Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
Install

Ranty Maria Ungkap Pelajaran soal Pernikahan dari Series 'Main Belakang'

6 min read
Ranty Maria Ungkap Pelajaran soal Pernikahan dari Series 'Main Belakang'
Instagram.com/rantymaria
  • Ranty Maria melihat karakter Bella cukup dekat dengan kehidupannya sebagai perempuan yang bekerja dan memiliki karier sendiri.

  • Menurut Ranty, hubungan Bella dan Chicco menjadi rumit karena masalah rumah tangga dipendam dan komunikasi tidak berjalan baik.

  • Ranty menyoroti pentingnya kemandirian, batasan dalam pertemanan, serta nilai dan tujuan hidup yang sejalan dalam hubungan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Perselingkuhan bisa menjadi salah satu hal paling menyakitkan dalam sebuah hubungan. Apalagi ketika kita merasa sudah berusaha membangun rumah tangga bersama, tetapi ternyata pasangan justru mencari kenyamanan dari orang lain. Situasi seperti ini juga menjadi konflik utama yang diangkat dalam Vidio Original Series, Main Belakang.

Dalam series tersebut, Ranty Maria memerankan Bella, seorang perempuan mandiri yang memiliki karier cemerlang. Namun, kehidupan rumah tangganya bersama Chicco (Cakrawala Airawan) ternyata nggak berjalan semulus yang terlihat. Di tengah kesibukan dan pencapaiannya, Bella harus menghadapi kenyataan bahwa sang suami menjalin hubungan dengan perempuan lain.

Saat berbincang dengan Popbela, Ranty membagikan pandangannya tentang karakter Bella, tantangan memerankan perempuan yang terlihat kuat tetapi menyimpan luka, hingga pelajaran mengenai komunikasi dan kepercayaan dalam hubungan. Menariknya, beberapa hal dari karakter Bella ternyata cukup dekat dengan kehidupan pribadi Ranty. Yuk, simak obrolannya!

  1. 1. Merasa Relatable dengan Karakter Bella

    WhatsApp Image 2026-11-02 at 11.49.26.jpeg
    Popbela.com/Windari Subangkit

    Dalam Main Belakang, Bella digambarkan sebagai perempuan independen yang memiliki pekerjaan dan karier sendiri. Bahkan, dalam rumah tangganya, ia cenderung menjadi sosok yang lebih banyak mengambil kendali. Gambaran ini ternyata cukup dekat dengan kehidupan Ranty.

    "Aku sebenarnya merasa lumayan dekat sama karakter Bella, karena aku sendiri pun bekerja. Aku juga dari kecil sudah cari uang sendiri dan punya karier sendiri," ungkap Ranty.

    Meski begitu, bukan berarti semua hal dalam karakter Bella langsung mudah dimainkan. Salah satu tantangan yang harus didalaminya justru datang dari profesi Bella sebagai pemilik agensi. Ranty mengaku belum pernah merasakan bekerja dengan posisi yang harus memimpin banyak orang.

    Ia perlu membayangkan bagaimana rasanya menjadi atasan, mengelola karyawan, hingga menghadapi kekhawatiran ketika bisnis yang dibangun terancam tutup. Pengalaman tersebut menjadi bagian yang cukup baru baginya selama mendalami karakter Bella.

  2. 2. Perselingkuhan Membuat Bella Merasa Dikhianati

    SaveClip.App_798414207_18630673147044319_3073018835264111919_n.jpg
    Instagram.com/rantymaria

    Bagi Bella, salah satu hal paling menyakitkan ketika mengetahui perselingkuhan Chicco adalah perasaan dikhianati. Menurut Ranty, sebenarnya masih ada kesempatan bagi mereka untuk membicarakan masalah rumah tangga yang sedang dihadapi. Namun, keduanya justru sama-sama memilih memendam perasaan karena nggak ingin berujung pada pertengkaran.

    Ranty bahkan punya cara tersendiri untuk membangun emosi ketika memainkan adegan sedih Bella.

    "Aku punya soundtrack kebetulan, album Rihanna. Lagu 'Take a Bow' menjadi teman aku. Setiap adegan sedih, aku kayak dengarin itu dulu," ceritanya sambil tertawa.

