Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popbela lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Profil Madison Beer, Si Lover Girl yang Baru Tunangan
rollingstone.com
  • Madison Beer mengumumkan pertunangannya dengan quarterback Los Angeles Chargers, Justin Herbert, melalui unggahan Instagram pada 28 Juli 2026.
  • Karier Madison dimulai dari video cover yang dibagikan Justin Bieber pada 2012, lalu berkembang lewat rilisan seperti Life Support, Silence Between Songs, dan Locket.
  • Penyanyi kelahiran New York ini dikenal lewat lagu bertema cinta dan kesehatan mental, keterbukaannya soal kecemasan serta BPD, juga citra Lover Girl dan It Girl.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Debut sejak tahun 2013, Madison Beer dikenal sebagai Lover Girl. Karya-karyanya pun nggak jauh bertemakan percintaan. Setelah menyelami lika-liku kehidupan cinta yang juga jadi inspirasi lagu-lagunya, penyanyi 27 tahun ini akhirnya dilamar sang kekasih, Justin Herbert. 

Kabar bahagia itu dibagikan Madison pada Selasa (28-7-2026) malam dalam sebuah unggahan di Instagram. Kabar manis ini membuat sosok Madison Beer makin mencuri perhatian publik. Mulai dari latar belakang pendidikan, perjalanan karier yang di-notice Justin Bieber, hingga julukan It Girl yang melekat padanya, berikut ringkasan lengkap profil Madison Beer.

Biodata Madison Beer

vogue.co.au

Nama lengkap: Madison Elle Beer

Nama panggung: Madison Beer

Tanggal lahir: 5 Maret 1999 

Usia: 27 tahun

Tempat lahir: Jericho, New York, Amerika Serikat

Orang tua: Robert Beer dan Tracie Beer

Saudara kandung: Ryder Beer (adik laki-laki)

Pekerjaan: Penyanyi dan penulis lagu

Tahun aktif: 2012–sekarang

Genre musik: Pop, EDM, R&B

Website: madisonbeer.com

Instagram: @madisonbeer

Sudah suka tampil di depan publik sejak kecil

distractify.com

Meski kedua orang tua Madison tidak berkarier di dunia hiburan, ayahnya seorang pengusaha dan ibunya seorang desainer interior, namun dirinya tumbuh dengan dikelilingi seni. Saat masih berusia 4 tahun, Madison bahkan telah memenangkan kompetisi modeling dan tampil di sampul majalah Child.

Ia bahkan sudah bermimpi menjadi penyanyi dan musisi sejak masih di taman kanak-kanak. Madison Beer mulai mengikuti les menyanyi pada usia 8 tahun dan tampil dalam pertunjukan teater setelah sekolah. Penampilan solonya yang pertama adalah di acara Arthur Ashe Kids' Day pada turnamen US Open. Saat usianya baru menginjak 13 tahun. 

Menurut pengakuannya, selebriti pertama yang membuatnya jatuh hati adalah David Archuleta. Ia tumbuh dengan mendengarkan lagu-lagu dari The Rolling Stones serta Nirvana. 

Selain itu, Madison Beer juga pernah menjadi atlet senam kompetitif selama 6 tahun saat masih kecil, tetapi berhenti berolahraga setelah mengalami cedera leher. Madison kecil bersekolah di Jericho Middle School dan Jericho High School di Jericho Union Free School District, Amerika Serikat, sebelum akhirnya menjalani homeschooling dari kelas 7 hingga kelas 12. 

Mulai aktif bermusik di usia 13 tahun dan ditemukan Justin Bieber

madisonbeer.fandom.com, justinbieber.fandom.com

Nama besar Madison Beer tak akan lepas dari Justin Bieber yang menemukannya. Madison yang tinggal di Long Island, pindah ke Los Angeles bersama ibunya untuk fokus pada karier bermusiknya. Mereka kerap mengunggah video cover lagu di YouTube pada awal tahun 2012. 

Hingga suatu hari, pada Mei 2012, ibu Madison membagikan video yang menampilkan Madison bernyanyi lagu "At Last" dari Etta James di Facebook. Salah satu temannya membagikan video tersebut ke Scooter Braun, manajer Justin Bieber kala itu, dan diteruskan juga ke Sang Superstar.

Tak disangka, Justin Bieber mengunggah tautan video tersebut ke akun Twitter/X miliknya yang memiliki 25 juta followers itu dengan caption memuji suara Madison, bahkan menyebutnya bintang masa depan. Sontak, nama Madison Beer langsung menjadi perbincangan hangat di internet secara global. 

Madison Beer yang juga penggemar berat Justin langsung histeris dan terkejut. Keduanya akhirnya bertemu dan Justin Bieber secara personal merekrut Madison ke label musik yang menaunginya, Island Records / Schoolboy Records, di bawah manajemen Scooter Braun.

Musisi yang lahirkan lagu-lagu hits

instagram.com/madisonbeer

Meski mengawali karier lewat sensasi viral, Madison membuktikan bahwa dirinya adalah seorang musisi yang berbakat. Sebelum resmi debut, ia pernah berduet dengan Cody Simpson pada Februari 2013 dengan lagu “Valentine”. 

