Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
For
You

5 Hal yang Harus Dihindari Setelah Keramas, Apa Saja?

5 Hal yang Harus Dihindari Setelah Keramas, Apa Saja?
pexels.com/Karolina Grabowska www.kaboompics.com

Perawatan rambut tidak berhenti saat proses keramas selesai. Justru, fase setelah keramas menjadi momen krusial yang menentukan kondisi rambut ke depannya.

Kesalahan dalam penanganan rambut yang masih basah dapat memicu berbagai masalah, seperti kerusakan kutikula hingga meningkatnya risiko rambut patah. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui kebiasaan apa saja yang sebaiknya dihindari.

Popbela akan membahas hal yang harus dihindari setelah keramas dalam ulasan berikut ini. Yuk, simak!

1. Menyisir rambut saat masih sangat basah

ilustrasi menyisir rambut
freepik.com/nensuria

Hal yang harus dihindari setelah keramas yang pertama yaitu menyisir rambut saat masih sangat basah. Perlu diingat, menyisir rambut saat masih sangat basah sebaiknya dihindari karena pada kondisi ini helai rambut berada dalam keadaan paling rapuh.

Kutikula yang terbuka dan tingkat elastisitas yang meningkat membuat rambut lebih mudah tertarik, sehingga risiko patah, rontok, hingga munculnya ujung bercabang jadi lebih tinggi.

Secara ilmiah, rambut basah memiliki kekuatan mekanik yang lebih rendah, sehingga tidak tahan terhadap tarikan maupun gesekan berlebih saat disisir.

2. Menggosok rambut terlalu kasar dengan handuk

ilustrasi memakai handuk
pexels.com/Vlada Karpovich

Tak sedikit orang yang mengeringkan rambut dengan cara digosok kuat menggunakan handuk. Padahal, kebiasaan ini justru bisa merusak permukaan rambut lho, Bela.

Gesekan yang terlalu keras membuat helai rambut saling bergesek dan terangkat, sehingga rambut jadi mudah kusut, tampak mengembang tidak teratur (frizz), dan terasa lebih kasar saat disentuh. Jika dilakukan terus-menerus, kondisi ini bisa membuat rambut terlihat kering dan kurang sehat.

3. Tidur dengan rambut yang masih basah

ilustrasi tidur
pexels.com/cottonbro studio

Hal yang harus dihindari setelah keramas berikutnya yaitu tidur dengan rambut yang masih basah. Kebiasaan tidur saat rambut masih basah sering dianggap sepele, padahal bisa menimbulkan berbagai gangguan.

Kulit kepala yang lembap membuatnya lebih mudah "kotor" karena jamur dan bakteri cepat berkembang, yang kemudian memicu ketombe dan rasa tidak nyaman seperti gatal. Di sisi lain, rambut yang masih basah dan tertekan saat tidur juga lebih rentan kusut serta mudah patah karena kondisinya belum cukup kuat.

4. Langsung mengikat rambut (terutama kencang)

ilustrasi mengikat rambut
freepik.com/freepik

Langsung mengikat rambut setelah keramas, apalagi dalam kondisi masih basah dan dengan ikatan yang kencang, bisa membuat rambut lebih mudah rusak.

Saat basah, helai rambut cenderung lebih lentur sehingga tarikan dari ikatan akan terasa lebih "menekan" dan lama-kelamaan melemahkan rambut di area tersebut.

Akibatnya, rambut jadi mudah patah di bagian yang sering diikat, bahkan garis rambut di depan (hairline) bisa terlihat makin menipis jika kebiasaan ini terus dilakukan.

5. Menggunakan alat styling panas saat rambut masih sangat basah

Ilustrasi styling rambut
freepik.com/stockking

Menggunakan hair dryer, catokan, atau curling iron saat rambut masih basah bisa membuat rambut cepat rusak. Air yang masih tersisa di dalam helai rambut akan bereaksi saat terkena panas tinggi, sehingga membuat rambut kehilangan kelembapannya secara drastis.

Akibatnya, rambut jadi kering, terasa rapuh, dan lebih mudah patah. Jika dilakukan terus-menerus, lapisan luar rambut juga bisa rusak sehingga rambut tampak kusam dan sulit kembali sehat seperti semula.

Itu dia hal yang harus dihindari setelah keramas. Dengan menghindari kebiasaan tersebut, kamu bisa menjaga rambut tetap kuat, sehat, dan minim kerusakan.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Michael Richards
EditorMichael Richards
Follow Us

Latest in Beauty

See More

5 Hal yang Harus Dihindari Setelah Keramas, Apa Saja?

28 Mar 2026, 09:25 WIBBeauty