    Bagi Ranty, rasa sakit karena dikhianati menjadi emosi yang paling kuat dari karakter Bella. Sebab, masalah dalam pernikahan mereka sebenarnya masih bisa dibicarakan, tetapi komunikasi yang nggak berjalan dengan baik justru membawa hubungan tersebut ke situasi yang lebih rumit.

  3. 3. Komunikasi Bukan Sekadar Saling Mengobrol

    SaveClip.App_798393140_18630673162044319_854652911662356060_n.jpg
    Instagram.com/rantymaria

    Ketika ditanya pelajaran apa yang bisa diambil dari karakter Bella untuk kehidupan rumah tangga, Ranty menyoroti pentingnya komunikasi. Apalagi, ia sendiri baru menjalani pernikahan bersama Rayn Wijaya dan merasa masih berada dalam fase belajar sebagai pasangan suami istri.

    Menurutnya, komunikasi dalam hubungan bukan hanya tentang membicarakan hal-hal menyenangkan atau keseharian. Adakalanya pasangan perlu berani membuka hal-hal yang sebenarnya sulit untuk disampaikan.

    "Aku percaya banget bahwa kita harus 'telanjang' di depan pasangan kita. Untuk benar-benar ngobrol, buka semua yang kita punya. Jadi kita bisa sharing sama mereka," ujar Ranty.

    Ia melihat Bella dan Chicco justru terjebak dalam kebiasaan memendam masalah karena takut bertengkar. Akibatnya, Bella terus berjuang sendiri, sementara Chicco mencari validasi dari orang lain.

    Lewat pengalaman memerankan Bella, Ranty pun semakin melihat bahwa komunikasi perlu dibangun dengan keterbukaan. Bukan hanya berbicara ketika ada masalah, tetapi juga berani menyampaikan perasaan dan kebutuhan sebelum semuanya terlanjur menumpuk.

  4. 4. Perempuan Perlu Tetap Punya Kemandirian

    WhatsApp Image 2026-11-02 at 11.49.26 (1).jpeg
    Popbela.com/Windari Subangkit

    Selain komunikasi, ada satu hal lain dari karakter Bella yang cukup membekas bagi Ranty, yaitu kemandiriannya sebagai perempuan.

    Ia menegaskan bahwa bukan berarti menjadi ibu rumah tangga atau trophy wife adalah pilihan yang salah. Setiap perempuan punya hak untuk menentukan kehidupan yang diinginkan. Namun, bagi dirinya sendiri, memiliki pekerjaan dan kemampuan untuk berdiri di atas kaki sendiri merupakan hal yang penting.

    "Aku belajar bahwa jadi perempuan itu tetap harus independen. Kalau pun Chicco akhirnya nggak ada sama dia, Bella masih bisa berdiri sendiri karena dia perempuan yang bekerja dan nggak bergantung sama laki-laki," jelasnya.

    Pandangan ini juga terasa relevan dengan dinamika rumah tangga Bella dan Chicco. Dalam series tersebut, sutradara Aldo Swastia menggambarkan Chicco seperti seseorang yang selalu duduk di kursi penumpang, sementara Bella menjadi orang yang menyetir perjalanan rumah tangga mereka.

    Padahal, Bella juga ingin sesekali berada di kursi penumpang dan membiarkan suaminya mengambil kendali. Namun, ketika Chicco belum mampu melakukan hal tersebut, Bella akhirnya terus berjuang sendiri

  5. 5. Boundaries dalam Pertemanan dengan Lawan Jenis Itu Penting

    WhatsApp Image 2026-11-02 at 11.49.24.jpeg
    Popbela.com/Windari Subangkit

    Kedekatan Donna (Angela Gilsha) dan Chicco dalam Main Belakang bermula dari aktivitas bermain padel. Olahraga yang belakangan populer ini menjadi salah satu ruang pertemuan mereka hingga akhirnya hubungan keduanya berkembang ke arah yang lebih jauh.