Pada bulan Juni di tahun yang sama, ia bekerja sama dengan Monster High dari Mattel, dan merekam lagu tema untuk franchise tersebut berjudul “We Are Monster High”. Madison resmi debut sebagai solois dengan single “Melodies” pada September 2013. Video musik tersebut menampilkan Justin Bieber sebagai guest star

Selama berkarier di dunia musik, Madison mendapat banyak prestasi. Ia baru rilis EP Debut, As She Pleases, pada tahun 2018. EP tersebut melahirkan single hits seperti "Dead" dan "Home with You" yang membawanya masuk ke jajaran penyanyi pop independen berprestasi. Sementara Album Studio debutnya, Life Support, rilis pada tahun 2021 dengan lagu hit "Selfish" meraih sertifikat Platinum dari RIAA dan memperkuat posisinya di industri musik global.  

Madison juga terpilih menjadi pengisi suara karakter Evelynn dalam virtual band K/DA buatan Riot Games dengan lagu populer "Pop/Stars" dan "More". Ia juga beberapa kali masuk dalam nominasi Grammy Awards. Album keduanya, Silence Between Songs (2023), mendapatkan nominasi untuk kategori Best Immersive Audio Album dan single "Make You Mine" (2024), dinominasikan untuk Best Dance Pop Recording.

Ia juga berhasil debut di Billboard Hot 100, lewat album ketiganya, Locket (2026). Lagu "Bittersweet" yang mendunia itu berhasil menembus tangga lagu Billboard Hot 100.

Karya tentang percintaan hingga pejuang mental health

instagram.com/madisonbeer

Madison dikenal dengan karya-karyanya yang menyentuh hati dan related dengan kehidupan banyak anak-anak muda. Kebanyakan lagunya bertemakan toxic relationships, patah hati, dan proses pencarian jati diri serta kesehatan mental. Ia dikenal sering menulis lirik yang sangat jujur, rapuh, dan berdasarkan pengalaman pribadinya.

Madison sangat terbuka mengenai perjuangannya melawan kecemasan, depresi, dan tekanan emosional, terutama melalui album debutnya, Life Support. Ia sendiri pernah didiagnosa mengalami gangguan kecemasan, PTSD karena pengalaman masa lalu yang kurang menyenangkan, hingga borderline personality disorder (BPD). Kini, Madison masih berjuang dengan mental health-nya dan mulai terlihat lebih baik. 

Selain itu, ia juga membuat karya yang penuh pesan positif yang menunjukkan proses pendewasaan. Banyak liriknya yang menceritakan momen ketika ia akhirnya memilih untuk pergi demi kebaikan dirinya sendiri. Salah satunya tertuang dalam album Silence Between Songs dan Locket yang banyak mengeksplorasi tema refleksi diri, berdamai dengan masa lalu, serta belajar untuk tidak menyalahkan diri sendiri atas kegagalan hubungan.

Tidak hanya tentang cinta romantis, Madison juga menulis lagu personal tentang orang-orang terdekatnya. Lagu "Ryder" merupakan karya emosional yang ia dedikasikan khusus untuk adik kandungnya, Ryder Beer, mengenai hubungan persaudaraan mereka di tengah perceraian orang tua mereka.

Dijuluki It Girl sampai klaim Lover Girl

instagram.com/madisonbeer

Sepanjang kariernya, publik dan media memberi beberapa julukan ikonis kepada Madison Beer. Ia dikenal sebagai The Ultimate "It Girl" & Baddie karena gaya busana, riasan wajah yang selalu tren, dan nilai estetika visualnya di media sosial yang sering dijadikan referensi gaya anak muda.

Parasnya yang menawan juga sering dipuji oleh netizen mirip dengan boneka hidup. Madison kerap menggambarkan dirinya sebagai sosok yang sangat romantis dan tulus ketika mencintai seseorang alias Lover Girl. 

Ikon budaya pop modern

instagram.com/madisonbeer

Saat ini, Madison Beer bukan sekadar penyanyi, melainkan ikon budaya pop modern. Pada tahun 2023, ia merilis buku biografi bertajuk The Half of It yang menceritakan perjuangannya menghadapi kesehatan mental, cyberbullying, hingga borderline personality disorder (BPD).

Madison juga dikenal sangat hobi bermain Fortnite, bahkan lagu-lagunya masuk ke dalam game dan ia pernah terlibat dalam kampanye resmi game tersebut. Tak heran beberapa menjulukinya sebagai ikon Gaming & Pop-Culture. 

Setelah melalui lika-liku percintaan yang melahirkan karya-karya patah hati, kini kisahnya berakhir manis. Madison menemukan tambatan hatinya pada sosok Justin Herbert, seorang atlet quarterback klub NFL Los Angeles Chargers. Pertunangan mereka yang dibagikan pada Selasa (28-7-2026) menjadi momen yang disambut hangat oleh publik.

Itulah profil Madison Beer, si Lover Girl yang menemukan cinta terakhirnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article