Masih ingat berita viral mengenai ilmuwan Inggris yang mencari sukarelawan untuk tes vaksin virus corona? Nah, jawaban tersebut hadir, namun berlokasi di Seattle, Massachusetts, Amerika Serikat. Senin lalu (16/3) waktu setempat, seorang sukarelawan menerima eksperimen vaksin virus corona, sebagai uji coba pertama ke tubuh manusia. Uji coba tersebut berfokus pada menentukan keamanan vaksin.

Vaksin potensial ini dikembangkan oleh Moderna, sebuah perusahaan biotek kecil di Massachusetts. Melansir dari Business Insider, CEO perusahaan tersebut, Stephane Bancel mengatakan bahwa kecepatan berasal dari penggunaan teknologi vaksin baru yang akan menyalin kode genetik virus, alih-alih virus itu sendiri.

Baca Juga: Virus Corona Bermutasi Jadi 2 Jenis! 

Uji Coba Vaksin Corona Bukan untuk Pengobatan Sekarangunsplash.com/CDC

Vaksin ini pun, masih harus melalui proses yang panjang, lho,Bela. Para pejabat kesehatan AS mengatakan akan membutuhkan setidaknya satu tahun hingga 18 bulan untuk menentukan apakah vaksin tersebut aman dan efektif.

Jika disetujui, maka vaksin ini akan menjadi vaksin pertama yang dikembangkan dengan platform teknologi baru menggunakan messenger RNA. Teknologi ini merupakan komponen penting dari kemampuan pengembang vaksin.

Uji Coba Vaksin Corona Bukan untuk Pengobatan Sekarangunsplash.com/AniKolleshi

Uji coba pertama ini berencana menarik 45 sukarelawan sehat yang berusia 18 hingga 55 tahun. Perekrutan pun telah berlangsung, dengan para peneliti menawarkan kompensasi hingga US$ 1.100 kepada peserta.

Mari berharap yang terbaik, ya, Bela!

Baca Juga :

Menurut WHO, Ini 7 Cara Efektif Hindari Penyebaran Corona di Kantor 
Kenali Gejala, Penyebab dan Cara Mengobati Virus Corona  
Cegah Virus Corona, Ini 7 Cara Meningkatkan Kekebalan Tubuh 
Jangan Asal, Begini Tahapan Mencuci Tangan Yang Benar  
7 Cara yang Bisa Kamu Lakukan untuk Mencegah Virus Corona