5 Cara Merawat Low Porosity Hair, Wajib Tahu!

- Low porosity hair memiliki kutikula rapat yang membuat air dan produk sulit menyerap, menyebabkan rambut mudah lepek dan berminyak.
- Perawatan penting meliputi pembersihan rutin, menjaga kelembapan dengan produk secukupnya, serta memilih bahan seperti madu, gliserin, atau lidah buaya.
- Gunakan panas ringan dan air hangat saat perawatan agar kutikula terbuka sementara sehingga produk lebih mudah terserap ke batang rambut.
Apakah kamu familiar dengan istilah low porosity hair? Low porosity hair adalah kondisi ketika kutikula rambut sangat rapat sehingga air hingga produk perawatan rambut yang kamu gunakan cenderung sulit masuk ke dalam batang rambut.
Akibatnya, rambut terasa lebih mudah lepek dan berat meski kamu sudah berusaha merawatnya dengan berbagai cara. Kondisi ini juga membuat rambut menjadi lebih mudah berminyak lantaran produk perawatan rambut yang kamu gunakan lebih sering menempel di permukaan rambut saja.
Lantas, bagaimana cara merawat low porosity hair?
1. Bersihkan rambut secara menyeluruh secara berkala

Seperti yang kamu ketahui, rambut dengan porositas yang rendah membuat produk lebih rentan menempel di permukaan rambut dan lama kelamaan produk tersebut mengalami penumpukkan dan bisa menimbulkan masalah baru.
Alih-alih membuat rambut menjadi semakin berminyak dan lepek, kamu bisa membersihkan rambut secara menyeluruh secara berkala. Langkah ini dilakukan untuk membantu mengangkat sisa produk pada rambut sehingga rambut dan kulit kepala tetap sehat.
2. Menjaga kelembapan rambut menjadi penting

Kelembapan rambut tentu tetap dibutuhkan oleh kamu yang memiliki rambut dengan porositas yang rendah. Namun, kelembapan alami rambut terkadang belum cukup. Untuk itu, kamu bisa menambah kelembapan rambut dengan penggunaan produk perawatan rambut seperti leave-in conditioner.
Agar tidak berujung pada penumpukkan produk, gunakan leave-in conditioner secukupnya dan seperlunya saja. Tak perlu digunakan setiap saat, apabila rambut sudah terasa lembap, maka kamu tak perlu mengaplikasikannya lagi.
3. Gunakan kandungan pada produk perawatan rambut yang mampu menarik air

Beberapa kandungan pada produk perawatan rambut memiliki kelebihan menarik bahkan menahan air. Kandungan yang dimaksud adalah madu, gliserin, hingga lidah buaya mampu menjaga kelembapan rambut sehingga rambut tidak kering.
Sehingga, kamu bisa menggunakan produk perawatan rambut dengan kandungan-kandungan tersebut untuk menjaga kelembapan rambut sehingga rambut tak kering atau kaku.
4. Gunakan bantuan panas untuk membantu penyerapan produk perawatan rambut

Panas diketahui dapat membuka kutikula, memudahkan produk perawatan rambut untuk menyerap dan bekerja lebih mudah dan optimal. Rambut dengan porositas rendah bisa memanfaatkan ini.
Ketika kamu tengah menggunakan kondisioner atau masker rambut, maka kamu bisa memanfaatkan uap panas yang ringan dari handuk hangat atau alat penguap rambut untuk membuka kutikula rambut.
5. Keramas dengan air hangat

Air hangat membantu membuka lapisan kutikula rambut sementara, jadi shampoo, conditioner, atau hair mask lebih mudah menyerap ke batang rambut dengan porositas yang rendah.
Cukup buat suhunya hangat saja, jangan terlalu panas karena bisa membuat rambut kering dan mengembang. Setelah selesai, kamu bisa membilas terakhir pakai air agak dingin agar kutikula menutup lagi dan rambut terasa lebih halus.
Sekarang sudah tahu cara merawat low porosity hair, kan?


















