Lailatul Qadar Sedang Haid? Ini Amalan yang Bisa Dilakukan untuk Meraup Pahala

Lailatul Qadar disebut sebagai malam penuh kemuliaan di bulan Ramadan, dengan pahala ibadah yang lebih baik dari seribu bulan.
Wanita haid tetap bisa beribadah melalui dzikir, istighfar, salawat, doa, mendengarkan murottal, hingga bersedekah tanpa melanggar larangan syariat.
Amalan-amalan sederhana tersebut diyakini membawa keberkahan besar dan menjadi kesempatan meraih pahala berlipat di malam Lailatul Qadar.
Malam Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling istimewa di bulan Ramadan. Malam ini menjadi malam yang dinanti-nantikan oleh umat Islam. Pasalnya, disebutkan dalam Al-Qu'ran bahwa pahala ibadah di malam ini lebih baik dari seribu bulan.
Seluruh umat muslim berlomba-lomba melakukan berbagai amalan di 10 malam terakhir Ramadan ini. Namun, sebagian wanita berpikir mereka tidak bisa melaksanakan salat atau ibadah tertentu karena sedang haid. Padahal, masih ada berbagai amalan yang tetap bisa dilakukan agar tidak melewatkan keutamaan Lailatul Qadar. Lalu, apa saja amalan yang dapat dilakukan wanita haid pada malam istimewa tersebut? Selami artikelnya sampai habis, Bela!
1. Membaca dzikir pendek

Dzikir 1:
سُبْحَانَ اللهِ , اَلْحَمْدُ لِلَّهِ , لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ, اللهُ أَكْبَرُ
Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaaha illallah, Allahu Akbar
"Kalimat yang paling dicintai Allah ada empat: Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaaha illallah, Allahu Akbar." (HR. Muslim)
Dzikir 2:
سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيمِ
Subhanallah wabihamdihi subhanallahil adzim
Artinya: "Maha suci Allah dan Segala puji hanya bagi-Nya, Maha Suci Allah yang Maha Agung." (HR. Bukhari Muslim)
Dzikir 3:
لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ
Lailaha illa Anta subhanaka inni kuntu minadhdhalimin
Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sungguh aku adalah termasuk orang-orang yang zhalim." (QR. Al-Anbiya : 87)
Dzikir 4:
لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ
Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku walahul hamdu wahuwa 'alaa kulli syai-in qadiir
Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Allah semata, tiada Sekutu bagi-Nya, bagi-Nya segala kekuasaan, bagi-Nya segala puji, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu." (HR. Bukhari Muslim).
2. Membaca istighfar 100x

Rasulullah SAW bersabda:
"Wahai sekalian manusia. Taubatlah (beristighfar) kepada Allah karena aku selalu bertaubat kepada-Nya dalam sehari sebanyak 100 kali." (HR. Muslim)
Istighfar:
أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ
Astaghfirullahaladzim
Sayyidul Istighfar:
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ
Allahumma anta rabbii laa ilaaha illaa anta, khalaqtanii wa ana 'abduka, wa ana 'alaa 'ahdika wa wa'dika mastatha'tu. A'udzu bika min syarri maa shana'tu, abuu-u laka bini'matika 'alayya, wa abuu-u bidzanbii faghfirlii fa innahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta.
Artinya: "Ya Allah, Engkau adalah Rabbku, tidak ada Tuhan selain Engkau. Engkau yang menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menetapi janji-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan perbuatanku. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku dan aku mengakui dosaku. Maka ampunilah aku, sebab tidak ada yang dapat mengampuni dosa selain Engkau." (HR. Bukhari)
3. Membaca salawat Nabi

اللهم صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
Allahumma sholli ala sayyidina Muhammad wa ala ali sayyidina Muhammad
Artinya: "Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad dan kepada keluarga junjungan kami Nabi Muhammad".
4. Memperbanyak doa

Selain memperbanyak dzikir dan sholawat, kita juga dianjurkan untuk memperbanyak doa selama malam Lailatul Qadar.
"Dan Tuhanmu berfirman, 'Berdo'alah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu... " (QS. Ghafur : 60)
5. Mendengarkan murottal dan kajian dengan niat berdzikir

Diriwayatkan dalam Shahih Al-Bukhari, Nabi SAW, tetap membaca Al-Qur'an meskipun Aisyah sedang dalam keadaan haid. Hal ini menunjukkan bahwa mendengarkan bacaan Al-Qur'an diperbolehkan bagi perempuan haid.
6. Bersedekah

"Memberikan sedekah pada malam ini (Lailatul Qadar) akan dilipatgandakan pahalanya"
Amalan terakhir yang bisa dilakukan perempuan haid saat malam Lailatul Qadar adalah dengan mengeluarkan sedekah. Tidak harus banyak, sesuaikan dengan kemampuan dan keikhlasan.
Itu dia 6 amalan Lailatul Qadar yang bisa dilakukan perempuan haid. Meski terlihat kecil di mata kita, Allah sudah berjanji akan melipatgandakan pahala ibadah sekecil apapun. Semoga kita semua termasuk orang-orang yang mendapatkan keberkahan dan kemuliaan malam Lailatul Qadar. Aamiin.

















