Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install
For
You

Cara Menghilangkan Jerawat Hormonal: 5 Langkah Efektif Kulit Sehat

Cara Menghilangkan Jerawat Hormonal: 5 Langkah Efektif Kulit Sehat
katesomerville.com
Intinya Sih
  • Jerawat hormonal muncul akibat perubahan hormon yang memicu produksi minyak berlebih, biasanya di area dagu dan rahang, serta membutuhkan perawatan berbeda dari jerawat biasa.
  • Lima langkah utama mengatasinya meliputi pemilihan skincare tepat, menjaga pola makan sehat, mengelola stres, tidak memencet jerawat, dan konsultasi ke dokter bila kondisi tak membaik.
  • Kunci keberhasilan perawatan adalah konsistensi dalam menjaga keseimbangan hormon, menerapkan gaya hidup sehat, serta menggunakan produk yang sesuai agar kulit tetap bersih dan terhindar dari bekas jerawat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jerawat hormonal menjadi salah satu masalah kulit yang paling sering dialami, baik oleh remaja maupun orang dewasa. Berbeda dengan jerawat biasa, jerawat hormonal biasanya muncul karena perubahan hormon dalam tubuh yang memicu produksi minyak berlebih. Akibatnya, pori-pori mudah tersumbat dan menimbulkan peradangan pada kulit.

Jerawat hormonal sering muncul di area dagu, rahang, pipi bagian bawah, hingga leher. Biasanya meradang, terasa sakit, dan sulit hilang dalam waktu singkat. Nggak sedikit yang merasa frustrasi karena jerawat ini kerap muncul kembali meski sudah memakai berbagai skincare.

Untungnya, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu mengatasi jerawat hormonal. Selain menggunakan skincare yang tepat, pola hidup sehat juga sangat berpengaruh terhadap kondisi kulit. Berikut lima cara menghilangkan jerawat hormonal yang bisa kamu coba.

1. Gunakan skincare dengan kandungan yang tepat

2.jpg
uk.theinkeylist.com

Langkah pertama untuk mengatasi jerawat hormonal adalah memilih skincare yang sesuai dengan kondisi kulit. Hindari produk yang terlalu keras karena dapat membuat skin barrier rusak dan memperparah peradangan. Beberapa kandungan skincare yang bisa membantu mengatasi jerawat hormonal, antara lain, salicylic acid untuk membersihkan pori-pori, niacinamide untuk mengurangi kemerahan dan minyak berlebih, benzoyl peroxide membantu melawan bakteri penyebab jerawat, sampai retinol agar regenerasi kulit lebih cepat.

Gunakan gentle facial wash yang tidak membuat kulit terasa kering setelah mencuci wajah. Setelah itu, lanjutkan dengan moisturizer agar tetap lembap. Banyak orang dengan kulit berjerawat takut memakai pelembap, padahal kulit yang terlalu kering justru bisa memicu produksi minyak lebih banyak. Jangan lupa menggunakan sunscreen setiap pagi. Paparan sinar matahari dapat memperparah bekas jerawat dan membuat kulit lebih sensitif.

2. Jaga pola makan agar hormon stabil

4.jpg
apollopharmacy.in

Apa yang dikonsumsi sehari-hari juga dapat memengaruhi kondisi kulit. Pada beberapa orang, makanan tertentu bisa memicu produksi hormon yang berlebihan sehingga jerawat semakin meradang. Untuk membantu mengurangi jerawat hormonal, coba kurangi makanan dan minuman manis, fast food, makanan berminyak, sampai produk susu yang bisa memicu breakout.

Nah, sebaiknya perbanyak makanan yang kaya antioksidan dan nutrisi seperti sayuran hijau, buah-buahan, ikan, kacang-kacangan, dan air putih yang cukup. Makanan dengan kandungan omega-3 juga baik untuk membantu mengurangi inflamasi pada kulit. Selain itu, menjaga pola makan sehat dapat membantu tubuh menjaga keseimbangan hormon secara alami. Perubahan pola makan memang tidak memberikan hasil instan, tetapi jika dilakukan secara konsisten, kulit biasanya akan terlihat lebih sehat dan jerawat perlahan berkurang.

3. Kelola stres dengan baik

3.jpg
reservio.com

Stres ternyata memiliki hubungan erat dengan munculnya jerawat hormonal. Saat stres meningkat, tubuh memproduksi hormon kortisol lebih banyak. Kondisi ini bisa memicu produksi minyak berlebih dan memperparah jerawat. Tidak heran jika banyak orang mengalami breakout saat sedang banyak pikiran, kurang tidur, atau kelelahan. Karena itu, penting untuk mulai mengelola stres dengan lebih baik. Beberapa cara yang bisa kamu lakukan dengan istirahat yang cukup, olahraga secara rutin, meditasi atau journaling, sampai melakukan hobi yang kamu sukai.

Selain membantu kesehatan mental, kualitas tidur yang baik juga mendukung proses regenerasi kulit. Saat tubuh beristirahat dengan cukup, kulit memiliki waktu untuk memperbaiki diri secara optimal. Jika stres sulit dikendalikan dan jerawat semakin parah, konsultasi dengan profesional bisa menjadi langkah yang tepat.

4. Hindari memegang atau memencet jerawat

6.jpg
versedskin.com

Salah satu kebiasaan yang sering dilakukan saat muncul jerawat hormonal adalah memencetnya. Padahal, kebiasaan ini justru dapat memperburuk kondisi kulit. Memencet jerawat bisa menyebabkan peradangan, bekas jerawat sulit hilang, kulit iritasi, sampai infeksi. Jerawat hormonal biasanya berada cukup dalam di bawah kulit sehingga tidak mudah dikeluarkan. Jika dipaksa, area kulit di sekitarnya bisa mengalami luka dan meninggalkan noda hitam maupun bopeng.

Daripada memencet jerawat, gunakan acne patch atau spot treatment untuk membantu mengurangi peradangan. Kamu juga bisa mengompres area jerawat menggunakan es yang dibungkus kain bersih agar kemerahan lebih mereda. Menjaga kebersihan tangan dan rutin mengganti sarung bantal juga penting agar bakteri tidak mudah berpindah ke wajah.

5. Konsultasi ke dokter kulit jika jerawat tak kunjung membaik

5.jpg
healthline.com

Jika jerawat hormonal terasa semakin parah, meradang, atau tidak membaik meski sudah menggunakan skincare, sebaiknya segera konsultasi ke dokter kulit. Dokter biasanya akan membantu mencari penyebab utama jerawat hormonal dan memberikan perawatan yang sesuai dengan kondisi kulit. Jerawat hormonal yang dibiarkan terlalu lama dapat meninggalkan bekas permanen pada kulit. Karena itu, penanganan sejak dini sangat penting untuk mencegah scar dan hiperpigmentasi. Selain itu, dokter juga dapat membantu menentukan skincare yang aman digunakan sehingga kulit tidak semakin sensitif akibat salah memilih produk.

Cara menghilangkan jerawat hormonal membutuhkan proses. Kunci utamanya adalah menjaga keseimbangan hormon, memilih skincare yang tepat, serta menjalankan pola hidup sehat. Dengan perawatan yang tepat, jerawat hormonal bisa lebih terkontrol dan kulit tampak lebih sehat!

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Michael Richards
EditorMichael Richards

Related Articles

See More