusin kamu
Bohongin kamu, curangin kamu
Gak peduli perasaanmu oh-oh yeah

Ayo Indonesia Bisa (2012)

Masih di tahun 2012, “Ayo Indonesia Bisa” hadir sebagai lagu penyemangat nasional. Lagu ini membangkitkan optimisme dan rasa percaya diri sebagai bangsa. Pesannya lugas dan penuh semangat.

Ello berhasil menyampaikan pesan positif tanpa terasa menggurui. Lagu ini sering digunakan dalam berbagai kampanye dan momen kebangsaan. Sebuah karya yang memperlihatkan kepedulian sosial Ello.

Berikut cuplikan lirik lagu “Ayo Indonesia Bisa”.

Ayo ayo ayo indonesia bisa
Ayo ayo ayo bangkit bersatulah
Ayo ayo ayo kami di sini tuk mendukungmu

Ayo ayo ayo lepaskan bebanmu
Ayo ayo ayo kejarlah mimpimu
Ayo ayo ayo kami di sini tuk mendukungmu

Hanya Kamu (2016)

Dirilis pada tahun 2016, “Hanya Kamu” menampilkan sisi romantis Ello yang lebih matang. Lagu ini berbicara tentang kesetiaan dan keyakinan pada satu orang. Nuansanya tenang dan hangat.

Lagu ini cocok didengarkan saat sedang jatuh cinta secara dewasa. Ello tidak lagi berteriak soal cinta, melainkan membisikkannya dengan penuh keyakinan. Sebuah lagu yang terasa intim dan personal.

Berikut cuplikan lirik lagu “Hanya Kamu”.

Hanya kamu yang lengkapi hidupku
Hanya kamu kekuatan hatiku
Hanya kamu yang warnai hariku
Hanya kamu, ya cuma kamu

Sudah (2021)

“Sudah” dirilis pada tahun 2021 dan menjadi representasi Ello yang telah berdamai dengan masa lalu. Lagu ini berbicara tentang keikhlasan dan melepaskan. Tidak ada penyesalan, hanya penerimaan.

Liriknya terasa sangat relevan bagi mereka yang sedang belajar merelakan. “Sudah” menunjukkan kedewasaan emosional Ello sebagai musisi dan manusia. Lagu ini terasa tenang namun menghantam perasaan.

Berikut cuplikan lirik lagu “Sudah”.

Dinda, semalam berakhir sudah
Segala resah yang t'lah tertuang
Semua jadi kenangan
Manis mungkin hanyut berdua
Di dalam kekosongan mata hati ini
Tak satu pun yang ku sesali
Malahan semua hiasi hidup
Mungkin setitik perih yang ada
Mendewasakan aku dan kamu

Juliette (2022)

Dirilis pada tahun 2022, “Juliette” menghadirkan nuansa segar dan romantis dengan sentuhan modern. Lagu ini terasa ringan namun tetap emosional. Ello terdengar lebih bebas dalam berekspresi.

“Juliette” memperlihatkan bahwa Ello terus berkembang tanpa kehilangan identitasnya. Lagu ini menjadi bukti bahwa karya Ello masih relevan di era musik yang terus berubah. Sebuah penutup manis untuk daftar lagu hitsnya.

Berikut cuplikan lirik lagu “Juliette”.

Juliette ku masihkah kamu
Percaya kepada Romeo mu
Yakinkah kau dia adalah akhir
Dari cerita perjalanan cintamu

A aku banyak dengar cerita-cerita yang tak bagus
Uh uh menyangkut perihal Romeo mu kekasih hatimu

Perjalanan musik Ello adalah kisah tentang pertumbuhan sebagai musisi dan sebagai manusia. Dari lagu galau penuh pencarian hingga karya yang lebih tenang dan reflektif, Ello selalu hadir dengan kejujuran. Lagu-lagunya bukan sekadar hiburan, tetapi cermin emosi yang pernah, sedang, atau akan kita rasakan. Mungkin itulah alasan mengapa lagu-lagu Ello tetap hidup hingga hari ini. Karena di setiap nada dan liriknya, ada potongan cerita kita sendiri.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Niken Ari Prayitno
EditorNiken Ari Prayitno
Follow Us

Latest in Career

See More

Deretan Lagu Hits Ello, Relate dengan Berbagai Fase Kehidupan!

11 Feb 2026, 17:55 WIBCareer