Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install
For
You

Kesalahan Memakai Bronzer yang Membuat Makeup Terlihat Kusam

Kesalahan Memakai Bronzer yang Membuat Makeup Terlihat Kusam
thekit.ca
Intinya Sih
  • Kesalahan umum dalam memakai bronzer meliputi pemilihan warna terlalu gelap, aplikasi berlebihan, dan penempatan di area yang salah sehingga membuat wajah tampak kusam dan tidak natural.
  • Pemilihan warna bronzer sebaiknya hanya satu hingga dua tingkat lebih gelap dari kulit asli serta disesuaikan dengan undertone agar hasilnya menyatu dan terlihat alami.
  • Teknik aplikasi yang tepat seperti membaurkan dengan kuas lembut dan memilih formula sesuai jenis kulit membantu menciptakan tampilan makeup hangat, segar, dan berdimensi alami.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Dengan sentuhan bronzer yang tepat, wajah bisa tampak lebih segar seolah baru saja terkena sinar matahari alami. Tapi, penggunaan bronzer yang kurang tepat justru bisa memberikan hasil sebaliknya, seperti makeup terlihat kusam, kotor, bahkan tampak lebih tua.

Tidak sedikit orang yang masih melakukan beberapa kesalahan saat memakai bronzer, mulai dari memilih warna yang kurang sesuai hingga teknik aplikasi yang kurang tepat. Agar hasil makeup tetap flawless dan natural, penting untuk mengetahui apa saja kesalahan yang perlu dihindari saat menggunakan bronzer.

Berikut beberapa kesalahan memakai bronzer yang dapat membuat makeup terlihat kusam!

1. Memilih warna bronzer terlalu gelap

6.jpg
brigitte.de

Salah satu kesalahan paling umum adalah memilih bronzer yang terlalu gelap dibandingkan warna kulit. Nggak sedikit yang menganggap bahwa semakin gelap warna bronzer, semakin tegas pula dimensi wajah yang dihasilkan. Padahal, bronzer yang terlalu gelap justru dapat membuat wajah terlihat kotor dan tidak menyatu dengan complexion.

Idealnya, pilih bronzer yang hanya satu hingga dua tingkat lebih gelap dari warna kulit asli. Warna yang terlalu kontras akan menciptakan garis-garis tegas yang sulit dibaurkan dan membuat hasil makeup terlihat tidak natural.

Selain itu, penting juga memperhatikan undertone bronzer. Jika kulit memiliki undertone hangat, pilih bronzer bernuansa keemasan atau cokelat hangat. Sementara untuk kulit dengan undertone netral atau cool, bronzer bernuansa cokelat netral biasanya akan terlihat lebih natural.

2. Mengaplikasikan bronzer terlalu banyak

2.jpg
stmoriz.com

Bronzer memang dirancang untuk memberikan efek hangat pada wajah, tapi jika penggunaannya berlebihan dapat membuat keseluruhan tampilan makeup terlihat berat dan kusam. Kesalahan ini sering terjadi ketika produk diambil terlalu banyak dalam sekali aplikasi. Saat bronzer menumpuk di satu area, warna wajah akan terlihat tidak merata. Bahkan, bronzer yang berlebihan bisa menutupi kesegaran dari foundation, blush, maupun highlighter yang sudah diaplikasikan sebelumnya.

Cara terbaik adalah mengaplikasikan bronzer sedikit demi sedikit. Ambil produk secukupnya menggunakan kuas, lalu tepuk perlahan untuk menghilangkan kelebihan produk sebelum menyentuh wajah. Teknik seperti ini memungkinkan kamu mengontrol intensitas warna. Jika merasa hasilnya masih kurang terlihat, tambahkan produk secara bertahap daripada langsung mengaplikasikan dalam jumlah banyak.

3. Menempatkan bronzer di area yang salah

4.jpg
editorialist.com

Bronzer memiliki fungsi untuk menciptakan efek hangat dan dimensi alami pada wajah. Namun, banyak orang masih salah menempatkan bronzer sehingga wajah terlihat kusam dan kurang proporsional. Bronzer sebaiknya diaplikasikan pada area yang secara alami terkena sinar matahari, seperti tulang pipi bagian atas, pelipis, garis rambut, rahang, atau hidung.

Kesalahan yang sering terjadi adalah mengaplikasikan bronzer terlalu rendah di bawah tulang pipi. Area tersebut sebenarnya lebih cocok untuk contour. Ketika bronzer ditempatkan terlalu rendah, wajah bisa terlihat turun dan kurang segar.

Memahami perbedaan fungsi bronzer dan contour akan membantu menghasilkan makeup yang lebih natural. Bronzer berfungsi menambah kehangatan, sedangkan contour digunakan untuk menciptakan bayangan.

4. Tidak membaurkan bronzer dengan baik

5.jpg
hellomagazine.com

Blending atau membaurkan produk merupakan kunci utama dalam makeup. Bronzer yang tidak dibaurkan dengan sempurna dapat meninggalkan garis tegas yang membuat wajah terlihat belang dan kusam. Kesalahan ini sering terjadi ketika kamu terburu-buru saat makeup atau menggunakan kuas yang kurang sesuai. Hasilnya, warna bronzer terlihat menumpuk di satu titik dan tidak menyatu dengan complexion.

Untuk mendapatkan hasil yang natural, gunakan kuas fluffy dengan bulu yang lembut. Gerakkan kuas dengan gerakan memutar atau menyapu secara perlahan hingga warna bronzer menyatu dengan kulit. Pastikan juga tidak ada batas yang terlihat jelas antara bronzer dan foundation. Semakin halus transisi warnanya, semakin natural pula hasil akhir makeup yang dihasilkan.

5. Memilih bronzer tidak sesuai dengan jenis kulit

3.jpg
bestdrugozf.click

Saat memilih bronzer, nggak sedikit yang fokus hanya pada warna tanpa mempertimbangkan formula produknya. Padahal, formula bronzer sangat berpengaruh terhadap hasil akhir makeup.

Bagi pemilik kulit berminyak, bronzer berbentuk powder biasanya lebih nyaman digunakan karena membantu mengontrol kilap berlebih. Sementara itu, pemilik kulit kering dapat mempertimbangkan cream bronzer atau liquid yang memberikan tampilan lebih menyatu dan dewy.

Jika formula yang digunakan tidak sesuai dengan kondisi kulit, hasil makeup bisa terlihat patchy, cakey, atau kusam.

Bronzer merupakan makeup yang mampu memberikan efek wajah lebih hangat, sehat, dan berdimensi. Namun, hasil tersebut hanya bisa didapatkan jika produk digunakan dengan teknik yang tepat. Kesalahan seperti memilih warna yang terlalu gelap, menggunakan terlalu banyak produk, salah penempatan, hingga kurang membaurkan bronzer dapat membuat makeup terlihat kusam dan kurang natural.

Dengan memahami cara penggunaan yang benar serta menghindari berbagai kesalahan umum tersebut, bronzer dapat menjadi produk andalan!

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Michael Richards
EditorMichael Richards

Related Articles

See More