Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install
For
You

Kontroversi Drakor Perfect Crown, IU hingga Byeon Wooi Seok Minta Maaf

Kontroversi Drakor Perfect Crown, IU hingga Byeon Wooi Seok Minta Maaf
program.imbc.com
Intinya Sih
  • Kontroversi drakor Perfect Crown ramai dibahas setelah episode 11 memicu perdebatan publik.

  • Detail seperti ucapan kerajaan, mahkota, hingga adegan tertentu jadi sorotan penonton.

  • IU dan Byeon Woo Seok ikut terseret pembahasan di tengah kritik terhadap drama hingga meminta maaf ke publik.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Perfect Crown sempat jadi salah satu drama Korea yang banyak menarik perhatian sejak awal penayangannya. Namun, kontroversi drakor Perfect Crown justru ramai dibahas publik setelah episode terbaru menuai kritik dari penonton Korea.

Drama yang dibintangi IU dan Byeon Woo Seok dinilai menghadirkan detail yang kurang sesuai dengan budaya Korea era Dinasti Joseon. Lalu, apa saja yang membuat drama ini jadi sorotan? Berikut rangkumannya.

Table of Content

1. Episode 11 Perfect Crown memicu perdebatan

1. Episode 11 Perfect Crown memicu perdebatan

Byeon Woo Seok di Perfect Crown
program.imbc.com

Kontroversi drakor Perfect Crown mulai ramai setelah episode 11 tayang pada 15 Mei 2026. Sejumlah Knetz langsung membahas beberapa adegan yang dianggap kurang akurat dari sisi budaya dan sejarah.

Perdebatan tersebut kemudian menyebar ke berbagai forum online hingga media sosial. Banyak penonton mulai membandingkan detail dalam drama dengan catatan budaya Dinasti Joseon yang sebenarnya.

2. Ucapan "Cheonse" dan "Manse" memicu perdebatan

still cut drama Perfect Crown
program.imbc.com

Adegan penobatan Raja Yi An jadi salah satu sorotan terbesar dalam episode terbaru. Dalam adegan tersebut, para pejabat kerajaan meneriakkan "Cheonse" yang berarti "seribu tahun", bukan "Manse" yang berarti "sepuluh ribu tahun".

Perbedaan ini memicu kritik karena banyak Knetz menganggap Manse lebih identik dengan simbol kerajaan yang berdaulat. Sementara penggunaan "Cheonse" dinilai lebih identik dengan kerajaan bawahan sehingga maknanya dianggap sensitif oleh sebagian penonton.

3. Mahkota Raja Yi An dianggap tidak sesuai aturan

Byeon Woo Seok di Perfect Crown
program.imbc.com

Kontroversi drakor Perfect Crown yang selanjutnya datang dari detail mahkota yang digunakan Raja Yi An (Byeon Woo Seok). Dalam adegan penobatan, karakter tersebut terlihat menggunakan mahkota dengan sembilan untaian.

Menurut sejumlah Knetz, raja dari negara berdaulat seharusnya menggunakan mahkota dengan dua belas untaian. Detail tersebut dianggap cukup penting karena jumlah untaian pada mahkota memiliki makna status dan hierarki tersendiri.

4. Adegan Daebi Mama berlutut ikut dipermasalahkan

Dua pemeran drama Korea Perfect Crown mengenakan busana putih elegan berdiri di hadapan wanita berkimono tradisional di ruangan bergaya klasik.
program.imbc.com

Penonton juga menyoroti adegan ketika Daebi Mama berlutut kepada Yi An. Adegan tersebut dianggap menyalahi struktur hierarki kerajaan yang berlaku pada era Joseon.

Banyak Knetz menilai adegan itu terasa janggal karena posisi Daebi Mama sebagai Ibu Suri memiliki kedudukan yang sangat tinggi. Karena itu, sebagian penonton merasa adegan tersebut kurang sesuai dengan aturan kerajaan.

5. Adegan minum teh dianggap terlalu dekat dengan budaya Tiongkok

Seorang wanita berambut hitam mengenakan setelan hitam sedang menuangkan teh ke dalam cangkir di meja kayu dengan vas bunga di sampingnya.
program.imbc.com/perfectcrown

Selain struktur kerajaan, beberapa penonton ikut menyoroti adegan minum teh dalam drama. Penggunaan nampan teh khusus, tata letak peralatan, hingga kebiasaan membuang sisa teh dinilai lebih dekat dengan budaya Tiongkok.

Adegan tersebut memicu perdebatan karena sebagian Knetz merasa unsur budaya Korea dan Tiongkok terlihat bercampur. Apalagi, drama sejarah biasanya mendapat perhatian lebih soal akurasi budaya.

6. IU dan Byeon Woo Seok sampaikan permintaan maaf

Dua surat permintaan maaf tertulis dalam bahasa Korea dari dua aktor, masing-masing ditulis dengan gaya ketikan dan tulisan tangan di atas kertas putih.
instagram.com/dlwlrma, byeonwooseok

Nama IU dan Byeon Woo Seok ikut terbawa dalam perbincangan publik setelah kontroversi drama ramai dibahas. Sebagai pemeran utama, keduanya menjadi sasaran pertanyaan terkait respons terhadap polemik yang terjadi. Banyak penggemar juga menilai para aktor ikut terkena dampak dari keputusan kreatif tim produksi.

Setelah kritik terus bermunculan, IU dan Byeon Woo Seok menyampaikan permintaan maaf terkait situasi tersebut. Respons itu kemudian menuai beragam reaksi dari publik dan penggemar. Sebagian mengapresiasi sikap mereka, tetapi sebagian lain menilai tanggung jawab utama seharusnya berada di tangan tim produksi drama.

Bagaimana pendapat kamu mengenai kontroversi drakor Perfect Crown ini, Bela?

FAQ seputar kontroversi drakor Perfect Crown

Apa kontroversi utama drakor Perfect Crown?

Drama ini menuai kritik karena beberapa detail dinilai kurang akurat dengan budaya dan hierarki era Joseon.

Kenapa ucapan "Cheonse" di Perfect Crown dipermasalahkan?

Sebagian penonton menilai istilah tersebut kurang sesuai dengan simbol kerajaan berdaulat pada era Joseon.

Apakah IU dan Byeon Woo Seok ikut meminta maaf?

Ya, keduanya dikabarkan menyampaikan permintaan maaf setelah kontroversi ramai dibahas publik.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nafi Khoiriyah
EditorNafi Khoiriyah

Related Articles

See More