Mengintip Do Not Disturb, Gallery Intimate Wellness di Jakarta

- Do Not Disturb (DND) merupakan gallery store intimate wellness di Orbit(s) – The Confidence Hub, Kemang, Jakarta Selatan.
- Ida Swasti dan Rendra Susanti menginisiasi ruang yang memadukan seni, edukasi, serta pleasure tools.
- Pengunjung dapat menjelajahi empat ruang, galeri mini, dan Show/Room dengan produk intimate wellness terkurasi.
Jakarta selalu punya banyak tempat untuk dikunjungi. Kali ini, ada sebuah intimate concept dan gallery store yang mengangkat tentang self and sexual wellness yang bertempat di Orbit(s) – The Confidence Hub, Kemang, Jakarta Selatan bernama Do Not Disturb (DND).
Memiliki kesan yang hangat, galeri satu ini berisi beberapa zona yang membuat kamu bisa terhubung kembali dengan dirimu. Penasaran dengan isi di dalamnya? Intip tiap zona di DND berikut ini, ya!
Table of Content
Do Not Disturb: gabungkan seni dan edukasi

Dok. Do Not Disturb Do Not Disturb bukan sekedar ruangan biasa. Ini menjadi destinasi wellness baru yang merupakan sebuah ruang yang menggabungkan seni, edukasi, dan pleasure tools untuk mengajak orang memahami keintiman, koneksi, dan kenikmatan seksual tanpa rasa malu dan takut dihakimi.
Di balik toko sekaligus ruang wellness in, ada dua nama yang sudah lama dikenal di industri intimate wellness Indonesia. Mereka adalah Ida Swasti, sosok di balik berkembangnya Nipplets dan GThings dan Rendra Susanti, atau yang lebih dikenal sebagai Susu, founder dari Laci Asmara.
Dua orang yang berbeda generasi ini menginisiasi hadirnya Do Not Disturb yang berawal dari pengalaman orang-orang atas tubuhnya sendiri. Selama bertahun-tahun, keduanya bertemu ribuan pelanggan yang hendak membeli vibrator, pelumas, atau hadiah intim untuk diberikan kepada pasangannya.
Namun semakin lama mereka menyadari, produk bukanlah alasan utama orang mencari mereka. Orang datang untuk mencari jawaban atas keresahan, kegelisahan dan keraguan atas tubuh sendiri, perubahan dalam relasi, koneksi dan intimasi. Pertanyaan-pertanyaan yang sering kali terasa terlalu canggung untuk di diskusikan kepada banyak orang.
“Di Indonesia itu (orangnya) pengen tahuan. Cuma, kita kekurangan ruang untuk bertanya tanpa rasa takut, malu, dan tanpa penghakiman. Do Not Disturb lahir bukan untuk mengubah cara orang berpikir, tetapi untuk menghadirkan ruang di mana percakapan itu akhirnya bisa dimulai," kata Ida.
Alih-alih membuka toko sex toys yang lebih besar, Ida dan Susu memilih membangun sesuatu yang terasa lebih personal.
Self acceptance zone untuk refleksi diri

Dok. Do Not Disturb Do Not Disturb memiliki empat ruang. Di ruang pertama, ada sebuah instalasi sederhana yang berisi kaca cembung berbagai ukuran yang dipenuhi dengan kaca-kaca afirmatif.
"This is me. Nice meeting you"
“You are more than your reflection”
“Not perfect, still worthy”
Kalimat-kalimat tersebut terdengar sederhana, tetapi mengingatkan bahwa setiap perjalanan menuju hubungan yang sehat selalu dimulai dari mengenal diri sendiri. Menurut Susu, banyak orang yang datang di ruangan ini malah berakhir menangis karena akhirnya mereka kembali terhubung dengan dirinya sendiri dan menyadari value dirinya.
“OH” Room yang bikin mindlblowing

Dok. Do Not Disturb Di sebelahnya, pengunjung memasuki ruang bernama The Oh Room. Berbeda dengan ruangan sebelumnya, zona ini didominasi warna cream yang menampilkan banyak benda dengan ceritanya masing-masing.
Setiap objek menyimpan cerita tentang rasa penasaran, pengalaman pertama, atau momen kecil yang tanpa disadari menjadi awal seseorang memahami tubuh dan kedekatan. Makna “OH” di sini pun bisa menggambarkan banyak ekspresi tergantung dengan intonasinya.
The Rumours: fun fact tentang keintiman dan seksualitas

Dok. Do Not Disturb Lanjut ke ruangan berikutnya, kali ini nuansanya lebih sensual dengan warna merah yang menyala bernama The Rumours. Sekilas ruangan ini menyerupai dinding redaksi surat kabar. Artikel, ilustrasi, dan potongan berita memenuhi dinding, membahas seksualitas dari berbagai sudut pandang atau fakta menarik yang jarang diketahui.
Meski tampak kaku, tapi isi artikelnya ditulis dengan gaya ringan dan mudah dicerna. Ruangan ini bisa membuat pengunjung menyadari kalau percakapan tentang seksualitas sebenarnya nggak pernah benar-benar hilang dari kehidupan manusia. Hanya jarang dibicarakan dengan santai.
Qoutes inspiratif di Safe and Sound

Dok. Do Not Disturb Di sisi ujung, ada zona Safe & Sound. Di ruangan ini, para pengunjung bisa melihat sekaligus menulis quotes yang berisi self affirmation, motivasi, atau inspirasi buat orang-orang yang membacanya. Nggak perlu kata-kata mutiara, sesuatu yang humor atau fun bisa kamu tulis di sini.
Galeri bertema intimasi dan self-love

Dok. Do Not Disturb Lanjut, ada sebuah galeri mini. Bukan di sebuah ruang, karya-karya seni bertema intimasi dan self-love ini terpajang di sebuah dinding yang mengarah ke lantai atas. Ada lukisan hingga action figure yang nggak hanya kamu nikmati secara visual, tapi juga disentuh.
Show/Room untuk kebutuhan kehidupan intimmu

Dok. Do Not Disturb Setelah melalui zona-zona tadi, tibalah di area Show/Room. Di sini, kamu bisa melihat, bertanya, mencoba, memilih, hingga membeli produk intimate wellness yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginanmu.
Ada beragam pilihan mainan dewasa dan produk lainnya yang telah dikurasi, mulai dari vibrator, vagina dilator, sensual gel, pelumas, hingga alat latihan kegel. Produk-produknya dibagi menjadi sesi-sesi yang menarik, mulai dari First Touch untuk para pemula, Closer, Deep Connection, Potion Lotion dan Wellness Support. Di sisi lain, ada juga deretan lingerie dengan warna-warna berani yang tetap slay dan fashionable.
Apakah kamu tertarik datang?





















