Loguetown
Reverse Mountain
Whisky Peak
Drum Island
7 Fakta Menarik ‘One Piece Live Action Season 2’, Makin Seru!

- One Piece Live Action Season 2 mendapat rating sempurna di Rotten Tomatoes berkat peningkatan kualitas produksi, efek visual, dan alur cerita yang lebih kompleks dibanding musim pertama.
- Musim kedua menampilkan chemistry kru Topi Jerami yang makin kuat serta memperkenalkan banyak karakter baru seperti Chopper, Vivi, Nico Robin, dan Crocodile dengan total 33 pemain tambahan.
- Netflix telah memastikan produksi Season 3 yang akan melanjutkan kisah menuju Alabasta Saga, menunjukkan keyakinan besar terhadap potensi jangka panjang serial ini.
Kesuksesan musim pertama dari One Piece memang sulit dilupakan. Serial adaptasi dari manga karya Eiichiro Oda ini berhasil mencuri perhatian penonton di seluruh dunia dan menjadi salah satu adaptasi anime paling sukses di Netflix.
Musim pertamanya bahkan meraih skor Certified Fresh 86% di Rotten Tomatoes dengan tingkat kepuasan penonton mencapai 95%. Tak heran jika banyak penggemar menaruh ekspektasi tinggi pada musim kedua. Kabarnya memang musim kedua ini mendapatkan respon yang baik.
Lalu, apa saja hal menarik dari musim kedua ini? Berikut beberapa fakta menarik dari One Piece Live Action Season 2.
1. Mendapat rating sempurna di Rotten Tomatoes

Salah satu pencapaian paling mencuri perhatian adalah rating sempurna yang diraih musim kedua ini. Banyak kritikus memuji peningkatan kualitas produksi dibandingkan musim pertama. Mulai dari efek visual, pembangunan dunia, hingga alur cerita yang terasa lebih besar dan kompleks.
Beberapa ulasan bahkan menyebut serial ini sebagai salah satu serial orisinal terbaik yang pernah dibuat Netflix, sekaligus standar baru untuk adaptasi anime ke format live action.
2. Chemistry kru Topi Jerami Semakin Kuat

Penampilan para pemain juga menjadi salah satu kekuatan utama serial ini Iñaki Godoy kembali tampil memukau sebagai Monkey D. Luffy dengan energi yang khas dan penuh semangat.
Hubungan persahabatan antara para anggota kru Topi Jerami juga terasa semakin natural di layar. Hal ini membuat dinamika kelompok mereka terasa hangat dan emosional, sama seperti yang digambarkan dalam manga dan anime.
3. Mengadaptasi empat arc penting

Musim kedua menghadirkan petualangan yang lebih luas karena mengadaptasi empat arc penting dalam cerita.
Beberapa lokasi yang akan muncul antara lain:
Arc-arc ini menjadi bagian awal dari perjalanan besar menuju Grand Line dan memperkenalkan banyak karakter penting dalam cerita.
4. Banyak karakter baru yang ikonik

Musim kedua juga menghadirkan banyak karakter baru yang sudah lama dinantikan para penggemar.
Beberapa di antaranya adalah:
Tony Tony Chopper
Nefertari Vivi
Nico Robin
Selain itu, ada juga karakter antagonis penting seperti Crocodile yang diperankan oleh Joe Manganiello. Secara total, musim kedua menghadirkan 33 anggota cast baru yang memperkaya dunia cerita.
5. Kemunculan Bartolomeo yang mengejutkan

Salah satu momen yang paling mengejutkan bagi penggemar adalah kemunculan Bartolomeo. Dalam live action, karakter ini bahkan diperlihatkan berinteraksi langsung dengan Luffy, sesuatu yang cukup menarik karena dalam cerita aslinya ia baru muncul jauh setelah era Dressrosa.
Kemunculan ini dianggap sebagai fan service yang menyenangkan bagi penggemar sekaligus membuka kemungkinan perubahan kecil dalam adaptasi live action.
6. Ada flashback Brook dan Laboon
Detail menarik lainnya adalah hadirnya flashback emosional tentang pertemuan Brook dan Laboon. Dalam anime, kisah ini baru dijelaskan saat Brook bergabung dengan kru di arc Thriller Bark. Namun di live action, cerita tersebut muncul lebih awal saat kru bertemu dengan Laboon.
Pendekatan ini membuat cerita terasa lebih emosional sejak awal sekaligus memberi konteks yang lebih kuat terhadap karakter Laboon.
7. Season 3 sudah dipastikan diproduksi

Kabar baik bagi buat kamu yang menantikan kelanjutan dari live action ini, Netflix bahkan sudah memberikan lampu hijau untuk Season 3 sebelum musim kedua dirilis.
Produksi musim ketiga mulai berjalan pada November 2025 dan akan melanjutkan cerita menuju Alabasta Saga, salah satu arc terbesar dalam dunia One Piece.
Hal ini menunjukkan bahwa Netflix sangat percaya dengan potensi jangka panjang serial ini.
Melihat peningkatan kualitas produksi, kehadiran karakter baru, hingga detail cerita yang semakin emosional, One Piece Live Action Season 2 berhasil membuktikan bahwa adaptasi anime tidak selalu gagal.
Serial ini tidak hanya menghadirkan nostalgia bagi penggemar lama, tetapi juga berhasil menarik penonton baru yang belum pernah mengikuti cerita One Piece sebelumnya.
Dengan petualangan kru Topi Jerami yang semakin luas dan cerita yang terus berkembang, perjalanan menuju Grand Line dalam versi live action tampaknya baru saja dimulai.


















