Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

5 Kebiasaan yang Tanpa Disadari Memicu Bulu Mata Rontok

5 Kebiasaan yang Tanpa Disadari Memicu Bulu Mata Rontok
pexels.com/Shiny Diamond
Share Article

Bulu mata yang panjang, lentik, dan tebal sering kali menjadi salah satu penunjang penampilan. Tak heran jika banyak orang rutin menggunakan maskara, serum bulu mata, hingga penjepit untuk mendapatkan tampilan mata yang lebih ekspresif.

Sayangnya, di balik rutinitas tersebut, ada sejumlah kebiasaan yang tanpa disadari justru dapat mempercepat kerontokan bulu mata. Mulai dari tidur masih menggunakan riasan mata hingga terlalu sering menggosok area mata, semua dapat memberikan tekanan berlebih pada folikel bulu mata.

Jika terus dilakukan, kebiasaan-kebiasaan ini bukan hanya membuat bulu mata tampak menipis, tetapi juga menghambat pertumbuhan bulu mata baru.

Oleh karena itu, Popbela akan membahas kebiasaan yang tanpa disadari memicu bulu mata rontok dalam ulasan berikut ini. Yuk, simak!

1. Menggosok mata terlalu sering atau terlalu keras

Ilustrasi  wanita mengucek mata
freepik.com/diana.grytsku

Kebiasaan menggosok mata, terutama dengan tekanan yang kuat atau dilakukan berulang kali, dapat membuat bulu mata lebih mudah rontok.

Gesekan yang terjadi bisa menarik bulu mata keluar dari folikelnya sebelum menyelesaikan siklus pertumbuhan alami.

Selain itu, tindakan ini juga berisiko memicu iritasi pada kelopak mata.

Jika dilakukan dengan tangan yang kurang bersih, kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko blepharitis atau peradangan pada kelopak mata, yang turut memengaruhi kesehatan folikel dan menyebabkan bulu mata lebih mudah rontok.

2. Menghapus riasan mata dengan kasar

ilustrasi seseorang dengan eye makeup (freepik.com/freepik)
freepik.com/freepik

Cara membersihkan riasan mata juga berpengaruh terhadap kesehatan bulu mata.

Menggosok area mata terlalu keras saat menghapus maskara atau eyeliner dapat memberikan tarikan berlebih pada bulu mata sehingga lebih mudah patah atau tercabut dari folikelnya.

Agar tetap terjaga, gunakan makeup remover atau micellar water yang lembut, lalu usap area mata secara perlahan tanpa memberikan tekanan berlebihan maupun menarik bulu mata.

3. Terlalu sering memakai eyelash extension atau bulu mata palsu

ilustrasi memasang bulu mata palsu (pexels.com/RDNE Stock project)
pexels.com/RDNE Stock project

Meski mampu membuat tampilan mata terlihat lebih dramatis, penggunaan eyelash extension atau bulu mata palsu yang terlalu sering dapat berdampak pada kesehatan bulu mata asli.

Beban tambahan dari extension dan tarikan yang terjadi secara terus-menerus dapat melemahkan akar bulu mata sehingga lebih mudah rontok.

Tak hanya itu, lem perekat yang digunakan juga berpotensi menimbulkan iritasi atau reaksi alergi pada area kelopak mata.

Untuk mengurangi risiko tersebut, para ahli menyarankan memberikan jeda pemakaian agar folikel bulu mata memiliki waktu untuk beristirahat dan kembali pulih.

4. Tidur tanpa membersihkan riasan mata

ilustrasi tidur siang
pexels.com/Ketut Subiyanto

Melewatkan rutinitas membersihkan makeup sebelum tidur bukan hanya berdampak pada kulit, tetapi juga kesehatan bulu mata.

Maskara yang masih menempel semalaman dapat membuat bulu mata menjadi kaku dan lebih mudah patah akibat gesekan dengan bantal.

Di sisi lain, sisa kosmetik yang menumpuk berisiko menyumbat kelenjar di sekitar kelopak mata sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya blepharitis, yaitu peradangan yang dapat mengganggu kesehatan folikel dan memicu bulu mata rontok.

Oleh sebab itu, biasakan membersihkan area mata hingga benar-benar bersih setiap malam.

5. Menggunakan penjepit bulu mata secara tidak tepat

ilustrasi penjepit bulu mata
pexels.com/Karola G

Meski menjadi andalan untuk membuat bulu mata tampak lebih lentik, penggunaan penjepit bulu mata yang kurang tepat justru dapat memicu kerontokan.

Risiko ini meningkat apabila penjepit digunakan setelah mengaplikasikan maskara, ditekan terlalu kuat, atau bantalan karetnya sudah aus.

Itu dia kebiasaan yang tanpa disadari memicu bulu mata rontok. Dengan menghindari kebiasaan-kebiasaan tersebut dan merawat bulu mata secara tepat, bulu mata dapat tetap sehat, kuat, serta tumbuh lebih optimal.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More