"Shooting Star", Lagu Baru Eileen Pandjaitan tentang Rindu, Luka, dan Proses Berdamai
![[Cover Artwork] Ei - Shooting Star (1).jpg](https://image.popbela.com/post/20260113/upload_e014924a599dd74ba002ae5e842c153f_0e2de3df-5558-424d-b2b7-cf8cc605a475.jpg)
Lagu "Shooting Star" merupakan karya terbaru Eileen Pandjaitan yang menceritakan tentang rindu, kehilangan, dan proses berdamai dengan perasaan yang belum selesai.
Lagu ini hadir dalam format pop ballad yang lembut namun menyimpan emosi dalam, dengan lirik sederhana namun penuh luka sehingga mudah membuat pendengar merasa terhubung.
Dalam proses kreatif pembuatan lagunya, Ei bekerja sama dengan Bowo Soulmate sebagai Vocal Director serta Ankadiov dan Andreas Arianto sebagai produser untuk menjaga lagu tetap jujur dan rapuh.
Di penghujung tahun 2025 lalu, penyanyi-penulis lagu Eileen Pandjaitan, atau yang akrab disapa Ei, kembali merilis karya terbarunya bertajuk "Shooting Star". Setelah "Nothing Left for You" yang dirilis pada Oktober lalu, Ei kembali menyuarakan cerita yang dekat dengan banyak perempuan: rindu, kehilangan, dan proses berdamai dengan perasaan yang belum selesai.
Lagu "Shooting Star" hadir dalam format pop ballad yang lembut, tenang, namun menyimpan emosi yang dalam. Lagu ini bercerita tentang seseorang yang terus kembali ke tempat yang sama, pada waktu yang sama, berharap keajaiban kecil bisa membawa orang yang dicintainya kembali pulang.
“Shooting Star itu semacam percakapan batin yang nggak pernah sempat tersampaikan. Ada banyak hal yang pengen aku bilang, tapi akhirnya cuma bisa aku tulis,” ungkap Ei. Lagu ini ditulis dari pengalaman personal yang sangat dekat dengan perjalanan emosinya.
Adegan dan lirik yang membuat siapa saja terhubung dengan kisahnya
![[Publicity Photo] 3. Ei - Shooting Star.jpg](https://image.popbela.com/post/20260113/upload_7888f5ef6882bb493580da9322a89b24_af380bb8-4dfd-4c86-aee0-f58e67581ceb.jpg)
Cerita lagu ini dibuka dengan adegan yang sinematik: seorang perempuan berdiri diam di sebuah kafe, tempat kenangan lama bermula. Ia merasa melihat mobil seseorang yang dirindukan lewat, mungkin nyata, mungkin hanya harapan yang belum siap dilepaskan.
Dari adegan tersebut, "Shooting Star" mengalir seperti monolog batin yang jujur. Bahasa liriknya sederhana, namun penuh luka, membuat pendengar, terutama perempuan, mudah merasa terhubung dengan ceritanya.
“Aku selalu berusaha nulis dari tempat yang paling dekat sama hati aku. Kejujuran itu penting. Dan ‘Shooting Star’ jadi salah satu lagu yang aku bikin sambil berdamai dengan rasa sakit,” tambah Ei.
Vokal yang lembut menjadi ciri khasnya
![[Publicity Photo] 5. Ei - Shooting Star.jpg](https://image.popbela.com/post/20260113/upload_56202faa6707493a58e5801c7adc4b81_c4ebf2ba-d6b9-4291-b1ff-9a366d11bea5.jpg)
Dengan vokal lembut yang menjadi ciri khasnya, Ei menyampaikan setiap baris lagu dengan ketenangan dan kedewasaan emosional. Tidak ada dramatisasi berlebihan. Hanya rasa yang dibiarkan hadir apa adanya. Pendekatan ini juga konsisten dengan karya-karya Ei sebelumnya seperti May, Halfway, dan To Let You Go, yang dikenal kuat dalam storytelling personal dan emosional.
Proses kreatif di balik pembuatan lagunya
![[Publicity Photo] 1. Ei - Shooting Star.jpg](https://image.popbela.com/post/20260113/upload_b29f633bff1d8c4662494f7d9fe19d8c_9f1773f0-c461-454d-8418-35c0c3b5cbd9.jpg)
Dalam proses kreatif "Shooting Star", Ei bekerja sama dengan Bowo Soulmate sebagai Vocal Director serta Ankadiov dan Andreas Arianto sebagai produser. Mereka sepakat untuk menjaga lagu ini tetap intimate, dengan aransemen minimal agar emosi tetap menjadi pusat cerita.
“Nggak usah terlalu banyak layer. Aku pengin lagunya tetap jujur dan rapuh,” jelas Ei mengenai konsep produksi yang dipilih.
Berkenalan lebih jauh dengan Eileen Pandjaitan
![[Publicity Photo] 2. Ei - Shooting Star.jpg](https://image.popbela.com/post/20260113/upload_92de40414b8fb45cbacb36b36ff9a929_3939b9bb-5c06-4fd3-81dc-b5e014de6670.jpg)
Bernama lengkap Eileen Pandjaitan, musisi kelahiran 24 April 2003 ini telah menunjukkan minat bermusik sejak usia belia. Karier profesionalnya dimulai pada usia 17 tahun, dan kolaborasi "May, Halfway" bersama Mario Ginanjar (Kahitna) menjadi salah satu titik penting dalam perjalanannya.
Saat ini, Ei tengah menempuh pendidikan di Berklee College of Music, Massachusetts, setelah menerima beasiswa pada 2022. Lagu "Shooting Star" resmi dirilis pada Jumat, 12 Desember 2025, dan tersedia di seluruh platform musik digital. Lagu ini menjadi pengingat bahwa tidak apa-apa untuk merasa, mengingat, dan perlahan berdamai.


















