Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install
For
You

Profil Cher, "Goddess of Pop" yang Tak Pernah Kehilangan Pesonanya di Usia 80 Tahun

Profil Cher, "Goddess of Pop" yang Tak Pernah Kehilangan Pesonanya di Usia 80 Tahun
Cher. (instagram.com/charlottetilbury | cher)
Intinya Sih
5W1H
  • Cher, lahir pada 20 Mei 1946, merayakan ulang tahun ke-80 sebagai ikon hiburan global dengan karier lintas dekade di musik, film, televisi, dan fashion yang tetap relevan hingga kini.

  • Sebagai penyanyi dan aktris multitalenta, Cher mencetak sejarah lewat lagu-lagu hits lintas genre serta memenangkan Oscar untuk perannya di film Moonstruck.

  • Dikenal juga sebagai aktivis sosial, Cher aktif mendukung isu kemanusiaan, serta baru diabadikan dalam Rock and Roll Hall of Fame pada 2024.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Nama Cher kembali ramai diperbincangkan setelah sang legenda musik merayakan ulang tahunnya yang ke-80 pada 20 Mei 2026. Di usia yang sudah memasuki delapan dekade, Cher tetap menjadi salah satu ikon hiburan paling berpengaruh di dunia. Kariernya membentang sejak era 1960-an dan terus relevan hingga sekarang, baik di industri musik, film, televisi, maupun budaya pop secara umum.

Julukan "Goddess of Pop" melekat kuat padanya berkat kemampuan bertahan di berbagai generasi musik. Suaranya yang khas, gaya fashion yang berani, serta kepribadiannya yang karismatik membuat Cher selalu punya tempat spesial di hati penggemar lintas usia.

Dalam momen ulang tahunnya yang ke-80 ini, yuk, “Turn Back Time” untuk melihat kembali perjalanan panjang Cher sebagai entertainer legendaris yang telah mencetak begitu banyak sejarah di dunia hiburan lewat profil lengkapnya berikut ini!

Table of Content

Masa kecil dan latar belakang Cher

Masa kecil dan latar belakang Cher

Cher lahir dengan nama Cherilyn Sarkisian pada 20 Mei 1946 di El Centro, California. Ia berasal dari keluarga dengan latar belakang Armenia-Amerika dari pihak ayahnya, John Sarkisian, sementara ibunya, Georgia Holt, dikenal sebagai aktris dan penyanyi.

Kehidupan masa kecil Cher tidak selalu mudah. Orang tuanya berpisah saat ia masih kecil dan kondisi ekonomi keluarganya sempat tidak stabil. Meski begitu, Cher sudah menunjukkan minat besar pada dunia seni sejak usia muda. Ia senang tampil di depan publik dan aktif mengikuti berbagai kegiatan kreatif di sekolah.

Saat remaja, Cher memutuskan meninggalkan sekolah untuk mengejar karier di industri hiburan. Ia pindah ke kawasan Los Angeles dan mulai mengambil kelas akting, hingga bernyanyi di klub-klub kecil di sekitar Sunset Strip.

Awal karier bersama Sonny Bono

Cher, Sonny Bono
Cher dan Sonny Bono. (Kredit: Peter Denton via Wikipedia Commons)

Perjalanan karier Cher berubah ketika ia bertemu Sonny Bono pada awal 1960-an. Sonny saat itu bekerja untuk produser musik legendaris, Phil Spector, dan membantu Cher masuk ke dunia rekaman sebagai backing vocalist.

Cher sempat terlibat dalam beberapa rekaman terkenal, termasuk lagu “Be My Baby” milik The Ronettes. Setelah itu, Cher dan Sonny membentuk duo musik yang kemudian dikenal sebagai Sonny & Cher.

Nama mereka langsung melejit lewat lagu “I Got You Babe” pada 1965. Lagu tersebut berhasil menduduki posisi pertama Billboard Hot 100 dan menjadi salah satu lagu duet paling ikonik sepanjang masa. Kesuksesan itu membuat Sonny & Cher berkembang menjadi pasangan selebritas terbesar pada masanya.

Perjalanan musik sang "Goddess of Pop"

Cher
Cher. (Kredit: M Abancourt via Wikipedia Commons)

Karier solo Cher berkembang sangat pesat sejak awal 1970-an. Ia berhasil membangun identitas musiknya sendiri dengan suara kontralto yang kuat dan mudah dikenali. Cher juga dikenal berani mengeksplorasi berbagai genre musik, mulai dari folk-pop, rock, disco, hingga dance-pop modern.

