Nggak Sulit, Ini 5 Cara Memperbaiki Pola Tidur yang Berantakan

- Pola tidur berantakan dapat memicu lelah dan kantuk siang hari, sulit fokus, perubahan suasana hati, penurunan daya tahan tubuh, serta gangguan jam biologis.
- Perbaikan dilakukan bertahap dengan tidur dan bangun pada jam sama setiap hari, lalu memajukan waktu tidur demi memenuhi kebutuhan istirahat tujuh hingga delapan jam.
- Dukung tidur berkualitas melalui kamar sejuk dan redup, tidur siang maksimal 20 menit, relaksasi tanpa ponsel, serta jeda makan malam beberapa jam sebelum tidur.
Membangun pola tidur yang baik memang tidak mudah, terutama jika kamu terbiasa tidur larut malam. Padahal, pola tidur yang berantakan dapat membuat tubuh mudah lelah dan mengantuk di siang hari, sulit berkonsentrasi, suasana hati mudah berubah, daya tahan tubuh menurun, hingga mengganggu jam biologis tubuh.
Kabar baiknya, pola tidur yang berantakan masih bisa diperbaiki. Kuncinya adalah membangun kebiasaan tidur yang lebih teratur agar tubuh kembali mendapatkan waktu istirahat yang cukup dan berkualitas. Lantas, bagaimana cara memperbaiki pola tidur yang berantakan? Popbela telah merangkum beberapa tips yang bisa kamu coba berikut ini!
1. Bangun rutinitas tidur yang baik

Freepik.com Tidur yang baik idealnya berlangsung selama tujuh hingga delapan jam setiap malam. Namun, tidak semua orang dapat memenuhi durasi tidur tersebut. Sebagian orang bahkan terbiasa tidur larut malam karena terlalu asyik bermain ponsel atau menggunakan waktu istirahat untuk melakukan aktivitas lain.
Jika ingin memperbaiki pola tidur yang berantakan, kamu bisa melakukannya secara bertahap. Mulailah dengan membiasakan diri tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari. Setelah tubuh mulai terbiasa, kamu dapat memajukan waktu tidur secara perlahan agar kebutuhan tidur harian tetap terpenuhi.
2. Ciptakan lingkungan tidur yang nyaman

Freepik.com Selanjutnya, agar tidur lebih nyenyak, kamu bisa menciptakan suasana kamar yang nyaman dengan mengatur suhu dan pencahayaan. Misalnya, atur suhu air conditioner pada tingkat yang sejuk dan nyaman agar tubuh lebih rileks saat beristirahat.
Selain itu, redupkan pencahayaan kamar untuk membantu menciptakan suasana yang lebih tenang. Posisi tidur juga dapat memengaruhi kenyamanan saat beristirahat. Oleh karena itu, pilih posisi tidur yang paling nyaman dan membuat tubuh terasa rileks.
3. Hindari tidur siang terlalu lama

Freepik.com Tidur siang terkadang menjadi langkah untuk mengurangi rasa kantuk dan lelah di sela-sela aktivitas yang padat. Namun, ketika kamu melakukannya terlalu lama, tidur siang justri bisa membuat kamu kesulitan terlelap ketika malam.
Alih-alih tidur berjam-jam di siang hari, kamu bisa meluangkan waktu hingga 20 menit untuk memejamkan mata sekaligus meredakan rasa lelah, agar kamu bisa tidur dengan nyaman di malam hari.
4. Lakukan aktivitas yang membuat kamu rileks

Freepik.com Memperbaiki pola tidur yang berantakan juga bisa dilakukan dengan melakukan berbagai aktivitas yang membuat tubuh dan pikiran lebih rileks di malam hari. Beberapa di antaranya adalah melakukan peregangan ringan, latihan pernapasan, atau menghindari penggunaan ponsel sebelum tidur.
Kebiasaan tersebut dapat membantu tubuh lebih siap untuk beristirahat sehingga kualitas tidur pun menjadi lebih baik. Pasalnya, ketika tubuh dan pikiran berada dalam kondisi rileks, kamu akan lebih mudah terlelap dan mendapatkan tidur yang nyenyak.
5. Hindari makan terlalu banyak sebelum tidur

Freepik.com Makan dalam porsi besar terlalu dekat dengan waktu tidur dapat membuat tubuh masih aktif mencerna makanan, sehingga kamu bisa merasa kurang nyaman saat berbaring.
Sebaiknya beri jeda beberapa jam antara waktu makan malam dan tidur agar tubuh lebih siap untuk beristirahat. Selain itu, hindari makanan yang terlalu pedas, berlemak, atau manis menjelang tidur karena dapat membuat perut terasa tidak nyaman dan mengganggu kualitas tidur.
Jadi, sudah tahu apa saja cara memperbaiki pola tidur yang berantakan, kan?




