    Bagi Ranty, cerita tersebut terasa cukup dekat dengan realitas yang ditemuinya. Aktris blasteran Korea-Indonesia ini mengaku punya teman-teman yang rutin bermain padel, bahkan pernah mendengar kisah kedekatan antara pemain dan pelatih yang benar-benar terjadi.

    Dari situ, Ranty juga punya pandangan tentang batasan dalam pertemanan dengan lawan jenis ketika seseorang sudah memiliki pasangan.

    "Menurut aku, intention itu penting. Terus boundaries antara friendly dan flirty harus bisa didefinisikan dengan jelas," ungkapnya.

    Ia mencontohkan bahwa gestur seperti berpelukan mungkin dianggap biasa oleh satu orang, tetapi bisa memiliki makna berbeda bagi orang lain. Karena itu, menurut Ranty, pasangan perlu saling membicarakan batasan yang bisa diterima dalam hubungan.

    Baginya, menghargai pasangan bukan berarti harus membatasi semua pertemanan. Namun, penting untuk memahami bagaimana sebuah tindakan dapat diterima atau justru membuat pasangan merasa nggak nyaman.

  6. 6. Kriteria Pasangan Berubah, Kini Lebih Mengutamakan Value

    SaveClip.App_867806285_18652467949052317_278440819559148872_n.jpg
    Instagram.com/rantymaria

    Seiring bertambahnya usia, cara Ranty memandang hubungan juga ikut berubah. Ia mengaku dulu pernah memiliki daftar panjang mengenai kriteria pasangan ideal, mulai dari penampilan, kekayaan, hingga latar belakang tertentu.

    Namun, setelah bertemu dan menikah dengan Rayn Wijaya, ia menyadari bahwa nggak semua hal harus sesuai dengan daftar yang pernah dibuatnya.

    "Sekarang aku lebih beralih dari kriteria list yang panjang ke value orang itu aja. Aku benar-benar pengennya dia anak Tuhan, sayang keluarga, mapan, dan tampan," ujarnya sambil tertawa.

    Menurut Ranty, dalam hubungan nggak mungkin dua orang selalu cocok 100 persen. Setiap orang punya perbedaan, sehingga kompromi menjadi salah satu hal yang perlu dipelajari ketika membangun hubungan bersama.

    Ia juga mengaku kini lebih selektif dalam memandang pernikahan, bukan sekadar mencari sosok yang terlihat sempurna di atas kertas, melainkan seseorang yang memiliki nilai dan tujuan hidup yang sejalan.

  7. 7. Belum Punya Jawaban soal Memaafkan Pasangan yang Selingkuh

    WhatsApp Image 2026-11-02 at 11.49.27.jpeg
    Popbela.com/Windari Subangkit

    Salah satu pertanyaan yang cukup sulit dijawab Ranty adalah apakah ia akan memberikan kesempatan kedua jika pasangannya berselingkuh dan berjanji untuk berubah.

    Menariknya, Ranty mengaku belum menemukan jawaban pasti, bahkan setelah mendalami karakter Bella yang mengalami situasi tersebut.

    "Kalau semua orang nanya, misalnya kalau nanti tiba-tiba suami lo selingkuh, aku nggak tahu. Aku nggak punya jawaban untuk pertanyaan itu," katanya.

    Menurut Ranty, keputusan untuk meninggalkan seseorang yang masih dicintai atau memaafkan orang yang sudah mengkhianati kepercayaan bukanlah hal sederhana. Keduanya punya konsekuensi emosional yang nggak mudah dijalani.

    Bahkan, ketika membayangkan Bella harus mengambil keputusan tersebut, Ranty masih mempertanyakan bagaimana seseorang bisa memaafkan orang yang sudah menyakitinya, atau sebaliknya, mengapa seseorang memilih untuk nggak memberikan kesempatan lagi.

    Lewat karakter Bella, Ranty seolah mengingatkan bahwa setiap orang punya batas dan cara masing-masing dalam menghadapi pengkhianatan. Nggak ada keputusan yang benar-benar mudah ketika perasaan cinta, kepercayaan, dan luka harus dihadapkan dalam satu waktu.

Related Articles

See More