Unggah Foto Latar Biru, Ini Alasan Jennifer Coppen Mau Buka Hati Lagi

- Justin Hubner memberikan cinta dan penerimaan sepenuh hati kepada Jennifer dan Kamari, membuatnya merasa dicintai dan diterima dengan segala traumanya.
- Justin juga menunjukkan tanggung jawab dan komitmen nyata dengan memenuhi kebutuhan emosional, finansial, serta niat menikah dan membangun masa depan bersama.
- Kehadiran Justin sebagai ayah yang baik untuk Kamari, menjadi provider untuk Jennifer dan Kamari, serta keluarga Hubner yang suportif dan menerima Jennifer serta Kamari.
Setelah dilamar Justin Hubner pada akhir tahun 2025 lalu, Jennifer Coppen makin siap menuju pelaminan. Pada Senin (12-1-2026) kemarin, ibu satu anak itu mengunggah fotonya bersama Justin Hubner berlatar biru. Dalam caption-nya, ia menuliskan bahwa mereka siap melangkah bersama dengan niat yang sama.
Dalam unggahan lainnya di TikTok, Jennifer Coppen sempat membagikan alasannya membuka hati lagi usai ditinggal sang suami, Dali Wassink, pada Juli 2024 lalu. Sosok Justin dan keluarganya yang menerima dia dan Kamari apa adanya serta dengan tulus hati membuatnya mencair dan berani berharap serta percaya lagi untuk dicintai dan mencintai.
Berikut beberapa alasan Jennifer Coppen mau membuka hati lagi yang ia ungkap langsung.
1. Cinta dan penerimaan yang sepenuh hati

Jennifer menuliskan sekitar 14 hal yang membuatnya mau membuka hati untuk pesepak bola yang disapa Jusa itu. Hal pertama yang membuatnya membuka hati adalah cinta tulus dari Justin. Bagi sang aktris, Justin Hubner bisa menerima dirinya beserta dengan segala traumanya. Ia juga menjadi dirinya sendiri saat bersama sang kekasih. Terlebih, Justin juga sangat sabar dengan Jennifer.
“Dia bikin aku bisa menjadi diriku sendiri. Dia sabar banget menghadapi aku dan traumaku,” katanya.
Justin mencintai, menerima, dan melindungi Jennifer beserta dengan Kamari apa adanya. Hal ini termasuk mencintai Kamari dalam kondisi apa pun, baik senang, tantrum, rewel dan menganggapnya sebagai anak sendiri.
“Dia mencintai Kamari bukan pas dia happy doang, tapi pas dia tantrum dan rewel juga bahkan selalu nyabarin aku kalau aku pas lagi overwhelmed,” lanjutnya.
2. Tanggung jawab dan komitmen nyata

Selain penerimaan, Justin juga mengekspresikan cintanya dengan rasa tanggung jawab secara emosional dan finansial serta memberikan komitmen nyata. Ia memenuhi semua kebutuhan Jennifer dan Kamari, rela berkorban, serta membuktikan keseriusan dengan niat menikah dan membangun masa depan bersama.
“Selalu memastikan Kamari senang dan aku juga. Dia nggak pernah komplain nunggu aku belanja berjam-jam. Dia nggak pernah bilang nggak kalau aku dan Kamari mau sesuatu. Intinya dia sangat mencintai kita sepenuh hati, melindungi kita, dan merawat kita,” tulis artis dan pebisnis tersebut.
“Dia berani bertanggung jawab dan membuktikan itu dengan mau menikahi aku menganggap Kamari anaknya sendiri,” tambahnya lagi.
3. Kehadiran dan bonding sebagai ayah

Justin tak hanya ingin menjadi pasangan hidup bagi Jennifer, tapi ia juga ingin menjadi ayah yang baik untuk Kamari. Itulah yang membuat Jennifer semakin yakin dengan Justin untuk menghabiskan sisa hidup bersamanya. Atlet tersebut selalu ingin hadir dan membangun bonding yang kuat dengan Kamari sebagai ayah.
Selelah apa pun, Justin akan menyempatkan waktu untuk bermain dengan Kamari, tak pernah mengeluh menemani putri kecil tersebut untuk bermain berjam-jam di playground. Bahkan, ia menolak jasa pengasuh untuk anaknya agar ia bisa lebih dekat satu sama lain.
“Dia nggak mau aku pake nanny karena dia mau benar-benar bonding sama Kamari layaknya anak dan ayah karena dia tahu Kamari perlu peran itu,” ungkapnya.
4. Menjadi provider untuk Jennifer dan Kamari

Hal lain yang membuat Jennifer membuka hatinya adalah Jusa hadir sebagai provider atau pemberi nafkah untuk dirinya dan Kamari. Setelah sang suami tiada, Jennifer menjadi tulang punggung untuk dirinya dan Kamari. Namun, kehadiran Jusa membuat dirinya merasa dirawat lagi oleh seseorang yang mencintainya.
“Dia selalu make sure semua uang yang dia punya dikeluarkan buat aku dan Mayi. Setiap dia gajian dia selalu mau pergi ajak kita jalan-jalan atau beliin kita hadiah, walaupun kalau nantinya uang pegangan dia cuman sisa sedikit,” tulis Jennifer.
“Dia provide semua kebutuhan aku dan kamari dan bahkan kalau suatu saat dia pindah ke klub besar (amin) dia maunya aku berhenti kerja,” katanya lagi yang membuat banyak netizen ikut terharu.
5. Keluarga yang suportif dan menerima

Beberapa orang tua mungkin sulit menerima seseorang yang sudah memiliki anak untuk menjadi pasangan hidup anaknya. Tapi, hal tersebut tak berlaku untuk keluarga Hubner. Ayah dan ibu Justin, Ferdinan Patrick Rudolf Hubner dan Brigitte Prophitus, beserta sang kakak, Dani Hubner, menerima Jennifer serta Kamari dengan apa adanya dan tangan terbuka. Mereka sangat hangat pada Kamari dan Jennifer, bahkan tak jarang untuk jalan-jalan bareng. Kamari pun dianggap seperti cucu mereka sendiri dan sangat dekat dengan mereka. Kamari pun memanggil ibu Justin dengan sebutan ‘Oma’.
Itulah alasan Jennifer Coppen mau membuka hatinya lagi dan siap untuk menikah dengan Justin Hubner.
FAQ seputar Justin Huber
| Jennifer Coppen apakah pacaran dengan Justin Hubner? | Ya, Jennifer Coppen dan Justin Hubner sudah berpacaran selama kurang lebih setahun. Keduanya mulai dekat sejak akhir tahun 2024. |
| Apakah Jennifer Coppen dan Justin Hubner sudah menikah? | Belum, Jennifer Coppen dan Justin Hubner belum menikah, tapi akan segera menikah. Mereka telah menggunggah foto berlatar biru pada 12 Januari 2026 kemarin. Justin sendiri melamar Jennifer pada akhir tahun 2025 lalu. |
| Perbedaan umur Jennifer Coppen dan Justin Hubner | Jennifer Coppen dan Justin Hubner memiliki perbedaan usia dua tahun, di mana Jennifer lebih tua. Jennifer Coppen lahir pada 20 Juli 2001 dan Justin Hubner lahir pada 14 September 2003. |


