Sejumlah lagu hit seperti “Gypsys, Tramps & Thieves”, “Half-Breed”, dan “Dark Lady” membawa Cher berkali-kali menduduki puncak tangga lagu Amerika Serikat. Popularitasnya terus bertahan hingga dekade berikutnya lewat lagu “If I Could Turn Back Time” yang menjadi anthem pop-rock era 1980-an.

Salah satu momen paling berpengaruh dalam kariernya hadir melalui lagu “Believe” pada 1998. Lagu tersebut menjadi fenomena global dan dikenal luas karena penggunaan efek auto-tune, yang kemudian mengubah tren produksi musik pop dunia. Hingga kini, “Believe” masih dianggap sebagai salah satu lagu dance terbesar sepanjang masa.

Cher juga mencetak rekor luar biasa sebagai satu-satunya artis wanita dengan lagu nomor satu di tujuh dekade berbeda. Pencapaian ini membuat namanya terus disebut sebagai salah satu entertainer paling sukses dalam sejarah musik modern.

Sukses besar di dunia film

Cher, Mamma Mia
Cher sebagai Ruby Sheridan di film Mamma Mia! Here We Go Again. (IMDb)

Selain musik, Cher juga berhasil membangun reputasi kuat sebagai aktris Hollywood. Banyak kritikus awalnya meragukan kemampuan aktingnya karena ia lebih dikenal sebagai penyanyi pop. Namun, Cher membuktikan kualitasnya lewat sejumlah film penting.

Penampilannya dalam film Silkwood (1983) membuatnya mendapat nominasi Oscar untuk Aktris Pendukung Terbaik. Ia kemudian meraih pujian besar lewat film Mask (1985) yang memberinya penghargaan di Festival Film Cannes.

Puncak karier akting Cher datang melalui film Moonstruck (1987). Dalam film romantis tersebut, Cher memenangkan Academy Award untuk kategori Aktris Terbaik. Kemenangan itu memperkuat statusnya sebagai entertainer multitalenta yang sukses di dunia musik dan perfilman sekaligus.

Generasi yang lebih muda mungkin mengenalnya lewat film Burlesque (2010) bersama Christina Aguilera atau penampilannya di Mamma Mia! Here We Go Again (2018).

Ikon televisi dan fashion

Cher
Cher memakai "Oscar revenge dress" dari Bob Mackie di 58th Academy Awards 1986. (Dok. AP via Wikipedia Commons)

Cher juga sangat identik dengan dunia televisi. Program variety show seperti The Sonny & Cher Comedy Hour menjadi salah satu tayangan paling populer di era 1970-an. Acara tersebut memperlihatkan chemistry Cher dan Sonny yang menghibur sekaligus penuh gaya.

Di luar musik dan akting, Cher punya pengaruh besar di dunia fashion. Ia dikenal dengan kostum panggung glamor, eksperimental, dan berani, yang sering dirancang oleh desainer legendaris Bob Mackie. Gaya fashion Cher bahkan masih menjadi inspirasi banyak artis pop hingga sekarang.

Aktif dalam aktivisme dan isu kemanusiaan

Cher
Cher. (instagram.com/cher)

Di luar dunia hiburan, Cher dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Ia mendukung hak-hak LGBTQ+, isu lingkungan hidup, serta berbagai kampanye kesehatan dan kesejahteraan anak.

Cher juga terlibat dalam Children's Craniofacial Association setelah terinspirasi dari pengalamannya membintangi film Mask. Kepeduliannya terhadap isu sosial membuatnya turut dihormati sebagai figur publik yang vokal menyuarakan berbagai isu kemanusiaan.

Warisan besar Cher di dunia hiburan

Cher
Cher. (instagram.com/cher)

Selama lebih dari tujuh dekade berkarier, Cher berhasil mempertahankan eksistensinya di tengah perubahan industri hiburan yang terus bergerak cepat. Ia memenangkan berbagai penghargaan bergengsi seperti Oscar, Grammy, Emmy, hingga Golden Globe.

Pada 2024, Cher akhirnya resmi masuk ke Rock and Roll Hall of Fame, sebuah pencapaian yang dianggap banyak penggemar sebagai penghormatan besar atas kontribusinya terhadap musik dunia.

Di usia 80 tahun, Cher tetap dipandang sebagai simbol kekuatan, keberanian, dan kebebasan berekspresi. Sosoknya terus menginspirasi generasi baru musisi dan entertainer di seluruh dunia.

Apakah kamu salah satu penggemarnya juga, Bela?

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Niken Ari Prayitno
EditorNiken Ari Prayitno

Related Articles

See More